• Home
  • Ragam
  • Lezatnya Kanji Rumbi, Sajian Khas Berbuka Puasa dari Aceh

Pesona Ramadan 2018

Lezatnya Kanji Rumbi, Sajian Khas Berbuka Puasa dari Aceh

Oleh: Redaksi
Sabtu, 26/05/2018 17:19 WIB
Dibaca: 253 kali
Hendra Murdani

LHOKSEUMAWE – Ramadan adalah bulan spesial bagi masyarakat Aceh. Bagi yang sedang di Lhokseumawe, Aceh, coba untuk nikmati Kanji Rumbi. Inilah kuliner khas Bumi Rencong yang paling banyak ditunggu dan diburu.

Salah satu tempat berburu Kanji Rumbi adalah Masjid Islamic Centre Lhokseumawe. Setiap sore sepanjang Ramadan, kawasan ini dijamin dipadati pengunjung. Di sini, Kanji Rumbi disajikan secara gratis. 

“Kanji Rumbi ini kuliner khas Ramadan. Rasanya nikmat. Yang jelas semua diberikan secara free. Hal ini sudah menjadi kebiasaan turun temurun di sini setiap kali Ramadan datang. Kami ingin berbagi kegembiraan bersama,” ungkap Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Minggu (20/5/2018).

Setiap sore ada sekitar 1.000 porsi Kanji Rumbi yang disiapkan di Masjid Islamic Centre Lhokseumawe. Pengunjung bisa menikmati kuliner ini sambil buka puasa bersama. Atau, bisa juga dibawa pulang.

“Kami bebaskan. Porsinya yang dibagikan cukup besar. Siapa saja yang ingin menikmati kuliner khas Ramadan ini dipersilahkan. Namun, rata-rata Kanji Rumbi ini dinikmati bersama saat berbuka di area masjid. Tapi, ada juga Kanji Rumbi yang dibawa pulang. Kuliner ini dinikmati bersama keluarga di rumah. Silahkan saja,” terang Suaidi lagi.

Menikmati Kanji Rumbi di bulan Ramadan sudah menjadi budaya masyarakat Tanah Rencong. Demi bisa menikmati Kanji Rumbi bersama-sama, masyarakat pun rela patungan. Makanan ini pun dibuat bersama-sama.

“Kanji Rumbi ini dimasak secara bersama-sama oleh warga di sekitar masjid. Serupa pada lingkungan Masjid Islamic Centre ini, kami juga membangun dapur khusus. Ada tim yang sudah disiapkan. Yang jelas, bulan Ramadan di Lhokseumawe ini sangat meriah. Ada kebersamaan yang luar biasa,” ujarnya.

Lalu apa itu Kanji Rumbi? Kanji Rumbi adalah kuliner yang berbentuk seperti bubur ayam. Bahan baku utamanya beras yang dicuci dan direndam lebih dahulu. Bumbu yang digunakan adalah ketumbar, merica, jahe, pekak, adas manis, kayu manis, bawang merah, dan biji pala. Sebagai pendampingya ada ayam, udang rebus.

Untuk menghasilkan Kanji Rumbi terbaik, beras disangrai sampai kuning dan ditumbuk halus. Langkah berikutnya adalah beras direbus hingga menjadi bubur. Di dalam rebusan bubur tersebut, bumbu lalu dimasukan dalam keadaan terbungkus kain tipis. Serupa beras, ayam juga direbus hingga empuk. Bila semua sudah matang, lalu disaikan bersama dengan ditambah bawang goreng.

“Proses pembuatan Kanji Rumbi ini sangat mudah. Mayoritas warga di sini sudah tahu betul bagaimana cara membuatnya. Mereka sudah paham komposisi dan cara meracik bumbu-bumbunya. Kami sudah mendapatkan resep ini secara turun temurun. Kalau yang suka asin, bisa ditambah garam lebih banyak,” kata Suaidi.

Kemeriahan Lhokseumawe menyambut Ramadan dengan Kanji Rumbi pun menarik perhatian Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Budaya penyajian Kanji Rumbi sebagai menu berbuka puasa sangat fenomenal. Sebab, melibatkan seluruh masyarakat dan dilakukan secara masif oleh masjid atau surau di sana. Kondisi ini tentu menarik dan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Aceh itu kaya akan kuliner. Ada banyak kuliner asli Aceh yang sangat dikenal. Kanji Rumbi ini menjadi fenomena karena muncul di moment spesial seperti Ramadan. Kekayaan ini tentu menjadi potensi besar untuk menarik kunjungan wisatawan. Aapalagi, mereka memiliki minat tinggi pada fenomena budaya,” pungkasnya. 

Editor: Aulia Fitri

Tag:RamadhanRamadhan 2018genpi acehkanji rumbiLhokseumawepesona ramadan
Berita Terkait
  • Sabtu, 16/02/2019 17:40 WIB

    Sembilan Unit Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Sembilan unit armada pemadam kebakaran berusaha memadamkan api pada kebakaran lahan kosong di sekitar area perkantoran Dinas Pekerjaan Umum Kota Lhokseumawe, Sabtu (16/2/2019).Kejadian k

  • Kamis, 07/02/2019 16:44 WIB

    Narapidana Lapas Lhokseumawe yang Kabur, Serahkan diri di Medan

    BANDA ACEH - Narapidana kasus terorisme Irwan (41) alias Wan Aneuk Geteu, yang kabur dari Lapas Kelas II-A Lhokseumawe, Aceh, akhirnya menyerahkan diri. Napi tersebut menyerah setelah enam hari jadi b

  • Sabtu, 02/02/2019 04:31 WIB

    Jasa Kesehatan Picu Inflasi Kota Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Jasa kesehatan memberikan andil yang besar terhadap angka inflasi di Kota Lhokseumawe pada Januari 2019, sehingga Kota Lhokseumawe tercatat angka inflasinya sebesar 0.14 persen.Data yang

  • Jumat, 25/01/2019 12:36 WIB

    Perta Arun Gas Serahkan Ular Sanca Batik Kepada BKSDA Aceh

    LHOKSEUMAWE - adan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Seksi Konservasi wilayah I Lhokseumawe menerima seekor ular Sanca Kembang (Python Reticulatus) dari PT Perta Arun Gas yang berkeliaran di ar

  • Rabu, 23/01/2019 19:16 WIB

    Penarikan Retribusi Pasar di Lhokseumawe akan Pakai Non-Tunai

    LHOKSEUMAWE - Pemerintah Kota Lhokseumawe akan menerapkan penarikan restribusi pasar secara non-tunai dari pedagang menggunakan kartu supaya lebih mudah dan aman."Dengan pengutipan restribusi pasar se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir