• Home
  • Ragam
  • Sabang Bakal Jadi Destinasi Kapal Pesiar Internasional

Sabang Bakal Jadi Destinasi Kapal Pesiar Internasional

Oleh: Redaksi
Minggu, 29/07/2018 16:10 WIB
Dibaca: 563 kali
Foto: Antara

JAKARTA - Kementerian Pariwisata memanfaatkan Forum Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) untuk meningkatkan kerja sama dan promosi wisata bahari segitiga emas Sabang-Phuket-Langkawi (Saphula). Hal itu karena Kemenpar tertarik dengan bisnis wisata antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana yang diwakili Asisten Deputi Strategi Komunikasi Kemenpar Hariyanto, IMT-GT merupakan kelompok subregional ASEAN. 

Forum yang digelar pada Jumat (27/7/2018) di Hotel Hermes, Banda Aceh itu bertujuan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi 32 wilayah di tiga negara. Porsinya yakni, 10 provinsi di Indonesia, delapan negara bagian di wilayah utara Malaysia, dan 14 provinsi di wilayah selatan Thailand. 

"Kegiatan ini akan semakin meningkatkan citra pariwisata Indonesia. Terlebih Aceh memiliki potensi wisata bahari yang harus dipromosikan. Sehingga ini juga merupakan kesempatan untuk menjaring target wisatawan potensial," ujar Hariyanto dalam keterangannya Minggu (29/7/2018). 

Dalam Forum IMT-GT yang sudah 11 kali digelar ini, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Working Group on Tourism. Kelompok kerja itu, jelas Hariyanto bertugas menindaklanjuti dan mengimplementasikan kesepakatan kerja sama, khususnya sektor pariwisata di wilayah IMT-GT. 

"Ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk menjadikan Sabang sebagai destinasi Kapal Pesiar Internasional di mana paket wisata cruise Sabang-Phuket-Langkawi sebagai salah satu upaya peningkatan konektivitas dalam kawasa," sambungnya.  

Kali ini juga akan diusulkan pembukaan jalur penerbangan langsung dari Phukhet-Krabi (Thailand) ke Sabang, Aceh, dan kapal roro dengan rute Ranong (Thailand) - Sabang - Krueng Geukueh (Aceh) - Penang/Port Klang (Malaysia), serta usulan pembukaan rute pariwisata Langkawi-Krabi-Sabang. 

"Tujuan lainnya, ada bisnis marine tourisme yang menghubungkan tiga marina yang ikut dibidik. Sasarannya, mengarah pada poros Phuket, Langkawi, dan Sabang. Tiga titik ini, akan didorong menjadi Triangular Sailing Passage atau segitiga emas," ujar Hariyanto. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, peserta IMT-GT harus mencurahkan perhatian. Dengan begitu, proses partisipasi kerja sama IMT-GT lebih efesien, proaktif, dan Inovatif. 

"Saya mengusulkan, paling tidak untuk permulaan agenda yang jelas dan program kerja, pertemuan para ketua dan para gubernur harus dirumuskan," kata Nova. 

IMT-GT diyakini Nova akan menjadi platform yang sangat baik untuk kerja sama tiga negara ke depannya, khususnya bagi Aceh. Di samping itu, dapat memajukan hubungan yang saling menguntunkan antara provinsi anggota IMT-GT, ASEAN, dan provinsi lainnya. 

Nova melanjutkan, kesempatan ini juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja sama dan promosi wisata bahari segitiga emas Saphula. 

"Secara spesifik misalnya, pendirian Yacht Club di Phuket, kemudian di Sabang dan Langkawi, nanti mereka inilah yang akan mempromosikan tiga lokasi tersebut ke dunia Internasional," ujarnya. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambut baik kerja sama IMT-GT ini. Menurut dia, pertemuan kali ini dapat menjadikan Sabang sebagai international hub. Salah satunya dengan memiliki event rutin dari Segitiga Phuket-Langkawi-Sabang. 

"Kami sudah bersepakat untuk kerja sama dengan marina di Phuket dan Langkawi. Mimpi besarnya membuka rute segitiga dengan Sabang. Itu harus kita sukseskan!" kata Arief. 

Untuk mewujudkannya, Kemenpar terus bekerja keras memantau persiapan terkait agar berhasil membuat pecinta wisata bahari tumpah ruah di sana. Tidak hanya saat event saja, tetapi usai event itu menghasilkan portofolio bisnis baru berbasis wisata bahari.

Sumber: Antara

Tag:kapal pesiarPariwisatapulau wehSabangWisata Aceh
Berita Terkait
  • Sabtu, 08/09/2018 13:32 WIB

    Agenda GAMI Festival 2018 Ikut Ramaikan MATTA Fair 2018

    KUALA LUMPUR - Industri pariwisata Aceh terus digenjot, mulai dari promosi hingga keterlibatan dalam sejumlah agenda nasional dan international.Kali ini, branding “The Light of Aceh” ikut

  • Rabu, 05/09/2018 13:10 WIB

    Turis Malaysia Mendominasi Kunjungan ke Aceh

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, dari total 19.796 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh selama periode Januari-Juli 2018, mayoritas didominasi turis Malaysia berjumlah

  • Selasa, 04/09/2018 23:31 WIB

    Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Meningkat 122,72 Persen

    BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menyebut, tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Aceh selama Juli 2018 meningkat sebanyak 3.305 orang atau mengalami kenaikan 122,71 pers

  • Kamis, 30/08/2018 08:46 WIB

    Menpora Dijadwalkan Buka Kirab Pemuda di Sabang

    SABANG - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Imam Nahrowi dijadwalkan akan membuka Kirab Pemuda Nusantara pada 5 September 2018 di Kota Sabang, Provinsi Aceh. "Direncanakan Menpora Iman N

  • Sabtu, 25/08/2018 12:03 WIB

    Eksis di Asian Games, Yuk Kenal Lebih Dekat Budaya Aceh di GAMIFest

    BANDA ACEH - Melalui Tarian Ratoh Jaroe saat opening ceremony Asian Games 2018, kebudayaan Aceh sukses menyita perhatian dunia. Bukan hanya Tarian Ratoh Jaroe, Aceh juga memiliki beragam budaya lainny

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir