• Home
  • Ragam
  • Pecinta Batu Mulia, Jangan Lewatkan Festival Satu Ini

Aceh Kembali Meugiwang

Pecinta Batu Mulia, Jangan Lewatkan Festival Satu Ini

Oleh: Aulia
Jumat, 08/11/2019 01:36 WIB
Dibaca: 104 kali
IST
Salah satu batu mulia Aceh/IST

BANDA ACEH -Setelah berjaya empat tahun silam lewat batu giok, Aceh kembali pikat pecinta batu mulia dalam agenda menarik November ini dengan menghadirkan festival batu terbesar di Indonesia.

Mengangkat tema “Aceh Kembali Meugiwang” akan dihelat 9-12 November di Taman Seni dan Budaya Aceh dalam sebuah rangkaian acara Festival Batu Mulia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Jamaluddin, menyebutkan, festival batu mulia ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Banda Aceh dan Aceh secara umum.

“Kita target 1000 pengunjung yang datang ke Aceh untuk meramaikan kontes batu mulia ini, diharapkan dapat mengangkat perekonomian dan kepariwisataan di Aceh," ungkap Jamal, Rabu (6/11/2019).

Festival ini, tambah Jamal, selain strategi menarik minat pecinta dan kolektor batu di Indonesia, nantinya para kolektor batu juga bisa berwisata di Aceh ke sejumlah destinasi dan objek wisata yang ada.

Ketua pelaksana Festival Batu Mulai Nasrul Sufi, menyatakan batu Aceh merupakan salah satu batu terbaik di Indonesia.

“Batu Idocrase Aceh dulu sangat populer dan sangat diminati oleh semua kolektor di seluruh Asia, namun sekarang agak sedikit kendur. Jadi, dengan adanya even ini diharapkan batu Aceh bisa ‘meugiwang’ kembali,” sebutnya.

Nasrul juga merincikan, dalam festival tersebut juga akan ada lelang batu-batu terbaik yang bisa diikuti oleh pengunjung atau masyarakat umum.

“Adapun batu-batu yang akan masuk kontes yakni kelas Idocrase, kelas Calcedony, kelas Bacan, kelas Batu Gambar, kelas Kalimaya, Kelas Panca Warna Kristal dan Badar, kelas Nephrite, kelas Black Jade, kelas Es Jade, kelas Amethis dan Kinyang, kelas Bulu Macan dan Klawing/Jasper, kelas Tapak Jalak, kelas Yakut dan Kecubung Wulung, kelas Sulaiman dan Guliga, kelas Batu Raja, kelas Teratai dan kelas Unik Antik,” rinci Nasul.

Panitia juga mempersiapkan dana pembinaan bagi juara umum I sebesar Rp20 juta, serta juara Rp10 juta dan Rp5 juta untuk juara II dan juara III.[]

Tag:festivalBanda Acehbatu giok
Berita Terkait
  • Senin, 18/11/2019 21:52 WIB

    Bawa Misi Anak Aceh Hebat, 5 Pelari Tempuh 250 Kilometer dari Meulaboh ke Banda Aceh

    MEULABOH - Memiliki mimpi dan masa depan adalah harapan dari ratusan anak di Aceh. Tak dapat menolak lupa peristiwa 15 tahun lalu, mereka jadikan kenangan itu sebagai awal kebangkitan untuk menge

  • Selasa, 08/10/2019 13:07 WIB

    Hotel di Aceh Bakal Dijaga Polisi Syariah

    BANDA ACEH - Walikota Banda Aceh Aminullah Usman akan menempatkan personel polisi syariah (Wilayatul Hisbah/WH) di setiap hotel yang rawan terjadi pelanggaran hukum. Kebijakan ini diambil usai ditangk

  • Kamis, 26/09/2019 15:24 WIB

    Buntut Aksi Unjuk Rasa, Mahasiawa "Segel" Kantor DPRA

    BANDA ACEH -  Aksi unjuk rasa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di gedung DPR Aceh, hingga saat ini masih berlangsung tertib dan damai. "Kawan-kawan, polisi adalah bag

  • Kamis, 26/09/2019 10:22 WIB

    Unjuk Rasa Mahasiswa, Simpang Lima Banda Aceh Macet

    BANDA ACEH - Kawasan padat lalu lintas Bundaran Simpang Lima, Kota Banda Aceh, macet menyusul seribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi turun ke jalan.  Pantauan di bundaran Simpang Lima

  • Jumat, 20/09/2019 14:06 WIB

    Tahun 2022, Banda Aceh Targetkan Seluruh Gampong Sudah Layak Anak

    BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan paling lambat pada awal 2022 seluruh gampong atau desa yang ada di ibu kota Provinsi Aceh sudah memenuhi kriteria sebagai gampong layak anak. "K

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir