• Home
  • Peristiwa
  • Tanam Ribuan Batang Ganja, Kakek dan Anak Ditangkap

Tanam Ribuan Batang Ganja, Kakek dan Anak Ditangkap

Oleh: Ahmad Al Bastin
Jumat, 20/07/2018 18:58 WIB
Dibaca: 524 kali
Foto: Ahmad Al Bastin/WartaAceh.com

ACEH UTARA - Ribuan batang tanaman ganja dimusnahkan jajaran Polres Kota Lhoksumawe di Dusun Cot Rawatu, Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (19/7/2018). Dari kejadian ini polisi menangkap MH (73) bersama sang anak MU (28) yang diduga pemilik ladang.

Kapolres Lhoksumawe AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan penemuan ladang berawal penggrebekan rumah MH yang dilakukan personel kepolisian usai menerima laporan warga pada Selasa (3/7/2018). Dalam penggrebekan tersebut, petugas menemukan 4 kilogram ganja yang disimpan pelaku di rumahnya di Gampong Jurong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

“Setelah penyelidikan ternyata benar karena saat penggrebekan personel menemukan ganja dirumah pelaku dan dia juga mengaku menanam ganja seperti yang kita temukan hari ini. Total luas ladang kami perkirakan sekitar 4 hektare," kata AKBP Ari Lasta Irwan di sela memimpin pemusnahan.

Pantauan WartaAceh.com, untuk menuju lokasi ladang yang berada dibelakang rumah pelaku sekira 2 kilometer, petugas harus berjalan kaki karena sulitnya medan yang dilalui. Selain medan mendaki, personel gabungan Polri/TNI juga harus berjalan kaki melewati tebing yang curam.

Setelah berjalan sekitar satu jam, petugas yang tiba dilokasi langsung memusnahkan tanaman ganja dengan usia tanam diperkirakan 2 hingga 4 bulan tersebut. Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut dan membakar tanaman ganja dengan ketinggian 50 hingga 1 meter dilokasi.

Selain melibatkan personel polres Lhoksumawe, petugas juga memboyong MH bersama MU serta perangkat desa tempat keduannya berdomisili. Kepada wartawan MH mengaku telah memanen ganja sebanyak tiga kali dan mengaku tidak mengetahui jika menanam ganja dilarang.

Menurut MH, ganja yang dimusnahkan bukan seluruhnya miliknya tapi milik beberapa pelaku. MH mengaku terpaksa menanam ganja untuk mencukupi kebutuhan keluarga karena penghasilannya dari bertani tembakau dan pinang yang tidak seberapa.

"Saya sudah menanam ganja selama setahun karena ada yang datang kerumah memesan ganja. Sekilonya dihargai Rp125 ribu. Sempat panen tiga kali, tapi ladang in bukan semua punya saya, ada juga punya orang," kata MH.

Editor: Satria

Tag:Aceh UtaraGanjaNarkoba
Berita Terkait
  • Jumat, 11/10/2019 21:15 WIB

    Peringati Hari Santri Nasional, Dayah Aceh Utara Gelar Upacara Bendera di Lhoksukon

    ACEH UTARA - Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2019, seluruh dayah (pesantren) di Kabupaten Aceh Utara akan memutihkan lapangan upacara Lhoksukon. Kegiatan upacara bender

  • Kamis, 10/10/2019 21:32 WIB

    Pria Nisam Antara Ditangkap karena Lakukan Provokasi dan Ujaran Kebencian

    BANDA ACEH - Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh menangkap seorang tersangka provokasi dan ujar kebencian yang disebar di media sosial. Kepala Bidang Humas Polda Aceh

  • Selasa, 08/10/2019 22:03 WIB

    Kapalo, Aceh Pintu Masuk Narkoba ke Indonesia

    BANDA ACEH - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol Heru Winarko menyebutkan, Provinsi Aceh merupakan pintu masuk narkoba, terutama sabu-sabu, ke Indonesia, dari luar negeri. "Narkoba te

  • Selasa, 08/10/2019 13:07 WIB

    Hotel di Aceh Bakal Dijaga Polisi Syariah

    BANDA ACEH - Walikota Banda Aceh Aminullah Usman akan menempatkan personel polisi syariah (Wilayatul Hisbah/WH) di setiap hotel yang rawan terjadi pelanggaran hukum. Kebijakan ini diambil usai ditangk

  • Rabu, 02/10/2019 16:53 WIB

    Tragis, Warga Bireuen Meninggal Terjepit Truck Tronton

    ACEH UTARA - Seorang sopir mobil dump truk, Zaini (40) warga asal Desa Mon Jambe, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen meninggal dunia akibat terjepit mobil yang dikendarainya.  Peristiwa itu ter

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir