• Home
  • Peristiwa
  • Tim Pemburu Diterjunkan Kejar Pembunuh Gajah Bunta

Tim Pemburu Diterjunkan Kejar Pembunuh Gajah Bunta

Oleh: Redaksi
Selasa, 12/06/2018 22:45 WIB
Dibaca: 416 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani menugaskan tim gakkum KLHK untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan kasus tewasnya gajah bernama Bunta di Aceh. Satwa dilindungi ini, dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Aceh dan gadingnya ikut hilang.

"Kami sudah menugaskan tim untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan tewasnya gajah di Aceh Timur dan menjadi prioritas penegakan hukum karena pembunuhan satwa dilindungi merupakan kejahatan yang luar biasa. Gajah merupakan kekayaan negara yang sangat penting bagi penunjang sistem kehidupan," Kata Rasio Ridho Sani, Selasa (12/6/2018). 

Rasio mengaku penindakan kejahatan terhadap satwa yang dilindungi merupakan prioritas KLHK. Pihaknya akan melakukan tindak tegas bagi pelaku pembunuhan gajah tersebut. 

"Harus di hukum seberat-beratnya agar ada efek jera dan tidak terulang lagi. Kami juga terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan menyakini dapat menemukan pelaku pembunuh gajah jinak tersebut," sebut Rasio. 

"Kami mohon dukungan masyarakat termasuk untuk tidak membeli dan menggunakan bagian-bagian tubuh dari satwa yang dilindungi baik untuk perhiasan maupun penggunaan lainnya," tambah Rasio. 

Rasio menambahkan akan terus melakukan pengamanan satwa yang dilindungi ke depannya agar terlepas dari ancaman perburuan dan perdagangan satwa illegal. 

Diberitakan sebelumnya, Pembunuhan gajah jantan tersebut dilakukan pada Sabtu (9/6/2018) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga pelaku datang ke CRU Serbajadi, Aceh Timur dan selanjutnya memberikan pisang dan mangga yang sudah ditaruh racun ke gajah. 

Setelah hewan bertubuh besar ambruk, pelaku kemudian memotong pipi gajah untuk diambil gading. Aksi pembunuhan gajah jinak ini baru diketahui setelah mahout (pawang gajah) datang ke lokasi. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurCRU SerbajadiGajah Diracun
Berita Terkait
  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • Senin, 25/02/2019 15:35 WIB

    Orangutan Mengamuk di Serbajadi, Gigit Mulut Petani

    ACEH TIMUR - Petani Jasmani (23) digigit orangutan hingga mulut dan hidungnya luka. Orangutan menyerang Jasmani setelah dilempari batu saat ketahuan makan durian milik warga Aceh itu. "Itu kan posisi

  • Sabtu, 23/02/2019 21:42 WIB

    Medco Malaka Bedah Rumah Warga Aceh Timur

    ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) akan melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni untuk keluarga kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam wilayah kerja perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir