• Home
  • Peristiwa
  • Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Oleh: Redaksi
Senin, 11/06/2018 11:34 WIB
Dibaca: 389 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menggelar sayembara untuk mencari pembunuh gajah jinak di CRU Serbajadi di Aceh Timur. Siapa pun yang dapat memberi informasi akurat keberadaan pelaku akan dihadiahi Rp 10 juta.

"(Sayembara ini) Sampai (pelakunya) dapat. Termasuk kalau polisi yang ungkap hadiahnya ya diberikan ke polisi. Kan siapa pun," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo, Senin (11/6/2018). 

Informasi sayembara ini awalnya ditulis Sapto pada akun Facebook-nya. Dalam statusnya, Sapto menulis: 

BKSDA Aceh dan mitra akan memberikan hadiah Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa memberi informasi akurat pembunuh Bunta. #BuruPembunuh. 

Gajah jantan jinak bernama Bunta berusia sekitar 27 tahun tewas dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). Satwa dilindungi tersebut diduga diracun. Sebelah gadingnya hilang karena dipotong pelaku.  

Pada Minggu (10/6/2018), tim gabungan melakukan nekropsi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengambil sampel jantung, limpa, usus dan ginjal untuk diuji pada laboratorium.  

Selain itu, petugas juga mengambil sisa patahan gading sebelah kiri sepanjang 46 sentimeter (sisanya hilang). 

"Dianosa sementara tim medis BKSDA Aceh adalah toxicosis, berdasarkan kerusakan dan perubahan organ-organ usus mengalami pendarahan, jantung nekrosis dan hiperemi, pembengkakan (oedema) dan sianosis pada paru, oedema (pembengkakan) hati, cairan di rongga dada sangat keruh dan adanya buah kuini di dalam usus. Serta ditemukan buah tersebut didekat bangkai satwa ditemukan," ungkap Sapto.  

"Selanjutnya sampel yang diambil akan kita kirim ke puslabfor cabang Medan melalui penyidik Polres Aceh Timur," jelas Sapto.  

Seperti diketahui, pembunuhan gajah jantan tersebut dilakukan pada Sabtu (9/6) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga pelaku datang ke CRU Serbajadi dan selanjutnya memberikan pisang dan mangga yang sudah ditaruh racun ke gajah.  

Setelah hewan bertubuh besar ambruk, pelaku kemudian memotong pipi gajah untuk diambil gading. Aksi pembunuhan gajah jinak ini baru diketahui setelah mahout datang ke lokasi.

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurCRU SerbajadiGajah Diracun
Berita Terkait
  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • Senin, 25/02/2019 15:35 WIB

    Orangutan Mengamuk di Serbajadi, Gigit Mulut Petani

    ACEH TIMUR - Petani Jasmani (23) digigit orangutan hingga mulut dan hidungnya luka. Orangutan menyerang Jasmani setelah dilempari batu saat ketahuan makan durian milik warga Aceh itu. "Itu kan posisi

  • Sabtu, 23/02/2019 21:42 WIB

    Medco Malaka Bedah Rumah Warga Aceh Timur

    ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) akan melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni untuk keluarga kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam wilayah kerja perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir