• Home
  • RAGAM
  • Sambut HUT RI 72, Dataran Tinggi Gayo Suguhkan Lomba Pacu Kuda

Sambut HUT RI 72, Dataran Tinggi Gayo Suguhkan Lomba Pacu Kuda

Selasa, 15/08/2017 23:03 WIB
Dibaca: 86 kali
Disbudpar Aceh/Wanda Haris Purnama
Pacu kuda trandisional yang berlangsung di Aceh Tengah dalam rangka HUT RI

BANDA ACEH - Mengunjungi dataran tinggi Gayo selalu memiliki sensasi berbeda bagi siapapun yang mengunjunginya. Hawa yang dingin serta alam yang indah menjadi pemikat untuk melepas penat.

Berada di ketinggian sekitar 1800 meter di atas permukaan laut (mdpl), Takengon sebagai Ibukota Kabupaten Aceh Tengah menyimpan berbagai keunggulan alam dan budaya, khususnya atraksi budaya, salah satunya kehadiran perlombaan tradisional pacuan kuda yang telah menjadi ikon dan tradisi turun temurun masyarakat di Gayo.

Perlombaan Tradisional Pacuan Kuda dengan mengusung tema "Terus Berpacu Lestarikan Budaya Majukan Negeri" merupakan bagian dalam rangka menyambut HUT RI 72 yang akan diselenggarakan  21 - 27 Agustus di Lapangan Pacuan Kuda H. M. Hasan Gayo Belang Bebangka Pegasing, Aceh Tengah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Reza Fahlevi mengatakan, bahwa dataran tinggi Gayo memiliki banyak ragam pesona alam dan budaya sebagai daya tarik wisata yang layak dijual dan dipromosikan kepada wisatawan nusantara dan mancanegara, salah satunya Perlombaan Tradisional Pacuan Kuda.

“Perlombaan pacuan kuda merupakan atraksi wisata unggulan tahunan yang terangkum, baik dalam Calendar of Event Aceh, maupun Calendar of Event Kementerian Pariwisata RI. Ini menjadi triger dalam rangka mewujudkan 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2019,” ungkap Reza Fahlevi.

Kegiatan pacu kuda yang umumnya diikuti tiga kabupaten seperti Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues telah menjadi tradisi dan semangat dalam menyatukan masyarakat di dataran tinggi Gayo.

"Kegiatan ini memiliki nilai dan semangat yang patut dijaga oleh masyarakat Gayo, terlebih lagi selalu diselenggarakan pascapanen padi dan menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala kerja keras dan keberhasilan yang dicapai oleh masyarakat setempat,” tambah Reza.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani menambahkan, adanya kegiatan perlombaan tradisional pacuan kuda di Takengon ini menjadi momen yang pas untuk promosikan wilayah dataran tinggi Gayo dengan berbagai potensi dan kekayaan alamnya.

“Kita berharap, kegiatan ini tidak hanya mengajak wisatawan untuk menikmati sensasi unik pacuan kuda dengan kelihaian para joki tanpa pelana, tapi juga dapat mempromosikan daerah Gayo sebagai destinasi wisata agro dan adventure kepada wisatawan”, ungkap Rahmadhani.

Tahun ini, sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di daratan tinggi Gayo akan ikut serta meramaikan perlombaan tradisional pacu kuda tersebut dan angka ini meningkat dibandingkan tahun 2016 yang hanya diikuti oleh 350 peserta.[]

Editor: Aulia Fitri

Sumber: Rilis Media

T#g:Aceh TengahDisbudpar Acehpacu kudaThe Light of Aceh
Berita Terkait
  • Rabu, 20/09/2017 10:25 WIB

    Pendaftaran Duta Wisata Aceh 2017 Berakhir 1 Oktober Ini!

    BANDA ACEH - Memasuki satu dekade Pemilihan Duta Wisata Aceh (PDWA) tahun ini akan mengangkat sesuatu yang beda dari tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ace

  • Senin, 28/08/2017 00:04 WIB

    Sejumlah Awak Media dan KBRI di Mesir Lakukan Famtrip ke Aceh

    BANDA ACEH - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Mesir dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar familiarization trip (famtrip) dengan mendatangkan lima orang wartawan media terkemuka

  • Senin, 21/08/2017 14:11 WIB

    Lagi, Aceh Catat Rekor MURI dan Trending Topic di Twitter

    BANDA ACEH - Bulan Agustus 2017 ini Aceh kembali mencetak prestasi di Museum Rekor Indonesia (MURI) di bidang pariwisata. Jika pada 13 Agustus 2017 lalu, rekor MURI dari pergelaran tari Saman kolos

  • Rabu, 16/08/2017 00:19 WIB

    Nikmati Pesona Alam Gayo melalui Camping 100 Tenda

    BANDA ACEH - Dataran tinggi Gayo memiliki banyak ragam pesona mulai dari keindahan alam, budaya, sejarah hingga sajian kuliner khas yang tiada tandingannya. Salah satunya Pesona Danau Lut Tawar, su

  • Selasa, 15/08/2017 23:32 WIB

    Selain Raih Rekor MURI, Saman 10.001 Viral di Twitter

    BANDA ACEH - Pergelaran kolosal Saman Massal 10.001 penari di Stadion Seribu Bukit Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (13/8/2017) yang meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) diangg

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir