• Home
  • Ragam
  • Jingki Ie, Produk BUMG di Bireuen untuk Pengairan Sawah Tadah Hujan

Jingki Ie, Produk BUMG di Bireuen untuk Pengairan Sawah Tadah Hujan

Oleh: Satria
Rabu, 01/07/2020 19:20 WIB
Foto: Ilustrasi/net

BANDA ACEH - Aceh memiliki lahan pertanian yang luas, namun ada yang masih mengandalkan hujan sebagai sumber airnya. Akibatnya, pada musim kemarau panjang bisa gagal panen.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto SSTP MM, kepada awak media, Rabu (1/7/2020)

Iswanto mengatakan, Gampong Cot Jrat, Kecamatan Kuta Juang, Bireuen, merupakan salah satu gampong percontohan yang akan dibina Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh pada tahun 2021 nanti, dengan produk andalannya “Jingki ie”.

Menurut Iswanto, ditargetkan, melalui Posyantekdes dan BUMG, masyarakat dapat memproduksi “Jingki ie" dengan kualitas dan produktifitas kinerja yang lebih baik, sehingga produk ini dapat dipasarkan ke seluruh Aceh.

Iswanto berharap, kegiatan tersebut akan memberikan dampak positif pada peluang lapangan kerja di Aceh dan menurunkan tingkat kemiskinan di gampong dengan pemanfaatan lahan-lahan produktif tadah hujan secara masif diseluruh Aceh.

"Kita sangat mendukung kegiatan inovatif dari masyarakat, kita sebagai Pemerintah siap membina dan mengembangkan potensi masyarakat," ujar Iswanto.

Berhasil

Sementara itu, Syukri salah seorang warga Gampong Cot Jrat yang telah berhasil mengembangkan "Jingki Ie" juga mengatakan hal senada.

Ia mengatakan, lahan di Aceh sangat luas dan produktif, namun terkendala dengan sistem pengairan teknis. Apabila musim kemarau bisa terancam gagal panen.

Syukri, mengatakan melalui dana desa tersebut ia mampu memproduksi sendiri Pompa Hidram atau pompa yang di beri nama “Jingki ie”. “Jingki ie” tersebut mampu memompa air dari sumbernya ke areal sawah tadah hujan seluas ±20 Ha tanpa menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun tenaga listrik.

Alat ini dikembangkan oleh Syukri yang juga menjabat sebagai ketua Posyantekdes dengan peralatan yang serba sederhana melalui dukungan dana desa. Pompa hidram tersebut sudah dipergunakan oleh beberapa gampong antara lain gampong Blang Tingkeum Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen dengan sumber air dari gampong tetangga, sehingga para petani gampong Blang Tingkeum sudah dapat menanam padi 2-3 kali setahun.

Syukri, mengungkapkan ia bersama tim di tahun 2021 akan kembali mengembangkan Pompa Hidram generasi baru tanpa limbah sehingga cocok digunakan oleh PDAM baik dari sumber air permukaan maupun sumur, tanpa air terbuang sebagai limbah.

Direktur BUMG GEMA Gampong Cot Jrat Muhammad Diah menyampaikan penjualan Pompa Hidram dilakukan oleh Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dengan harga berkisar 40-50 juta per unitunit dan siap pasang ke lokasi. "Saat ini Posyantekdes sedang menyelesaikan pesanan 6 unit Pompa Hidram baru," ujarnya 

Tag:Bireuenbumg gemairingasijingki iesawah
Berita Terkait
  • Selasa, 07/07/2020 21:02 WIB

    Kasus Positif Covid-19 Muncul di Bireuen

    BANDA ACEH - Pandemi penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan virus corona belum berakhir, untuk itu masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan. Kasus terbaru Covid-19

  • Jumat, 03/07/2020 19:51 WIB

    Penggiat Lingkungan Hidup Minta Balai Besar TNGL Pindah ke Aceh

    BIREUEN - Aceh Green Conservation (AGC) mendukung penuh upaya anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Ir H TA Khalid MM yang meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar pen

  • Rabu, 01/07/2020 18:41 WIB

    Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Pemuda Asal Bireuen yang Meninggal di Banten

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Adnan Iskandar (22) tahun yang meninggal dunia akibat terseret ombak di laut Anyer, Bante

  • Selasa, 23/06/2020 18:29 WIB

    Mukhlis Takabeya Luncurkan Buku Biografi

    BIREUEN - Politikus Partai Golkar Kabupaten Bireuen Mukhlis Takabeya, meluncurkan buku biografi 'Petarung Dari Selatan' di ACC Ampon Chiek Peusangan, Universitas Almuslim, Matangglumpangdua,

  • Jumat, 12/06/2020 13:04 WIB

    Kecelakaan di Bireuen, Anak 3 Tahun Meninggal Dunia

    BIREUEN - Balita tiga tahun meninggal dunia meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit setelah minibus ditumpanginya mengalami kecelakaan di Geulanggang Teungoh, Kabupaten Bireuen, Aceh.Direktur L

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir