• Home
  • PERISTIWA
  • Sinyal Ponsel Sering Hilang di Pedalaman Aceh Tenggara

Sinyal Ponsel Sering Hilang di Pedalaman Aceh Tenggara

Oleh: Redaksi
Rabu, 06/09/2017 21:48 WIB
Dibaca: 189 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

ACEH TENGGARA - Sinyal ponsel sering hilang atau mengalami kelumpuhan terutama di Aceh wilayah tengah karena daerah itu berada di dataran tinggi.

"Kalau listrik padam, ya sudah. Handphone (telepon genggam) tidak bisa berfungsi," ucap Dasimah (53), warga Desa Lawe Dua di Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu (6/9/2017).

Menurutnya, sinyal telepon seluler sering mengalami gangguan ketika PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat melakukan pemadaman, walau hanya dalam hitungan menit.

Hingga kini, PLN setempat masih sering melakukan pemadaman dengan dalih perbaikan jaringan yang dipasok dari pembangkit milik perusahaan berpelat merah itu, dan sistem sewa.

Kebutuhan layanan telekomunikasi seluler di wilayah Aceh Tenggara, mayoritas masih dipengang oleh dua operator yakni Telkomsel, dan Tri Indonesia.

"Kalau Tri, bagusnya cuma di kota saja. Sedangkan untuk desa seperti kami disini, ya Telkomsel. Itu pun tergantung dari listrik PLN," jelas Dasimah.

Edi (29), warga Blangkejeren di Kabupaten Gayo Lues mengatakan, walau pengguna sedang berada di wilayah ibu kota kabupaten, tapi sinyal seluler tetap terganggu.

Saat ini kebutuhan layanan telekomunikasi di wilayah Gayo Lues baru hanya dilayani oleh satu operator yakni Telkomsel.

"Di sekitar kantor bupati, itu kan pusat kota. Tapi, lemah juga jaringannya," terang dia.

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh di tahun ini, pernah telah menyurati operator seluler agar segera mengaktifkan jaringan demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat.

"Pak bupati (Gayo Lues) sudah menyurati PT Telkomsel Indonesia UP-GM Regional Sumbagut dengan Nomor:489/16/2017 tertanggal 23 Februari 2017. Tapi belum membuahkan hasil," ujar Kabag Humas Pemkab Gayo Lues, Wahidin Porang.

Ia menyebut, tower yang belum difungsikan tersebut berada di Desa Ketukah, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues.

Pembangunan tower baru sangat diperlukan masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan Pining, Gayo Lues karena hingga kini belum terjangkau jaringan seluler.

"Seperti di Blangjerango, towernya sudah ada. Tapi belum diaktifkan oleh Telkomsel," kata dia.

Sumber: Antara

T#g:Aceh Tenggara
Berita Terkait
  • Senin, 04/12/2017 20:20 WIB

    2.600 Jiwa Terdampak Banjir Aceh Tenggara

    ACEH TENGGARA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara memperkirakan sebanyak 2.600 orang penduduk pada empat desa terdampak banjir di wilayah ini. "Korban jiwa memang ti

  • Kamis, 30/11/2017 21:56 WIB

    Masak Lemang Cara Warga Aceh Tenggara Peringati Maulid

    ACEH TENGGARA - Mayoritas warga di Kabupaten Aceh Tenggara, memasak lemang yang merupakan tradisi warisan Suku Alas ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wasallam 1439 Hijriah

  • Kamis, 16/03/2017 17:42 WIB

    Ya Ampun, Jalan Aspal di Aceh Tenggara Jadi Barang Langka

    ACEH TENGGARA - Kondisi jalan beraspal ternyata masih barang langka di sebagian wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Sejumlah warga pedesaan mendambakan kondisi jalan memadai oleh pemerintah setempat.

  • Rabu, 01/03/2017 09:15 WIB

    Pegawai Dinkes Aceh Tenggara Ditangkap karena Pungli

    BANDA ACEH - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Tenggara berinisial AL dibekuk polisi karena melakukan pungutan liar (Pungli). Bersamanya, polisi menyita bara

  • Sabtu, 05/11/2016 13:17 WIB

    Menengok Kerukunan Beragam Etnik di Aceh Tenggara

    ACEH TENGGARA - Kutacane adalah ibukota Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara. Kutacane dapat dijangkau dari Kota Medan, dengan jarak tempuh 7 s

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir