• Home
  • Peristiwa
  • Ulama Aceh: Cadar dan Cingkrang Tidak Ada Hubungan dengan Radikalisme

Ulama Aceh: Cadar dan Cingkrang Tidak Ada Hubungan dengan Radikalisme

Oleh: Redaksi
Sabtu, 02/11/2019 06:41 WIB
Dibaca: 80 kali
Foto: Antara

BANDA ACEH - Ulama Aceh menegaskan pemakaian cadar bagi wanita dan celana cingkrang atau di atas mata kaki tidak ada hubungannya dengan radikalisme.

"Radikalisme itu ideologi, pemahaman seseorang. Bukan dilihat dari cara berpakaian seseorang," kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tgk H Faisal Ali di Banda Aceh, Jumat (1/10/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Faisal Ali menanggapi wacana larangan pemakaian cadar dan celana cingkrang yang dikemukakan Menteri Agama Fachrul Razi.

Tgk H Faisal Ali yang akrab disapa Lem Faisal mengatakan pemakaian cadar dan celana cingkrang merupakan hak privasi masing-masing individu masyarakat.

Kebijakan melarang pemakaian cadar dan celana cingkrang di pemerintahan, tidak ada substansinya dengan tugas dan pelayan pemerintah sebagai penyelenggara negara.

Namun begitu, kata Tgk H Faisal Ali, jika pemerintah ingin menerapkan larangan cadar dan celana cingkrang kepada aparatur sipil negara, silakan saja.

"Terserah kepada pemerintah. Tapi, penerapan larangan itu harus dimusyawarahkan, dibuat peraturan dengan sebaiknya. Sosialisasikan apa tujuan sebenarnya larangan cadar dan celana cingkrang tersebut," kata Lem Faisal.

Tapi yang harus diingat, kata Tgk H Faisal Ali, pemakaian cadar dan celana cingkrang tidak ada substansinya dengan pemerintahan. Alangkah baiknya, pemerintah mengurus persoalan bangsa lainnya.

"Banyak persoalan lainnya yang perlu dipikirkan dan diselesaikan pemerintah demi mewujudkan masyarakat yang aman tenteram, dan damai. Radikalisme itu tidak ada identik dengan cadar dan celana cingkrang," kata Tgk H Faisal Ali.

Sumber: Antara

Tag:cadarcelana cingkrangmenag fachrul raziRadikalisme
Berita Terkait
  • Sabtu, 02/11/2019 19:49 WIB

    Bupati Aceh Barat Tolak Larangan Bercadar di Kantor Pemerintah

    ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat H. Ramli M.S. menegaskan pemerintah daerah setempat menolak aturan larangan penggunaan niqab/cadar (penutup wajah) di instansi pemerintah daerah setempat. Menurut dia

  • Rabu, 06/06/2018 10:01 WIB

    Kemristekdikti akan Awasi Nomor HP dan Akun Medsos Mahasiswa

    JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengungkapkan, akan melakukan monitoring kepada para dosen dan mahasiswa menyusul maraknya temuan radikalisme d

  • Minggu, 20/05/2018 23:23 WIB

    Menkominfo: 9.500 Situs Sebar Radikalisme Segera Diblokir

    BATANG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan bahwa sekitar 9.500 situs yang menyebarkan radikalisme sedang dalam proses verifikasi untuk diblokir. Sebelumnya, Kemekom

  • Jumat, 18/05/2018 22:45 WIB

    Seluruh Pemangku Kebijakan di Daerah Harus Siaga dan Waspada

    JAKARTA - Usai bertemu dengan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Djoko Setiadi, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sempat ditanya para wartawan tentang surat edaran tentang kesiapsiagaan yang

  • Jumat, 18/05/2018 22:10 WIB

    Menristekdikti: Jika Ada Dosen yang Terlibat Radikalisme Harus Mengundurkan Diri

    CIREBON - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menegaskan, dunia pendidikan tinggi tidak boleh terjadi paham radikalisme dan intoleransi. Jika ada civitas akad

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir