Tim SAR Singkil Terus Cari Nelayan Hilang

Oleh: Redaksi
Kamis, 19/07/2018 15:51 WIB
Dibaca: 596 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH SINGKIL - Tim SAR dibantu Panglima Laot (lembaga adat laut) terus melakukan pencarian terhadap Bakhtar (58), nelayan Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, yang hilang di lautan lepas, Selasa (17/7/2018).

Camat Pulau Banyak, Rudi Faisal saat dihubungi wartawan dari Singkil, Kamis mengatakan, hingga hari ketiga ini tim SAR dibantu nelayan terus melakukan pencarian, dan sejauh ini hanya menemukan perahunya yang terapung.

Berdasarkan keterangan keluarga seperti biasanya korban pergi melaut seorang diri pada Selasa sore sekira pukul 16.30 WIB, menggunakan perahu bermesin yang dilengkapi jaring untuk menangkap ikan.

Menurutnya, Bahktar diprediksi digulung ombak saat terjadi badai yang menyebabkan perahunya terbalik, sebelum dikabarkan hilang sampai dengan hari ini.

Pada malam harinya sekitar pukul 21.30 WIB, cuaca di seputaran Kepulauan Banyak mulai badai dan turun angin barat kencang. Selanjutnya pada Rabu (18/7/2018) tidak seperti biasa korban belum pulang ke rumah. Pihak keluarga pun khawatir dan melaporkan hal tersebut kepada Panglima Laut.

Sementara informasi yang diperoleh Panglima Laut dari nelayan Barus, ada ditemukan perahu yang ciri-cirinya sama dengan perahu yang dipakai melaut oleh Bakhtar.

Perahu itu ditemukan di sekitar 5 mil arah Selatan Pulau Palambak Kecil dalam kondisi terapung tanpa nakhoda.

Berdasarkan informasi tersebut pada pukul 11.00 WIB, Muspika bersama Panglima Laut bergerak untuk melakukan operasi pencarian yang difokuskan di sekitar ditemukannya perahu korban namun korban tidak ditemukan.

Selanjutnya tim melakukan penyisiran sejauh 15 mil ke arah selatan dan utara Belakang Pulau Palambak Kecil namun tidak ada tanda tanda adanya korban.

Pada pukul 15.30 WIB tim memutuskan utuk kembali ke Pulau Balai lantaran BBM sudah menipis, dan membawa perahu yang karam dan ditemukan mengapung di tengah laut diduga milik korban.

Hingga Kamis pagi, korban belum ditemukan, dan akan dilanjutkan pencarian hari kedua oleh Panglima Laut yang dibantu unsur Muspika dan nelayan setempat.

"Korban adalah orang tua teman saya, sampai pagi ini belum ditemukan. Pagi ini dilakukan pencarian hari kedua, semoga bisa segera ditemukan," ucap seorang warga Liswanda lewat pesan singkatnya dari Pulau Banyak.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Singkilkorban tenggelamNelayan Hilangtim sar
Berita Terkait
  • Senin, 14/10/2019 17:36 WIB

    Mayat Mengapung Ditemukan Nelayan di Singkil

    ACEH SINGKIL - Mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di sekitar perairan antara Pulau Birahan dan Pulau Mangkir Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Senin (14/10/2019). Ciri-ciri maya

  • Senin, 09/09/2019 16:07 WIB

    Tolong Orang Lain Terseret Arus Laut Lhoknga, Pria Ini Justru Jadi Korban

    ACEH BESAR - Pemuda asal Kabupaten Aceh Utara meninggal dunia setelah sempat menolong sejumlah korban terseret arus di pantai yang berada di depan pabrik semen, Lhoknga, Aceh Besar.Informasi yang dihi

  • Selasa, 13/08/2019 14:42 WIB

    Agro Wisata Buah Naga di Aceh Singkil, Pengunjung Bisa Petik Langsung di Kebun

    ACEH SINGKIL - Salah satu kebun di Kabupaten Aceh Singkil, bisa menjadi alternatif mengisi liburan bersama keluarga. Konsep yang ditawarkan adalah agro wisata perkebunan buah naga.Di sini pengunjung b

  • Senin, 15/07/2019 20:48 WIB

    Pesta Pernikahan Ricuh, Seorang Remaja Tewas Tertembak di Kepala

    ACEH SINGKIL - Seorang remaja, Dedi Kasi (19), warga Desa Sebatang, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, tewas dengan kepala tertembus peluru. Korban diduga ditembak oleh seorang oknum ang

  • Sabtu, 04/05/2019 15:29 WIB

    Nelayan Aceh Selatan Hilang di Laut

    ACEH SELATAN - Tarmizi (50), warga Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (4/5/2019) siang sekitar pukul 10.15 WIB dikabarkan hilang saat mencari ikan di laut. Info

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir