Warga Banglades ditangkap di Aceh Utara

Oleh: Redaksi
Rabu, 22/08/2018 11:37 WIB
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH UTARA - Seorang warga negara asing (WNA) asal Banglades ditangkap petugas Imigrasi Kelas II Lhokseumawe di kawasan Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, karena tidak memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe, Dicky Nasrullah Ronie, dihubungi Selasa menjelaskan, warga Bangladesh bernama Muhammad Saiful (34) diamankan pada Senin (20/8) sekitar pukul 16.00 WIB.? 

"Dia diamankan karena tidak memiliki dokumen keimigrasian yang sah untuk tinggal di wilayah Indonesia, dan saat ini dia sudah kita amankan ke Kantor Imigrasi," kata Dicky. 

Dikatakan, pihaknya sedang mempersiapkan administrasi untuk mengirimkan WNA tersebut ke rumah detensi imigrasi (Rudenim) di Belawan, Sumatera Utara, yang selanjutnya akan dideportasi ke negara asal. 

Selain itu, Imigrasi Lhokseumawe juga sudah melakukan koordinasi dengan Kedutaan Bangladesh untuk Indonesia, tetapi belum ada respons karena mereka sedang berada di negaranya mengingat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah. 

Dijelaskan, Muhammad Saiful selama ini menetap di tempat istrinya di Desa Blang, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara dan dia ditangkap di kawasan Teupin Keube, kecamatan setempat, saat pria itu sedang mengangkut buah sawit milik seorang warga. 

"Muhammad Saiful diamankan berkat laporan adik iparnya, keluarga mengatakan kepada kita bahwa yang dia tidak memiliki dokumen lengkap. Alasan dilaporkan dan diminta agar dipulangkan ke negara asal, karena dia diduga sering berantem dengan istrinya," ujar Dicky menjelaskan. 

Informasi dikumpulkan Imigrasi Lhokseumawe, tambah Dicky, pria itu sudah sekitar 4,5 tahun berada di Indonesia secara ilegal, dia menetap di tempat istrinya dengan bekerja serabutan. 

Selama kurun waktu itu, Muhammad Saiful pernah mengajukan permohonan untuk membuat KTP, namun pihak desa menolaknya. 

Kronologis WNA tersebut masuk ke Indonesia berawal saat dia menikahi seorang TKW asal Aceh di Malaysia pada tahun 2012. Dari pernikahan mereka dikaruniai seorang putra yang saat ini sudah berumur sekitar 5 tahun lebih. 

Setahun setelah menikah, istri Muhammad Saiful pulang ke Aceh, dan tidak berapa lama dia menyusul istrinya ke Aceh, yakni ke Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. 

"Dia masuk ke wilayah Indonesia melalui boat ikan, dan saat dia masuk ke Indonesia tidak memiliki dokumen apapun," sebut Dicky. 

Pantauan di lokasi, penangkapan Muhammad Saiful oleh petugas Imigrasi Kelas II Lhokseumawe yang turut di dampingi pihak polisi Aceh Utara dan keluarga istrinya bersama perangkat desa setempat diwarnai isak tangis sang anak. 

Sebelum WNA tersebut dimasukkan ke sebuah mobil petugas, Muhammad Saiful sempat beberapa kali mencium dan memeluk putranya. Sang anak juga tidak merelakan ayahnya ditangkap untuk dideportasi, dia beberapa kali menangis, mencium dan memeluk ayahnya, sehingga penangkapan itu berlangsung memilukan bagi sang bocah.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Utaradeportasiimigrasi lhokseumawewarga banglades
Berita Terkait
  • Sabtu, 04/07/2020 22:17 WIB

    Pria 60 Tahun di Seunuddon Nekat Jualan Ganja

    ACEH UTARA - Pria 60 tahun berinisial MA warga Gampong Ulee Rubek Timu Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara diamankan pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara dirumahnya, Rabu (1/7/2020) pukul 15.30

  • Jumat, 03/07/2020 18:50 WIB

    Pramuka Kwarcab Aceh Utara Salurkan Bantuan Untuk Warga Rohingya

    LHOKSEUMAWE - Gerakan Pramuka Kwarting Cabang Aceh Utara menyalurkan bantuan kepada pengungsi Rohingya yang berada di penampungan sementara, bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe di Puenteut, Blang Manga

  • Rabu, 01/07/2020 20:05 WIB

    Jatuh ke Saluran Irigasi, Pria Langkahan Ini Ditemukan Meninggal Dunia

    ACEH UTARA - Adabi, pria 32 tahun warga Gampong Langkahan Kecamatan Langkahan, Aceh Utara diberitakan meninggal dunia saat mandi di pintu irigasi desa setempat, Selasa (30/6/2020) pukul 17.30 WIB. Ka

  • Selasa, 30/06/2020 22:33 WIB

    Mantan Suami di Peureulak Dijemput Polisi Gegara Ancam Mantan Istri di Facebook

    ACEH UTARA - Pria 37 tahun berinisial AF pemilik akun Facebook “Kana Raseuki Lom” warga Gampong Alue Thoe Kecamatan Peureulak Timu, Aceh Timur ditangkap dan diboyong ke Polres Aceh Utara.

  • Selasa, 30/06/2020 18:23 WIB

    Bawa Paket Sabu 5.08 Gram, 2 Pria Ini Diboyong ke Polres Aceh Utara

    ACEH UTARA - Polisi menangkap dua pria tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu di Gampong Teupin Gajah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin (29/6/2020) malam, dua paket sabu seberat 5.08 g

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir