Teganya, Perempuan Ini Tipu Sejumlah Penerima PKH

Oleh: Redaksi
Senin, 04/03/2019 22:56 WIB
Dibaca: 60 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Kepolisian di Aceh Barat hingga Senin (4/3) siang masih mengamankan NA (27), seorang perempuan yang menetap di Desa Pasi Masjid, Kecamatan Meureubo, karena diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah masyarakat penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) di wilayah itu.

Total uang tunai yang berhasil ia curi dari sejumlah keluarga miskin tersebut mencapai Rp3,8 juta.

"Pelaku kita tangkap karena ia mengaku sebagai petugas PKH," kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, SIK, dalam konfrensi pers di Meulaboh, Senin.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka NA meminta buku rekening beserta ATM kepada para korban dengan alasan untuk dilakukan pengecekan, apakah uang yang disalurkan oleh pemerintah melalui rekening penerima manfaat, sudah masuk atau belum.

Setelah dilakukan pengecekan, tersangka diduga melakukan penarikan sejumlah uang dari setiap buku bank yang sudah berada ditangannya, dan kemudian mengembalikan buku bank dan ATM milik para penerima bantuan.

"Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, ia sudah beberapakali melakukan aksinya," kata Kapolres.

Sebagian korban kejahatan yang dilakukan tersangka NA itu masing-masing tersebar di Kecamatan Woyla Barat dan Kecamatan Kaway XVI.

Polisi meyakini tidak tertutup kemungkinan dalam kasus tersebut diduga masih banyak jumlah korban lain yang akan melaporkan kasus itu ke polisi.

Dalam menjalankan aksinya, ia mengaku melakukan aksi tersebut seorang diri.

Polisi juuga turut mengamankan sejumlah barang bukti diantatanya enam lembar ATM dan empat lembar buku bank.

Atas kejahatan yang telah ia lakukan itu, polisi membidik tersangka NA dengan pasal 378 juncto pasal 65 Ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana kurungan empat tahun penjara.

"Tersangka NA kita tangkap sejak Selasa, 26 Februari 2019 lalu, Kita masih terus mengungkap kasus ini," pungkas kapolres.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratbantuan sosialdana pkhKriminal
Berita Terkait
  • Selasa, 26/03/2019 15:05 WIB

    Mahasiswa STAIN Meulaboh Keluarkan Dosen dari Kampus

    ACEH BARAT - Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, mengeluarkan para dosen dan pegawai di penguruan tinggi tersebut pada Selasa. (26/3/201

  • Jumat, 22/03/2019 17:28 WIB

    PLN Meulaboh Beri Diskon 50 Persen Pelanggan Tambah Daya

    ACEH BARAT - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Meulaboh, Aceh Barat, memberi diskon 50 persen biaya penambahan daya pelanggan untuk menyukseskan program "tambah daya menembus batas" yang dilaksa

  • Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB

    Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

    ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. "Set

  • Senin, 11/03/2019 18:43 WIB

    Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

    ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dituntut untuk memiliki ciri khas saat bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAI

  • Sabtu, 09/03/2019 21:14 WIB

    Keluarkan Pistol Saat Selamatkan Bupati Aceh Barat, Pamtup Jadi Tersangka

    ACEH BARAT - Polisi yang bertugas sebagai pengamanan tertutup (pamtup) Bupati Aceh Barat ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap warga ketika berusaha mengamankan kepala daerah tersebut.Kap

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir