• Home
  • Peristiwa
  • Terlalu, Pengedar Sabu di Aceh Tamiang Bawa Anak-Istri untuk Kelabui Petugas

Terlalu, Pengedar Sabu di Aceh Tamiang Bawa Anak-Istri untuk Kelabui Petugas

Oleh: Redaksi
Rabu, 06/02/2019 22:11 WIB
Dibaca: 308 kali
Foto: tribunnews.com

BANDA ACEH - Dua pengedar sabu asal Aceh Tamiang, Aceh, Padli (43) dan Darwis Ruslam (46), diciduk petugas BNN dan Polda Aceh. Dari tangan keduanya, disita barang bukti sabu seberat 13,2 kilogram.

Keduanya diciduk di Simpang Empat Pasar Simpang Opak, Kecamatan Bandar Mulia, Aceh Tamiang. Petugas gabungan juga menyita 12 bungkusan berisi sabu.  

"Keduanya kita tangkap Sabtu, 2 Februari kemarin. Ada dua orang yang masih DPO, yaitu D dan A. Keduanya masih kita lakukan pengejaran," kata Kepala BNNP Aceh Brigjen Faisal Abdul Naser kepada wartawan di Mapolda Aceh, Rabu (6/2/2019).

Menurut Faisal, seorang tersangka sempat mengelabui petugas saat mengantar sabu dengan membawa anak-istri. Petugas yang sudah membuntutinya kemudian menciduk tersangka. Setelah dibekuk, kedua tersangka mengaku sudah beberapa kali mengedarkan barang haram tersebut di Aceh dan Sumatera Utara.  

Dalam kasus ini, Padli mendapatkan sabu dari A, yang kini berstatus DPO. Sabu tersebut kemudian diserahkan kepada Darwis atas perintah D. Untuk menyelundupkan sabu, mereka mendapat upah menggiurkan.

"Para pengedar ini sudah berani menyimpan sabu di rumah mereka. Sabu itu kemudian dibawa oleh si Darwis. Dengan entengnya dia bawa dengan membawa istrinya supaya dengan bawa anak-istri tidak diperiksa sama orang. Tapi kita sudah wanti-wanti. Mereka terlampau beraninya," jelas Faisal.

Faisal menjelaskan peredaran narkoba di Aceh saat ini sudah sangat meresahkan. Sepanjang 2019 saja, sudah ratusan kilogram sabu diamankan petugas BNN dan polisi.

"Dengan melihat begini, sekarang sudah sangat riskan sekali. Mulai awal Januari sama BNN pusat dan Mabes Polri dengan menangkap ini, sudah 131 kilogram. Itu tidak ada di daerah lain," beber Faisal. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh Tamiangbnn acehPengedar Sabusabu saceh
Berita Terkait
  • Selasa, 01/10/2019 16:25 WIB

    BNN Tembak Mati Bandar Sabu di Bener Meriah

    BANDA ACEH - Seorang bandar sabu di Aceh tewas ditembak petugas BNN Provinsi Aceh karena melawan saat ditangkap. Tersangka Ridwan Ilyas Jamil diketahui sebagai pemasok 35 Kilogram untuk dua tersangka

  • Selasa, 01/10/2019 10:53 WIB

    8.000 Hektare Lahan di Aceh Tamiang Beralih Fungsi Tanaman Sawit

    ACEH TAMIANG - Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Aceh Tamiang menyebutkan, sekitar 8.000 hektare dari total 20 ribu hektare areal lahan tambak beralih fungsi menjadi lahan tanaman kelapa sa

  • Kamis, 27/06/2019 15:35 WIB

    72 Ribu Korban Narkoba di Aceh Butuh Rehabilitasi

    BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menyebutkan sebanyak 72 ribu lebih korban penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba di provinsi ujung barat Indonesia tersebut

  • Kamis, 02/05/2019 23:40 WIB

    BNNP Aceh Fokus Alihkan Tanaman Ganja ke Tanaman Produktif

    BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memfokuskan program pengalihan tanaman narkotika atau program alternatif development, sehingga tidak ada lagi masyarakat menanam tanaman terl

  • Jumat, 08/03/2019 20:44 WIB

    Kekeringan Landa Dua Kecamatan di Aceh Tamiang

    ACEH TAMIANG - Musim kemarau yang mulai memasuki sebagian wilayah di Aceh, telah menyebabkan kekeringan melanda dua kecamatan di Aceh Tamiang, sehingga warga yang tinggal di 24 gampong (desa) mulai ke

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir