• Home
  • Peristiwa
  • Terlibat Pencabulan, Kakek Bejat Ini Diamanakan Polres Bireuen

Terlibat Pencabulan, Kakek Bejat Ini Diamanakan Polres Bireuen

Oleh: Redaksi
Rabu, 11/09/2019 08:19 WIB
Dibaca: 51 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

BIREUEN - Pria lanjut usia berinisial BI (54), warga Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen terpaksa diamankan pihak Kepolisian Polres Bireuen akibat dugaan terlibat pencabulan anak dibawah umur.

Pelaku BI ditangkap di rumahnya, kawasan Simpang Mamplam, Bireuen, Selasa (27/8/2019) setelah polisi menerima pengaduan dari ibu korban.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Rezki Kholiddiansyah SIK kepada Penanegeri.com, Selasa (10/9/2019) mengatakan, BI ini ditangkap dan diamankan setelah menerima laporan dari orangtua korban.

“Setelah menerima laporan tersebut, tim lapangan kembali mempelajari dan menyelidiki, terkait laporan tersebut. Terakhir dari hasil di lapangan dan laporkan ternyata benar telah terjadi pencabulan,” katanya.

Dijelaskan Rezki Kholiddiansyah, kronologis kejadiannya, Jumat (30/8/2019) sekira pukul 14.00 WIB, dimana korban Bunga (4) sedang bermain dengan anak pelaku di rumah tersengka BI ini.

Selanjutnya korban lelah dan tertidur diruang tamu rumah BI, dan saat korban sedang tidur, diduga pelaku melakukan hal yang tidak terpuji, apa lagi korban merupakan anak tetangganya yang seharusnya dilindungi.

Untuk mengungkap kebenaran terkait kasus, Tim penyidik juga telah memintai keterangan sejumlah saksi, mencari barang bukti, pemeriksaan medis, dan akhirnya BI ditetapkan sebagai tersangka.

“Namun hingga kini BI sendiri tak mau mengakui dan tetap membantah kalau ia melakukan perbuatan tidak senonoh itu,” terangnya.

Untuk mengungkap dan pemeriksaan, tambah Rezki Kholiddiansyah penyidik tidak lagi memfokus terhadap pengakuan pelaku. Sebab sesuai bukti, keterangan saksi, dan keterangan pendukung lainnya seperti hasil visum sendiri, maka BI sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka.

“Aturan sekarang tidak harus menunggu pengakuan pelaku, lalu baru ditetapkan sebagai tersangka. Tapi berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, hasil visum termasuk keterangan korban, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka,” sebut Kasat Reskrim Rezki Kholiddiansyah yang baru sepekan ini bertugas di Polres Bireuen itu

Untuk kasus ini, pelaku dijerat Pasal 81 Undang- Undang RI Nomor 35 tahuh 2014 tentang perubahan atas Undang – Undang RI, nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun.

Sumber: penanegeri.com

Tag:BireuenKriminalPencabulan
Berita Terkait
  • Rabu, 11/09/2019 16:41 WIB

    Dewan Minta Pembangunan Gedung DPRK dan PUPR Bireuen Harus Segera Dilanjutkan

    BIREUEN - Pimpinan dan seluruh anggota Dewan Bireuen meminta pemerintah (eksekutif) setempat, segera melanjutkan pembangunan gedung DPRK dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di kabupat

  • Rabu, 11/09/2019 13:32 WIB

    Terlibat Cek Cok, Purnawirawan TNI di Lhokseumawe Dibacok Hingga Tewas

    LHOKSEUMAWE - Warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan peristiwa pembacokan yang menewaskan purnawirawan TNI AD yang merupakan warga Muara Dua, Selasa (10/9/201

  • Jumat, 06/09/2019 13:11 WIB

    Jadi Makelar Proyek Fiktif, Warga Bireuen Ditangkap

    BANDA ACEH - Seorang warga Bireuen, Aceh berinisial RA (51) ditangkap polisi setelah menipu warga Aceh Tengah dengan modus pemberian proyek penunjukan langsung. Akibatnya, korban ME mengalami kerugian

  • Selasa, 03/09/2019 15:44 WIB

    Pelanggar Lalu Lintas di Bireuen Tertinggi di Aceh

    BIREUEN - Penindakan pelanggar oleh Satuan Lalu-Lintas Polres Bireuen memperoleh peringkat 2 tertinggi di Aceh, pasca dimulainya Operasi Patuh Rencong serentak. Terdata 168 pengendara ditilang, yang d

  • Rabu, 17/07/2019 15:40 WIB

    Sebar Hoax, 2 Pria dan 1 Wanita Ditangkap Tim Pores Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Polisi menangkap tiga pria yang diduga menyebarkan kabar bohong (hoax) terkait kasus pencabulan oleh pimpinan pesantren di Lhokseumawe, terhadap murid yang masih anak-anak. Dalam unggaha

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir