Tiga Warga Aceh Bebas di Mahkamah Johor

Oleh: Redaksi
Selasa, 28/08/2018 10:13 WIB
Dibaca: 558 kali
Foto: ilustrasi/google.com

JOHOR - Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh yang diduga pengguna narkoba bebas dari hukuman di Mahkamah Majistret Kulai Johor, Malaysia, Senin (27/8/2018).

"Senin ini sidang putusan di Mahkamah Majistret Kulai Johor terhadap tiga warga Aceh atas tuduhan mengkonsumsi narkoba jenis ganja," ujar pengacara dari Kantor Hukum MZA & Partners, Dato' Muhammad Zainul Arifin, di Johor.

Zainul mengatakan tiga WNI tersebut adalah Zulfan, Ermia dan Herman. 

"Kronologis kejadian mereka ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Kulai pada tanggal 27 Juli 2018 pukul 12.00 malam pada saat mereka duduk santai beristirahat di daerah Kulai Johor," tuturnya. 

Pada saat kejadian, ujar dia, tiga orang ini tidak tahu atas tuduhan apa mereka disergap dan ditangkap oleh polisi, tetapi tiba-tiba langsung dibawa ke Balai Polis Kulai Johor dan diminta untuk tes urine. 

"Mereka diyatakan positif dan ditahan 14 hari dan diperpanjang tujuh hari sambil menunggu panggilan sidang Mahkamah Majistret," ungkapnya. 

Akan tetapi, ujar pengurus PPP Malaysia ini, pihak keluarga mencurigai masalah yang menimpa keluarga mereka karena ada kejanggalan dan keanehan hasil dari tes urine tersebut.

"Keluarga korban lantas melaporkan kepada lembaga AP3IS (Asosiasi Penempatan Perlindungan Pekerja Indonesia Swasta) yang dipimpin oleh Bapak Brigjen Wage Mulyono. Atas Laporan tersebut AP3IS meminta bantuan Kerja sama kepada Kantor Hukum MZA & Partners," paparnya.

Zainul mengatakan pihaknya sangat perhatian dengan kasus yang menimpa tiga orang WNI di Kulai Johor tersebut.

"Kami curiga ada kejanggalan sehingga kami bekerja sama dengan AP3IS dan Kantor Hukum Daut & CO di Johor Baru mengawal berjalanannya proses hukum tersebut," ucapnya.

Mereka mempertanyakan hasil tes urine tersebut, dan hasilya bahwa tes urine tersebut negatif sehingga hasil putusan Mahkamah Majistret tiga WNI tidak terbukti sebagai pemakai dan pengedar narkoba.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Puan Hang yang tergabung dalam Law Office Daut and CO atas jasa mereka sehingga tiga WNI bisa bebas.

"Kami juga berterima kasih kepada pihak keluarga serta AP3IS dan pihak KJRI sudah respon dan membantu," katanya.

Caleg PPP DPR RI Dapil 2 Jakarta ini juga berterima kasih kepada hakim Mahkamah Majistret Kulai yang sudah berlaku adil dan mengabulkan permintaan dan pertimbangan banding.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) PPP Malaysia Dato Mail Saleh mengatakan pihaknya sangat memperhatikan kasus-kasus yang menimpa WNI di Malaysia karena partai-nya peduli memperjuangkan hak-hak WNI di Malaysia.

Sumber: Antara

Tag:Narkobawarga acehwarga aceh di malaysia
Berita Terkait
  • Kamis, 08/08/2019 08:46 WIB

    Tiga Terpidana Mati Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia

    BANDA ACEH - Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati terkait kasus narkoba di Malaysia dipulangkan ke daerah asalnya di Samalanga Bireuen Aceh setelah mendapat pengampunan dari Raja Malaysia

  • Selasa, 16/07/2019 21:16 WIB

    Warga Aceh Diimbau Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

    BANDA ACEH - Gerhana bulan akan terjadi di Indonesia dini hari nanti. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat khusuf saat fenomena gerhana b

  • Senin, 01/07/2019 20:21 WIB

    Koperasi Komunitas Aceh di Malaysia Mulai Beraktivitas

    KUALA LUMPUR - Koperasi MASA Kuala Lumpur Berhad rintisan Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) yang masih dalam proses pendirian mulai menjalankan aktivitasnya, Ahad (30/6/2019). Kegiatan tersebut d

  • Kamis, 27/06/2019 15:35 WIB

    72 Ribu Korban Narkoba di Aceh Butuh Rehabilitasi

    BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyebutkan sebanyak 72 ribu lebih korban penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba di provinsi ujung barat Indonesia tersebut

  • Senin, 24/06/2019 21:03 WIB

    Innova Terjun ke Jurang di Karo, 1 Warga Aceh Tewas dan 4 Luka

    TANAH KARO - Diduga sopir mengantuk saat mengemudi kenderaan. Mobil Kijang Innova BK 1951 DL, terperosok dan masuk ke jurang kawasan perkebunan jagung, di Jalinsum Karo- Aceh, di Dusun Parimbalang, De

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir