• Home
  • RAGAM
  • Pasukan Laskar Digital Aceh Siap Viralkan Penas Petani - Nelayan XV 2017 di Media Sosial

Pasukan Laskar Digital Aceh Siap Viralkan Penas Petani - Nelayan XV 2017 di Media Sosial

Oleh: Redaksi
Jumat, 05/05/2017 09:26 WIB
Dibaca: 161 kali
Aulia Munizar/IST
Ketua Tim Publikasi Penas Petani - Nelayan XV 2017 memapartkan terkait informasi Penas dalam salah satu sesi kopdar bersama Genpi Aceh.

BANDA ACEH - Komunitas netizen yang tergabung dalam Generasi Pesona Indonesia (GenPI) berkompetisi sehat. Masing-masing menjadi motor penggerak dalam mempromosikan events dan destinasi wisata di daerahnya secara massif, agar terdeteksi oleh penduduk dunia maya.

Kali ini GenPI Aceh yang tak mau tertinggal dari prestasi GenPI Jateng. Setelah sukses membuat trending topic Sail Sabang, GenPI Aceh langsung pasang kuda-kuda untuk memboosting Penas Petani-Nelayan XV 2017. Hashtag ‘memikat’ ikut disiapkan untuk mendrive isu tadi menjadi trending topic baru.

Meski bersaing, tetapi antar-GenPI pun saling mensupport dengan hastag yang sedang diposting. Inilah, adu kreativitas, adu kepintaran mendesain sebuah pesan yang bisa menjadi materi promosi dan perlu diketahui publik.

Untuk urusan promosi melalui dunia maya, GenPI Aceh memang tak kalah kreatif dari GenPI Jateng. Kibaran trending topic launching GenPI Jateng, Semarang Great Sale (SemarGres) 2017, #LiveInBejalendan #GenPISukaKuliner langsung diimbangi dengan melesatnya #sailsabang2017 sebagai Trending Topic Indonesia (TTI).

Dan setelah itu, anak-anak muda kreatif Aceh yang hobi berseluncur di dunia maya itu membidik Penas Petani-Nelayan XV 2017. Targetnya, mendorong Penas Petani-Nelayan XV 2017 naik menjadi trending topic dan menjadi perbincangan netizen di dunia maya.

“Pada Sabtu, 29 April, kami sudah mengadakan kopi darat media sosial bersama pegiat lintas komunitas dan netizen di Aceh. Ada sekitar 50-an netizen Aceh yang ikut serta. Semua langsung berembuk, sharing info dan pengalaman di Keude Kupi Aceh Lambhuk,” terang Koordinator GenPI Aceh Makmur Dimila yang didampingi Wakil Koordinator GenPI Aceh Aulia Fitri, Selasa (2/5.2017).

Sama seperti GenPI Jateng, GenPI Aceh juga selalu mencari tema-tema unik dan kekinian. Yang diincar sangat clear dan jelas! GenPI Aceh ingin membuat netizen penasaran dan mencari tahu info seputar cuitan yang akan diviralkan di dunia maya.

“Selain tema unik, kami akan membuat pemilihan tagar yang umum sehingga bisa digunakan seluruh GenPI yang ada di Indonesia,” ucap pria penyuka kopi khas Indonesia itu.

Pemilihan tagar memang jadi kunci utamanya. Lewat tagar itu, cuitan yang diposting anak-anak GenPI bisa didorong menjadi trending. Karenanya, dalam melakukan aksinya nanti, anak-anak GenPI Aceh juga akan menginformasikan ke teman-teman GenPI lain untuk ikut berpartisipasi menggunakan tagar tersebut untuk di repost sehingga bisa menjadi pembicaraan banyak orang di medsos.

“Ini sudah kami bahas bersama perwakilan dari Humas Setda Aceh dan Ketua Tim Publikasi Pekan Nasional (Penas) Petani - Nelayan XV 2017. Jadi nanti mulai dari akun fanpage dan website, retweeters, original tweets, most popular, highest impact, hingga top fotografer, semua kompak mempromosikan Pekan Nasional (Penas) Petani - Nelayan XV 2017,” ucapnya.

Stafsus Menpar Bidang Komunikasi, Don Kardono gembira dengan aktivitas GenPI yang semakin meluas di media sosial.

“Hampir setiap hari di semua channel media social semakin penuh dengan foto, video, grafis, slide show, tentang pariwisata. Perbincangan seputar destinasi, events, festival, dan semua kebijakan kepariwisataan semakin seru dan menarik,” kata Don.

Inisiatif GenPI Aceh itu juga ditanggapi Menpar Arief Yahya. Menurutnya, GenPI Aceh bisa menjadi contoh konkret peran C (community) dalam Pentahelix yang melibatkan Academician, Business, Community, Government, Media (ABCGM). Nah, GenPI ini adalah komunitas yang sifat keanggotaannya volunteer.

"Ini sangat kreatif. Kota-kota yang punya GenPI men-support aktivitas pariwisata di kotanya masing-masing. Sukses! Salam Pesona Indonesia!" ujar Menpar Arief Yahya.

Untuk menembus 20 juta wisman di 2019, kata dia, tidak bisa dengan cara-cara biasa. Tidak cukup dengan modal marketing dan pengembangan destinasi yang linear. Membutuhkan sesuatu yang baru, yang belum dimiliki oleh manapun, itulah yang dibutuhkan pariwisata saat ini. “Salah satunya lewat digital,” ucap peraih Men’s Obsession 2015 dan 2016 ini.

Era digital itu, kata dia, tidak bisa dilawan. Sebuah keniscayaan, yang cepat atau lambat akan terjadi. Karena itu, cara yang paling cerdas adalah menjemput masa depan dengan digital marketing. Mengkampanyekan setiap event melalui dunia maya.

"Sekali lagi, teknologi tidak bisa dilawan, kreativitas tidak bisa dibendung, digital tidak bisa ditunda. Dalam persaingan ke depan, yang cepat dan sigap akan mengalahkan yang besar dan lambat," kata dia.[]

T#g:GenPI AcehKomunitasKopdarLaskar DigitalPenas Petani - Nelayan XVPenas Petani Nelayan XV
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Sabtu, 01/04/2017 14:59 WIB

    Komunitas @iloveaceh Akan Gelar Workshop Self Healing Therapy

    BANDA ACEH - Masih dalam rangkaian HUT #7thiloveaceh yang akan berlangsung hingga Mei 2017 mendatang, Komunitas @iloveaceh bersama Psikodista Konsultan menggelar Workshop Self Healing Therapy yang

  • Minggu, 05/03/2017 23:52 WIB

    Komunitas @iloveaceh dan GenPI Aceh Gelar Kopdar Bersama Puluhan Netizen

    BANDA  ACEH - Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7, Komunitas @iloveaceh berkolaborasi dengan Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh menyelenggarakan kopdar bersama puluhan netizen Aceh da

  • Senin, 30/01/2017 21:27 WIB

    Dorong Digitalisasi Pariwisata, GenPI Aceh Gelar Rapat Kerja

    BANDA ACEH - Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Aceh menggelar rapat kerja perdana yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Sabtu (28/1/2017). Kepala Dinas Kebu

  • Rabu, 28/12/2016 12:56 WIB

    Komunitas Toyota Fortuner Eksplore Aceh Sambil Beri Bantuan Korban Gempa

    PIDIE JAYA - Toyota Fortuner Club of Indonesia (ID42NER) terus menyiksa Fortuner mereka dengan mengeksplore tanah rencong. Tercatat rombongan telah menempuh jarak 996 KM sejak dilepas dari Agung To

  • Rabu, 14/09/2016 21:11 WIB

    Komunitas Juang Cinema di Bireuen Gelar Nobar Film Dokumenter

    BIREUEN - Aceh Film Festival (AFF) bekerjasama dengan komunitas Film Juang Cinema akan mengadakan nonton bareng (nobar) film dokumenter karya sineas Aceh. Acara nobar dalam program Gampong Film

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir