• Home
  • Ragam
  • Warga Aceh di Malaysia Gelar Malam Cinta Rasul

Warga Aceh di Malaysia Gelar Malam Cinta Rasul

Oleh: Redaksi
Minggu, 20/01/2019 10:28 WIB
Dibaca: 261 kali
Foto: Antara

KUALA LUMPUR - Komunitas Aceh di Malaysia menyelenggarakan "Malam Cinta Rasul Komuniti Acheh Melayu Berselawat 2019" di Lorong Raja Laut, Kuala Lumpur, Sabtu (19/1/2019) malam, dengan menghadirkan pembicara dari Aceh, Tengku Yusri Putih.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah tamu diantaranya Sekretaris Politik Perdana Menteri Malaysia Muhammad Zahid bin Mat Arip, Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Agung Cahaya Sumirat, Direktur Eksekutif Pembangunan Sosial Ekonomi Bandaraya Kuala Lumpur Datuk Ibrahim bin Yusoff.

Kemudian Ketua Lembaga Ahlus Sunnah Wal Jamaah Wilayah Persekutuan, Ustadz H Azizi yang juga Imam Masjid Jamik Kampung Baru dan Presiden Persatuan Aceh Sepakat Suriadin Noernikmat.

Presiden Komunitas Aceh di Malaysia, Datuk Mansyur Usman dalam sambutannya mengatakan kegiatan bertujuan memperingati Maulud Nabi Muhammad dan untuk menguatkan kegiatan perekonomian masyarakat Aceh di Kuala Lumpur.

"Apabila kita kalah bersaing dengan bangsa-bangsa yang lain di perantauan maka kita akan tertinggal jauh. Namun kita harus bekerja sama dengan masyarakat setempat yaitu warga Malaysia yang sudah memberikan kesempatan berniaga dengan bantuan Datuk Ibrahim bin Yusoff," katanya.

Mansyur Usman mengatakan sebagaimana Pemerintah Malaysia yang membantu masyarakat Aceh saat terkena tsunami maka relawan Aceh yang ada di Malaysia tidak tinggal diam manakala terjadi musibah di dalam negeri Malaysia karena itu masyarakat Aceh dikenal sebagai sukarelawan yang suka membantu yang lain.

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Agung Cahaya Sumirat dalam sambutannya mengatakan turut menyambut baik terselenggaranya Malam Cinta Rasul yang diselenggarakan Komunitas Masyarakat Aceh di Malaysia dalam rangka meneguhkan spiritualitas kepada Allah SWT dan memperteguh warga Aceh.

"Kontribusi masyarakat Aceh dalam sejarah pergerakan Indonesia sudah tercatat dengan begitu kuatnya dalam sejarah NKRI. Begitu pula dukungan masyarakat Aceh terhadap masyarakat Melayu di Malaysia melawan penjajahan Portugis juga terukir dalam sejarah Malaysia," katanya.

Agung juga menyampaikan KBRI ingin memperkokoh hubungan dengan komunitas Aceh di Malaysia baik kepada saudara-saudara Aceh yang masih menjadi WNI maupun yang sudah menjadi warga Malaysia.

"KBRI terus berinovasi dalam meningkatkan layanan publik dengan membuka layanan 24 jam kepada warga yang mengurus paspor maupun SPLP. Selain itu kami juga melayani pendidikan dalam kejar paket A, B dan C untuk tingkat SD, SMP dan SMA secara gratis," katanya.

Sumber: Antara

Tag:Acehkuala lumpurmaulid nabiwarga aceh di malaysia
Berita Terkait
  • Jumat, 05/06/2020 19:43 WIB

    New Normal, Ketua DPRK Banda Aceh Harap Sekolah Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

    BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar mengharapkan kepada pemerintah agar memastikan protokol kesehatan terpenuhi saat penerapan sekolah di masa new

  • Kamis, 04/06/2020 15:33 WIB

    Gempa 4,8 Magnitudo di Sabang Rusak 17 Bangunan

    SABANG - Gempa bumi bermagnitudo 4,8 pada Kamis(4/6/2020) pukul 05.31 WIB mengguncang wilayah Kota Sabang, data sementara tercatat sebanyak 17 bangunan rusak ringan hingga berat. Kepala Bagian Umum d

  • Kamis, 04/06/2020 11:12 WIB

    Raden Purwadi Jabat Wakapolda Aceh

    BANDA ACEH - Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Raden Purwadi resmi menjabat Wakil Kepala Kepolisian RI Daerah (Wakapolda) Aceh setelah dilantik Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada. Kepala Bida

  • Rabu, 03/06/2020 20:54 WIB

    Anggota DPRA Ini Dukung Tes Swab Massal COVID-19 Gratis Bagi Warga Aceh

    BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mendukung langkah Plt Gubernur Aceh yang akan menggratiskan pemeriksaan COVID-19 secara massal di Aceh. "Kebijakan tersebut, menunjukkan bahwa Plt Gub

  • Rabu, 03/06/2020 18:40 WIB

    Bekerja di Kapal Asing, ABK Asal Aceh Dilaporkan Sudah Meninggal Dunia

    BANDA ACEH - Seorang anak buah kapal (ABK) asal Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, bernama Fadhil (26) yang bekerja di kapal asing dilaporkan hilang sejak November 2019. Rusli Ahmad (53)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir