• Home
  • Peristiwa
  • Tiga Terpidana Mati Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia

Tiga Terpidana Mati Asal Aceh Dipulangkan dari Malaysia

Oleh: Redaksi
Kamis, 08/08/2019 08:46 WIB
Dibaca: 99 kali
Foto: Antara

BANDA ACEH - Tiga Warga Negara Indonesia (WNI) terpidana mati terkait kasus narkoba di Malaysia dipulangkan ke daerah asalnya di Samalanga Bireuen Aceh setelah mendapat pengampunan dari Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong.

Tiga WNI tersebut yakni Bustamam bin Bukhari, Tarmizi bin Yaacob dan Sulaiman bin Ismail diantar tujuh orang petugas Imigrasi ke Bandara KLIA, Rabu (7/8/2019) dengan didampingi dua orang petugas konsuler dari KBRI Kuala Lumpur.

Mereka akan diserahkan ke Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta untuk selanjutnya dipulangkan ke Aceh.

"Tiga orang WNI tersebut telah menjalani proses hukum di Mahkamah Malaysia sejak 1996 atau selama 23 tahun dengan didampingi kuasa hukum yang ditunjuk oleh Pemerintah RI," ujar Sekretaris I Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Soeharyo Tri Sasongko.

Atas upaya Pemerintah RI melalui KBRI Kuala Lumpur serta didukung perilaku baik selama dalam tahanan tiga orang WNI tersebut dapat menghirup udara kebebasan.

"Setelah vonis hukuman mati jatuh pemerintah RI juga mengajukan surat permohonan pengampunan bagi ketiganya. Pendampingan hukum yang diberikan Pemerintah RI tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dan pelindungan WNI di luar negeri sesuai dengan aturan hukum setempat tanpa mengambil alih tanggung jawab pidana WNI bersangkutan," katanya.

Pada tahun 2010 ketiganya telah dijatuhi hukuman mati yang bersifat final dan mengikat di Mahkamah Persekutuan Malaysia atas keterlibatan pada tindak pidana yang mereka lakukan.

"Tahun 2012 mereka mendapatkan pengampunan dari Yang di-Pertuan Agong Malaysia sehingga hukumannya diturunkan dari hukuman mati menjadi hukuman penjara selama 20 tahun," katanya.

Pada pertengahan 2019 Yang di-Pertuan Agong Malaysia kembali memberikan pengampunan untuk kedua kalinya, sehingga ketiga WNI tersebut dapat langsung bebas.

"Pada 7 Agustus 2019 ini KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan Jabatan Penjara Malaysia dan Jabatan Imigresen Malaysia telah merepatriasi ketiganya untuk diserahkan kepada Kementerian Luar Negeri RI dan selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Aceh," katanya.

Sejak Januari 2019 hingga saat in Pemerintah RI melalui Perwakilan RI di Malaysia serta kuasa hukum yang ditunjuk telah membebaskan 24 orang WNI dari ancaman hukuman mati, baik yang langsung bebas selama proses hukum di mahkamah maupun penurunan hukuman pidana dari hukuman mati menjadi hukuman penjara.

 

Sumber: Antara

Tag:malaysiaterpidana matiwarga aceh
Berita Terkait
  • Selasa, 16/07/2019 21:16 WIB

    Warga Aceh Diimbau Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

    BANDA ACEH - Gerhana bulan akan terjadi di Indonesia dini hari nanti. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat khusuf saat fenomena gerhana b

  • Senin, 01/07/2019 20:21 WIB

    Koperasi Komunitas Aceh di Malaysia Mulai Beraktivitas

    KUALA LUMPUR - Koperasi MASA Kuala Lumpur Berhad rintisan Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) yang masih dalam proses pendirian mulai menjalankan aktivitasnya, Ahad (30/6/2019). Kegiatan tersebut d

  • Senin, 24/06/2019 21:03 WIB

    Innova Terjun ke Jurang di Karo, 1 Warga Aceh Tewas dan 4 Luka

    TANAH KARO - Diduga sopir mengantuk saat mengemudi kenderaan. Mobil Kijang Innova BK 1951 DL, terperosok dan masuk ke jurang kawasan perkebunan jagung, di Jalinsum Karo- Aceh, di Dusun Parimbalang, De

  • Sabtu, 20/04/2019 12:33 WIB

    Kedapatan Bawa Peluru dan Pisau di Bandara Malaysia, Warga Aceh Dibui

    KUALA LUMPUR - Seorang pekerja konstruksi asal Indonesia dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Malaysia karena kepemilikan sebuah peluru, dua selongsong peluru dan sebuah pisau lipat di Bandara Int

  • Minggu, 20/01/2019 10:28 WIB

    Warga Aceh di Malaysia Gelar Malam Cinta Rasul

    KUALA LUMPUR - Komunitas Aceh di Malaysia menyelenggarakan "Malam Cinta Rasul Komuniti Acheh Melayu Berselawat 2019" di Lorong Raja Laut, Kuala Lumpur, Sabtu (19/1/2019) malam, dengan menghadirkan pem

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir