• Home
  • RAGAM
  • Ujong Blang, Pantai Favorit Wisatawan di Kota Lhokseumawe

Ujong Blang, Pantai Favorit Wisatawan di Kota Lhokseumawe

Oleh: Redaksi
Jumat, 07/07/2017 21:19 WIB
Dibaca: 114 kali
Foto: jaksabewoesiat.com

LHOKSEUMAWE - Dari banyaknya pantai di Pesisir Lhokseumawe, Pantai Ujong Blang adalah yang paling terkenal. Pantai ini juga kerap dikunjungi wisatawan.

Nama Ujong Blang menyesuaikan nama desa di mana pantai ini berada, yaitu Ujong Blang yang dalam bahasa Aceh Ujong berarti ujung dan blang berarti sawah. Pantai ini berada sekitar tiga kilometer ke utara Kota Lhokseumawe, tepatnya di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Selain sebagai destinasi bahari, Pantai Ujong Blang merupakan surga kuliner. Sepanjang garis pantainya banyak sekali penjaja makanan khas Aceh seperti rujak Aceh dan Mie Aceh. Tak hanya itu, deretan pondok kuliner juga siap menyambut kedatangan Anda.

Beberapa waktu yang lalu saya bersama keluarga istri mengunjungi pantai ini untuk santab siang. Kami singgah di sebuah pondok yang menyajikan aneka menu sea food.

Di sini pembeli bisa memilih sendiri ikan mana yang hendak dibakar. Ikannya masih dalam kondisi segar, berukuran besar dan yang terpenting harganya terjangkau.

Sembari menunggu pesanan datang, kami bisa menikmati suasana pantai. Angin berhembus cukup kuat siang itu, ombak terus menerus tanpa lelah menjilati pasir pantai, sejauh mata memandang terlihat lautan biru yang luas.

Akhirnya pesanan kami tiba, dari tampilannya sudah sangat menggugah selera. Ditambah lagi minuman dingin yang sangat pas dinikmati saat siang. Tak butuh lama makanan yang kami pesan segera pindah ke dalam perut yang sedari tadi telah meronta.

Usai makan siang, saya bersama istri dan adiknya mencoba bermain di tepi pantai. Karena ombak di sini cukup kuat, pantai ini dilindungi oleh breakwater atau pemecah gelombang yang dibuat dari batu berukuran besar yang ditumpuk - tumpuk sedemikian rupa.

Meski Pantai Ujong Blang merupakan destinasi wisata favorit Kota Lhokseumawe, tapi ada satu hal yang mengganjal. Yaitu keberadaan sampah, terutama limbah kayu dan bekas kelapa muda yang banyak berserakan di sekitar pantai.

Nampaknya kesadaran akan menjaga lingkungan dari pengunjung dan pedagang kuliner di sini masih kurang. Saya melihat sendiri ketika pekerja di pondok makanan melempar batok-batok kelapa muda ke pantai saat membersihkan meja makan.

Sudah saatnya pemerintah setempat bersama masyarakat, baik pengunjung dan pedagang di sekitar sana saling membahu untuk menjaga lingkungan di Pantai Ujong Blang. Kalau tidak, mungkin kelak tidak terlihat lagi pasir pantai melainkan tumpukan sampah bekas kelapa.

Sumber: detik.com

T#g:LhokseumawePantai Ujong BlangWisata Aceh
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Minggu, 09/07/2017 21:07 WIB

    Agen Wisata Malaysia Siap Promosikan Aceh

    BANDA ACEH - Biro perjalanan dari Malaysia berkunjung ke tanah Serambi Makkah. Agen perjalanan ini akan mempromosikan wisata Aceh di Malaysia. Sebanyak 38 perwakilan agen dan biro perjalanan wi

  • Minggu, 09/07/2017 11:53 WIB

    Tim Star Polres Lhokseumawe Tangkap 6 Pria Pemakai Sabu

    LHOKSEUMAWE - Polisi menangkap 6 pria yang kedapatan mengonsumsi sabu di Rumah Adat Aceh. Polisi juga turut menyita barang bukti berupa 13 paket sabu. "Awalnya dari informasi masyarakat ya

  • Minggu, 09/07/2017 16:00 WIB

    Pesona Indah Pulau Banyak

    Oleh: Imrhatussholihah PERCIKAN air laut yang berasal dari hempasan perahu boat yang kami tumpangi mulai membasahi wajah saat kami menyebar diantara badan perahu untuk melihat beberapa ekor ika

  • Rabu, 05/07/2017 18:14 WIB

    Polisi Tangkap Residivis Kasus Bom yang Merampok di Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Tim Satuan Reskrim Polres Lhokseumawe membekuk komplotan perampok bersenjata tajam di Desa Banda Masen, Banda Sakti, Lhokseumawe. Mereka yang ditangkap adalah MZ (38), residivis k

  • Senin, 03/07/2017 14:00 WIB

    Pesona Baru Masjid Raya Baiturrahman yang Memukau

    BANDA ACEH - Masjid Raya Baiturrahman yang terletak di jantung kota Banda Aceh ini adalah Masjid kebanggaan masyarakat Aceh. Mulanya masjid ini merupakan Masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir