• Home
  • Peristiwa
  • Tersengat Aroma Suap, Event Aceh Marathon Kemungkinan Ditunda

Tersengat Aroma Suap, Event Aceh Marathon Kemungkinan Ditunda

Oleh: Redaksi
Kamis, 12/07/2018 17:41 WIB
Dibaca: 715 kali
Foto: detik.com

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah memperkirakan, penyelenggaraan Aceh Marathon yang semula dijadwalkan 29 Juli mendatang kemungkinan ditunda. Soalnya, tender untuk pembelian baju dan medali yang dilakukan BPKS Sabang hingga kini belum selesai prosesnya.

Menurut Nova, tender yang dilakukan BPKS Sabang dengan alokasi dana Rp 2,7 miliar yang bersumber dari APBN hingga kini masih berlangsung. Setelah tender selesai, pemenangnya juga akan meminta waktu untuk membeli barang.

"Kalau tetap penyelenggaraannya 29 Juli kemungkinan tidak selesai. Artinya pemenang tender nanti kan minta waktu untuk beli barang. 29 Juli kayaknya mustahil. Kalau kita paksakan nanti bermasalah lagi," kata Nova kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPR Aceh, Kamis (12/7/2018).

"Itu lagi kita hitung-hitung sepertinya kemungkinan paling besar ditunda," jelas Nova.

Proses tender yang dilakukan yaitu hanya dana Rp 2,7 miliar. Sementara dana yang bersumber dari APBA tidak ada yang dilakukan proses tender karena biayanya rata-rata di bawah Rp 200 juta.

"Yang Rp 2,7 miliar ini lelang pengadaan jersey dan medali. Lelang ini butuh waktu. Dulu kita perkirakan lelangnya cepat sehingga marathon-nya 29 Juli. Seiring berjalannya waktu BPKS molor melakukannya. Kemungkiann 29 Juli tidak cukup waktu," ungkap Nova.

Penyelenggaraan event Aceh Marathon sumber dananya dari Dispora Aceh, BPKS Sabang, dan Dispora Kota Sabang. Pihak BPKS melakukan tender untuk pembelian medali dan baju sementara hadiah Rp 3 miliar disiapkan oleh Dispora Aceh.

Nasib Aceh Marathon mulai tidak jelas setelah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Irwandi kemudian ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait setoran Bupati Bener Meriah sebagai ijon proyek yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus). Duit suap Rp 500 juta diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.

"Uang yang disetor ke beberapa rekening tersebut diduga digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Sumber: detik.com

T#g:Aceh MarathonAroma SuapKorupsi di Aceh
Berita Terkait
  • Kamis, 19/07/2018 09:43 WIB

    Steffy Burase: Hubungan dengan Irwandi Yusuf Profesional

    JAKARTA - Fenny Steffy Burase mengklarifikasi soal hubungannya dengan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Menurutnya, hubungan mereka adalah hubungan kerja yang profesional."Saya punya hubungan kerj

  • Rabu, 18/07/2018 22:39 WIB

    Korupsi Dana RSUD, Ketua PDIP Lhokseumawe Dibekuk di Kalibata City

    JAKARTA - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Lhokseumawe, Husaini Setiawan, ditangkap tim intel kejaksaan. Husaini diciduk karena buron di kasus korupsi yang merugikan negara Rp 4,8 miliar. "Husaini Set

  • Rabu, 18/07/2018 11:53 WIB

    Irwabdi Yusuf Batal Diperiksa Bersamaan dengan Steffy Burase

    JAKARTA - Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf sebagai tersangka kasus korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018, pada hari ini, Rabu (18/7/2018). Pemeriksaan

  • Rabu, 11/07/2018 22:02 WIB

    Geledah Dinkes Aceh, KPK Temukan Dokumen Proyek Rp 1,15 Triliun

    BANDA ACEH - Selain Dinas Pendidikan Aceh, tim penyidik KPK hari ini juga menggeledah kantor Dinas Kesehatan Aceh. Dalam penggeledahan di Dinkes Aceh, penyidik KPK menemukan dokumen pelaksaan anggaran

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir