• Home
  • PERISTIWA
  • Sekolah Sementara di Pidie Jaya dan Bireuen Sudah Digunakan

Sekolah Sementara di Pidie Jaya dan Bireuen Sudah Digunakan

Oleh: Redaksi
Selasa, 07/03/2017 21:30 WIB
Dibaca: 80 kali
Foto: Istimewa/WartaAceh.com

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, membangun 24 sekolah sementara di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen. Sekolah itu digunakan untuk menggantikan gedung sekolah rusak akibat bencana gempa berkekuatan 6,4 pada skala Richter pada 7 Desember 2016.

“Sekolah-sekolah sementara tersebut sudah selesai pada pekan ketiga Februari 2017. Semuanya sudah dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga yang juga bertindak sebagai Ketua Satgas Percepatan Penanganan Dampak Bencana Gempa Bumi di Aceh.

Bangunan sekolah sementara tersebut adalah SDN Tampui, SMPN Tampui 4, SD Peudeuk Tunong, MIN 2 Beuracan, SDN Masjid Trienggadeng, SDN Peulandok Tunong, PAUD Kasih Ibu, SDN 3 Meureudu, MTS Pangwa, MAN Trienggadeng, SMK I Bandar Baru, MIN Paru Bandar Baru, SMPN 3 Bandar Baru, SDN Jiem Jiem, MAS Ulumul Qurán, SD Malem Dagang Bandar Dua, MTSN Meuredu, TK Raudhatul An Nur Pangwa, SMK I Bandar Dua, SMP I Samalanga, SMP I Samalanga, SMP 2 Panteraja Trienggading, SDN Muka Blang, MIN Panteraja, dan MAS Panteraja.

Selain ruang kelas, sekolah sementara yang tersebar di tiga zona terdampak, juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet, ruang guru, perpustakaan, mushola dan laboratorium dengan biaya sebesar Rp 16,04 miliar yang berasal dari dana siap pakai BNPB.

Dalam pembangunannya, Kementerian PUPR melibatkan BUMN Karya untuk konstruksi maupun konsultan pengawasnya yakni PT Waskita Karya, PT Hutama Karya, PT Adhi Karya, PT Nindya Karya, PT Wijaya Karya, PT Brantas Abripraya, PT PP, PT Waskita Karya, PT Yodya Karya, PT Bina Karya, dan PT Virama Karya.

Tugas khusus ini menindaklanjuti hasil Rapat Terbatas Kabinet tentang penanggulangan bencana di Aceh dan instruksi Presiden RI Bapak Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Pidie Jaya Aceh meninjau korban bencana pada tanggal Kamis 15 Desember 2016. 

Konstruksi yang digunakan adalah pengembangan dari teknologi RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang dikembangkan Balitbang dan dikenal sebagai bangunan tahan gempa. Selain itu pengerjaannya dilakukan dengan sistem modular sehingga dapat dilakukan bongkar pasang secara cepat. Bila sekolah permanen sudah terbangun, modul-modul tersebut dapat disimpan untuk digunakan kembali bila diperlukan.

Sedangkan untuk kebutuhan anggaran bangunan sekolah permanen adalah sebesar Rp74,34 miliar dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 10 sampai 12 bulan.

“Untuk melakukan perbaikan dan pembangunan sekolah permanen tersebut saat ini telah disiapkan rencana teknisnya dan sudah disampaikan usulan pendanaannya kepada Kementerian Keuangan,” jelasnya.

Selain membangun sekolah sementara, Kementerian PUPR juga ditugaskan untuk membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya sementara, Masjid At Taqarub dan STAI Al Azziziyah yang rusak akibat bencana gempa. Hingga hari ini progres fisik pembangunan RSUD sementara sudah mencapai 37,62 persen dan ditargetkan bisa selesai akhir Maret 2017.

Untuk pembangunan Masjid, desain masjid baru telah disiapkan dan sudah dilakukan kegiatan sondering test dan test borring untuk mengetahui kondisi lapisan tanah. Sementara progres pembangunan STIA Azziziyah juga telah diselesaikan desain dan dimulai pekerjaan dilapangan dengan dilakukannya sondering test sehingga ditargetkan dapat selesai sebelum Idul Fitri 2018.

Sumber: netralitas.com

T#g:BireuenGempa AcehPidie Jaya
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Jumat, 19/05/2017 23:15 WIB

    Ketua Persit Kodim Bireuen Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran

    BIREUEN - Ketua Persit Kartika Chandara Kirana Cabang XXXIV Kodim 0111/Bireuen Ny Adekson beserta para pengurusnya memberikan bantuan secara simbolis kepada para korban kebakaran di Dusun Lagang De

  • Kamis, 18/05/2017 20:14 WIB

    Hasan Basri Terpilih sebagai Keuchik Gampong Cot Ijue

    BIREUEN - Hasan Basri terpilih sebagai Keuchik Gampong Cot Ijue Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen untuk periode masa jabatan 2017-2023, dalam pemilih keuchik di desa setempat pada Rabu (17/5/20

  • Kamis, 11/05/2017 15:07 WIB

    Kadis Sosial Bireuen Semangati Pengurus Karang Taruna Repansa

    BIREUEN - Pengurus karang taruna Repansa Gampong Matangglumpangdua Meunasah Dayah, Kecamatan Peusangan, Kamis (11/5/2017) menggelar bimbingan teknis (bimtek) di aula SDN 16 Peusangan di desa setemp

  • Selasa, 11/04/2017 07:56 WIB

    Holcim Bangun Rumah Ultra Cepat di Pidie Jaya

    PIDIE JAYA - Dengan komitmen menyediakan solusi inovatif dan berkelanjutan, Holcim Indonesia menggandeng mitra bisnisnya, Conwood Indonesia dalam pembangunan dua rumah ultracepat bagi korban gempa

  • Senin, 10/04/2017 22:21 WIB

    Anak-anak Korban Gempa Pidie Jaya Dapat Bantuan 1.000 Tas

    PIDIE JAYA - Lembaga Amil Zakat (LAZ) Zakat Sukses Peduli Bencana menyalurkan bantuan ke Aceh dalam Program 1.000 Tas untuk Anak Korban Gempa Aceh. Tim LAZ Zakat Sukses mengunjungi beberapa pesantr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir