• Home
  • Peristiwa
  • Sempat Dipukul Warga, Bupati Aceh Barat Selamat dari Amuk Massa

Sempat Dipukul Warga, Bupati Aceh Barat Selamat dari Amuk Massa

Oleh: Redaksi
Kamis, 21/02/2019 22:00 WIB
Dibaca: 44 kali
Foto: Antara

ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat H Ramli MS berhasil lolos dan selamat dari amuk sekelompok massa usai menghadiri musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang digelar di kantor camat setempat kawasan Desa Drien Rampak, Kecamatan Arongan Lambalek, Rabu (21/2/2019) siang.

Informasi yang diperoleh Antara, meski sempat terkena pukulan dari warga di bagian tangan, namun pejabat negara tersebut berhasil selamat setelah masuk ke dalam mobil dinas.

"Alhamdulillah bapak bupati dalam kondisi sehat, sekarang sedang berada di pendapa tetap melaksanakan tugas seperti biasanya," kata Kepala Bagian Umum dan Protokoler Setdakab Aceh Barat, Dedy Gunawar SSTP MSi, Kamis (21/2/2019).

Ia menjelaskan, penyebab amuk sekelompok massa yang berjumlah sekitar 30 orang tersebut terjadi setelah Bupati Ramli MS membuka kegiatan musrenbang di Kecamatan Arongan Lambalek.

Saat keluar dari dalam kantor camat, bupati tiba-tiba dihadang oleh sejumlah warga yang menanyakan penyelesaian persoalan desa mereka di Desa Arongan, kecamatan setempat yang menurut warga belum sesuai keinginan mereka.

Seperti diketahui, paska tsunami 2004, masyarakat di Desa Arongan, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat sebagian besar mengungsi dan direlokasi ke Desa Seuneubok Teungoh, yang berjarak sekitar 9-10 kilometer dari desa lama.

Masyarakat pun terpecah, sebagian warga menetap di desa lama dan sebagian besar warga memilih untuk menetap di lokasi relokasi.

Diduga tidak puas dengan jawaban Bupati Ramli, kata Dedy Gunawar, massa kemudian marah kepada pejabat sambil mengeluarkan kata-kata penghinaan dan menghujat pimpinan daerah ini dengan kata-kata kasar dan tidak pantas.

Karena situasi yang semakin memanas, akhirnya bupati memilih untuk beranjak ke mobil dinasnya dengan pengawalan beberapa ajudan (ADC).

"Namun, massa yang mengikuti bapak bupati semakin arogan. Mereka sempat mengarahkan pukulan ke arah bapak bupati dan sempat mengenai bagian tangan. Massa juga menyerang ajudan dan pejabat lain yang berupaya merelai aksi anarkis mereka," kata Dedi.

Melihat bupati sudah berada di dalam mobil, massa yang diperkirakan berjumlah mencapai 30 orang yang terdiri dari pria dewasa, kaum ibu serta beberapa anak muda tersebut juga berusaha masuk ke dalam mobil dinas bupati sambil mengeluarkan sumpah serapah.

Mereka juga berusaha menyerang sejumlah pejabat yang berupaya merelai aksi anarkis tersebut.

Karena situasi genting dan mengancam keselamatan Bupati Aceh Barat, seorang ajudan bernama Aipda Ahmad Dahlan secara spontan berusaha melerai massa yang terus beringas dan berusaha masuk ke dalam mobil dinas, serta berusaha merusak kendaraan.

Sempat terjadi dorong- mendorong antara massa dengan sejumlah petugas adc dan beberapa pejabat, dan karena kondisi genting, akhirnya anggota pamtup bupati sempat mengeluarkan senjata api dengan harapan aksi anarkis massa tidak meluas.

"Situasinya sudah berbahaya, kami berterima kasih atas tindakan pamtup yang sudah melakukan tugasnya dengan baik. Sehingga Bapak Bupati Aceh Barat bisa selamat," kata Dedy Gunawar.

 

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratbupati ramli msmusrenbangpemukulan bupati
Berita Terkait
  • Selasa, 26/03/2019 15:05 WIB

    Mahasiswa STAIN Meulaboh Keluarkan Dosen dari Kampus

    ACEH BARAT - Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, mengeluarkan para dosen dan pegawai di penguruan tinggi tersebut pada Selasa. (26/3/201

  • Jumat, 22/03/2019 17:28 WIB

    PLN Meulaboh Beri Diskon 50 Persen Pelanggan Tambah Daya

    ACEH BARAT - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Meulaboh, Aceh Barat, memberi diskon 50 persen biaya penambahan daya pelanggan untuk menyukseskan program "tambah daya menembus batas" yang dilaksa

  • Kamis, 14/03/2019 12:38 WIB

    Mendulang Emas Menjadi Sumber Ekonomi Warga Sikundo, Aceh Barat

    ACEH BARAT - Kegiatan mendulang emas di aliran sungai menjadi salah satu sumber perekonomian masyarakat pedalaman yang tinggal di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat. "Set

  • Senin, 11/03/2019 18:43 WIB

    Akan Berubah Jadi IAIN, STAIN Meulaboh Harus Miliki Ciri Khas

    ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, dituntut untuk memiliki ciri khas saat bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAI

  • Sabtu, 09/03/2019 21:14 WIB

    Keluarkan Pistol Saat Selamatkan Bupati Aceh Barat, Pamtup Jadi Tersangka

    ACEH BARAT - Polisi yang bertugas sebagai pengamanan tertutup (pamtup) Bupati Aceh Barat ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap warga ketika berusaha mengamankan kepala daerah tersebut.Kap

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir