• Home
  • RAGAM
  • Ujong Blang, Pantai Favorit Wisatawan di Kota Lhokseumawe

Ujong Blang, Pantai Favorit Wisatawan di Kota Lhokseumawe

Oleh: Redaksi
Jumat, 07/07/2017 21:19 WIB
Dibaca: 217 kali
Foto: jaksabewoesiat.com

LHOKSEUMAWE - Dari banyaknya pantai di Pesisir Lhokseumawe, Pantai Ujong Blang adalah yang paling terkenal. Pantai ini juga kerap dikunjungi wisatawan.

Nama Ujong Blang menyesuaikan nama desa di mana pantai ini berada, yaitu Ujong Blang yang dalam bahasa Aceh Ujong berarti ujung dan blang berarti sawah. Pantai ini berada sekitar tiga kilometer ke utara Kota Lhokseumawe, tepatnya di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Selain sebagai destinasi bahari, Pantai Ujong Blang merupakan surga kuliner. Sepanjang garis pantainya banyak sekali penjaja makanan khas Aceh seperti rujak Aceh dan Mie Aceh. Tak hanya itu, deretan pondok kuliner juga siap menyambut kedatangan Anda.

Beberapa waktu yang lalu saya bersama keluarga istri mengunjungi pantai ini untuk santab siang. Kami singgah di sebuah pondok yang menyajikan aneka menu sea food.

Di sini pembeli bisa memilih sendiri ikan mana yang hendak dibakar. Ikannya masih dalam kondisi segar, berukuran besar dan yang terpenting harganya terjangkau.

Sembari menunggu pesanan datang, kami bisa menikmati suasana pantai. Angin berhembus cukup kuat siang itu, ombak terus menerus tanpa lelah menjilati pasir pantai, sejauh mata memandang terlihat lautan biru yang luas.

Akhirnya pesanan kami tiba, dari tampilannya sudah sangat menggugah selera. Ditambah lagi minuman dingin yang sangat pas dinikmati saat siang. Tak butuh lama makanan yang kami pesan segera pindah ke dalam perut yang sedari tadi telah meronta.

Usai makan siang, saya bersama istri dan adiknya mencoba bermain di tepi pantai. Karena ombak di sini cukup kuat, pantai ini dilindungi oleh breakwater atau pemecah gelombang yang dibuat dari batu berukuran besar yang ditumpuk - tumpuk sedemikian rupa.

Meski Pantai Ujong Blang merupakan destinasi wisata favorit Kota Lhokseumawe, tapi ada satu hal yang mengganjal. Yaitu keberadaan sampah, terutama limbah kayu dan bekas kelapa muda yang banyak berserakan di sekitar pantai.

Nampaknya kesadaran akan menjaga lingkungan dari pengunjung dan pedagang kuliner di sini masih kurang. Saya melihat sendiri ketika pekerja di pondok makanan melempar batok-batok kelapa muda ke pantai saat membersihkan meja makan.

Sudah saatnya pemerintah setempat bersama masyarakat, baik pengunjung dan pedagang di sekitar sana saling membahu untuk menjaga lingkungan di Pantai Ujong Blang. Kalau tidak, mungkin kelak tidak terlihat lagi pasir pantai melainkan tumpukan sampah bekas kelapa.

Sumber: detik.com

T#g:LhokseumawePantai Ujong BlangWisata Aceh
Berita Terkait
  • Jumat, 20/10/2017 22:29 WIB

    Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci di Lhokseumawe Disambut Antusias

    LHOKSEUMAWE - Sekitar 5.000 pemuda yang didominasi kalangan pelajar terlihat antusias mengikuti mengikuti kegiatan Gerakan Pemuda Membaca Kitab Suci (GMKS) di Kota Lhokseumawe. Kegiatan yang mengus

  • Minggu, 15/10/2017 12:02 WIB

    Duta Wisata Aceh 2017 dan Tantangan Masa Depan

    BANDA ACEH - Tanpa terasa setahun telah berlalu saat Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar kegiatan Pemilihan Duta Wisata Aceh 2016 di Kota Langsa yang berhasil men

  • Rabu, 04/10/2017 11:18 WIB

    PDWA Ditutup, Panitia Paparkan Sejumlah Hasil Verifikan Data

    BANDA ACEH - Sejak dibuka pendaftaran per September lalu hingga 1 Oktober, pendaftaran Pemilihan Duta Wisata Aceh (PDWA) 2017 berlangsung lancar dan tepat waktu. Hal tersebut dikemukakan Kepala Din

  • Rabu, 27/09/2017 15:38 WIB

    Promosikan Paket Wisata, Aceh Sales Mission Incar Medan dan Batam

    MEDAN - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh terus menggenjot promosi pariwisata lewat berbagai cara, khususnya menyasar sejumlah pasar calon wisatawan nusantara dengan targ

  • Rabu, 20/09/2017 10:25 WIB

    Pendaftaran Duta Wisata Aceh 2017 Berakhir 1 Oktober Ini!

    BANDA ACEH - Memasuki satu dekade Pemilihan Duta Wisata Aceh (PDWA) tahun ini akan mengangkat sesuatu yang beda dari tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ace

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir