• Home
  • Peristiwa
  • Tim Pemburu Diterjunkan Kejar Pembunuh Gajah Bunta

Tim Pemburu Diterjunkan Kejar Pembunuh Gajah Bunta

Oleh: Redaksi
Selasa, 12/06/2018 22:45 WIB
Dibaca: 452 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani menugaskan tim gakkum KLHK untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan kasus tewasnya gajah bernama Bunta di Aceh. Satwa dilindungi ini, dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Aceh dan gadingnya ikut hilang.

"Kami sudah menugaskan tim untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan tewasnya gajah di Aceh Timur dan menjadi prioritas penegakan hukum karena pembunuhan satwa dilindungi merupakan kejahatan yang luar biasa. Gajah merupakan kekayaan negara yang sangat penting bagi penunjang sistem kehidupan," Kata Rasio Ridho Sani, Selasa (12/6/2018). 

Rasio mengaku penindakan kejahatan terhadap satwa yang dilindungi merupakan prioritas KLHK. Pihaknya akan melakukan tindak tegas bagi pelaku pembunuhan gajah tersebut. 

"Harus di hukum seberat-beratnya agar ada efek jera dan tidak terulang lagi. Kami juga terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dan menyakini dapat menemukan pelaku pembunuh gajah jinak tersebut," sebut Rasio. 

"Kami mohon dukungan masyarakat termasuk untuk tidak membeli dan menggunakan bagian-bagian tubuh dari satwa yang dilindungi baik untuk perhiasan maupun penggunaan lainnya," tambah Rasio. 

Rasio menambahkan akan terus melakukan pengamanan satwa yang dilindungi ke depannya agar terlepas dari ancaman perburuan dan perdagangan satwa illegal. 

Diberitakan sebelumnya, Pembunuhan gajah jantan tersebut dilakukan pada Sabtu (9/6/2018) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga pelaku datang ke CRU Serbajadi, Aceh Timur dan selanjutnya memberikan pisang dan mangga yang sudah ditaruh racun ke gajah. 

Setelah hewan bertubuh besar ambruk, pelaku kemudian memotong pipi gajah untuk diambil gading. Aksi pembunuhan gajah jinak ini baru diketahui setelah mahout (pawang gajah) datang ke lokasi. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurCRU SerbajadiGajah Diracun
Berita Terkait
  • Sabtu, 06/07/2019 15:36 WIB

    Lagi, Sumur Minyak di Peureulak Terbakar

    ACEH TIMUR - Sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar pada Jumat (5/7/2019) malam dan menyebabkan dua warga setempat dilarikan ke rumah

  • Senin, 24/06/2019 19:02 WIB

    Tiga Nelayan Aceh Timur Ditemukan Selamat di Laut Seunuddon

    ACEH UTARA - Tiga nelayan tradisional asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan selamat di perairan Aceh Utara setelah ketiganya terombang-ambing di tengah laut kar

  • Kamis, 20/06/2019 12:54 WIB

    Anak Gajah Luka Terjerat Dirawat di CRU Serbajadi

    ACEH TIMUR - Anak gajah ditemukan luka karena jerat di kawasan hutan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dirawat Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi setelah dievakuasi tim Forum Konservasi Le

  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir