• Home
  • Ragam
  • Fatwa MUI, Zakat Dapat Digunakan Untuk Penanganan Virus Corona

Fatwa MUI, Zakat Dapat Digunakan Untuk Penanganan Virus Corona

Oleh: Redaksi
Jumat, 24/04/2020 15:58 WIB
Foto: Ilustrasi

JAKARTA - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh mengemukakan dana zakat dapat digunakan untuk penanganan wabah virus Corona (Covid-19) sebagaimana fatwa MUI terbaru.

Niam kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/4/2020), mengatakan MUI telah berijtihad soal dana zakat untuk wabah itu sebagaimana tertuang dalam Fatwa Nomor 23 tahun 2020 tentang Pemanfaatan Harta Zakat, Infak dan Shadaqah untuk Penanggulangan COVID-19 dan Dampaknya.

Dana zakat agar dapat dioptimalkan dalam mengatasi masalah yang ditimbulkan COVID-19. "Termasuk masalah kelangkaan APD, masker, kebutuhan pokok masyarakat terdampak," katanya.

Dia mengatakan fatwa MUI itu berdasarkan hasil rapat pleno Komisi Fatwa sejak 16 April 2020 dan resmi dirilis pada Kamis (23/4/2020). Fatwa dikeluarkan dalam rangka meneguhkan komitmen dan kontribusi keagamaan untuk penanganan dan penanggulangan wabah corona jenis baru SARS-CoV-2.

Niam mengatakan terdapat ketentuan-ketentuan penyaluran zakat untuk penanggulangan COVID-19, di antaranya penerima termasuk salah satu golongan (asnaf) zakat.

Zakat hanya diberikan kepada orang Muslim yang masuk dalam delapan asnaf, di antaranya fakir, miskin, pengurus zakat (amil), orang baru masuk Islam (mualaf), orang terlilit hutang (gharim), hamba sahaya (riqab), orang dalam perjalanan (ibnu sabil) dan pejuang di jalan Allah (fi sabilillah).

"Sementara kebutuhan penanggulangan wabah COVID-19 dan dampaknya yang tidak dapat dipenuhi melalui harta zakat, dapat diperoleh melalui infak, sedekah dan sumbangan halal lainnya," katanya.

Niam mengatakan harta zakat yang didistribusikan boleh dalam bentuk uang tunai, makanan pokok, keperluan pengobatan, modal kerja dan yang sesuai dengan kebutuhan penerima zakat (mustahik).

Zakat untuk kepentingan kemaslahatan umum, kata dia, dapat sesuai dengan ketentuan penerima manfaat termasuk asnaf fi sabilillah.

Dia mengatakan pemanfaatan zakat juga dapat untuk aset kelolaan atau layanan bagi kemaslahatan umum, khususnya kemaslahatan mustahik, seperti untuk penyediaan alat pelindung diri, disinfektan dan pengobatan serta kebutuhan relawan yang bertugas melakukan aktivitas kemanusiaan dalam penanggulangan wabah.

Sumber: Antara

Tag:fatwa muivirus coronazakat
Berita Terkait
  • Kamis, 23/07/2020 17:50 WIB

    Ekonomi Menurun, Sektor Pariwisata Aceh Harus Siapkan Konsep New Normal

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT meminta sektor pariwisata di Aceh untuk menyiapkan diri dengan konsep normal baru dalam upaya meningkatkan kembali pertumbuahan ekon

  • Senin, 20/07/2020 22:16 WIB

    6 Daerah di Aceh Nihil Kasus Covid-19

    BANDA ACEH - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Aceh menyatakan enam kabupaten/kota di provinsi setempat masih nihil kasus warga yang terpapar virus corona, namun tetap diminta untuk waspada d

  • Minggu, 19/07/2020 14:40 WIB

    Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Aceh Besar Akan Swab Massal

    ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan bekerja sama dengan Laboratorium Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh untuk melaksanakan swab massal di daerah setempat. “

  • Selasa, 07/07/2020 21:02 WIB

    Kasus Positif Covid-19 Muncul di Bireuen

    BANDA ACEH - Pandemi penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang disebabkan virus corona belum berakhir, untuk itu masyarakat diminta tetap menjalankan protokol kesehatan. Kasus terbaru Covid-19

  • Rabu, 01/07/2020 18:20 WIB

    ASN Pemerintah Aceh Jalani Rapid Test

    BANDA ACEH - Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh sebanyak 1.669 orang menjalani rapid test dan donor darah mulai tanggal 1- 3 Juli 2020. Kegiatan itu dilaksanakan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir