• Home
  • Peristiwa
  • Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Oleh: Redaksi
Senin, 11/06/2018 11:34 WIB
Dibaca: 55 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menggelar sayembara untuk mencari pembunuh gajah jinak di CRU Serbajadi di Aceh Timur. Siapa pun yang dapat memberi informasi akurat keberadaan pelaku akan dihadiahi Rp 10 juta.

"(Sayembara ini) Sampai (pelakunya) dapat. Termasuk kalau polisi yang ungkap hadiahnya ya diberikan ke polisi. Kan siapa pun," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo, Senin (11/6/2018). 

Informasi sayembara ini awalnya ditulis Sapto pada akun Facebook-nya. Dalam statusnya, Sapto menulis: 

BKSDA Aceh dan mitra akan memberikan hadiah Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa memberi informasi akurat pembunuh Bunta. #BuruPembunuh. 

Gajah jantan jinak bernama Bunta berusia sekitar 27 tahun tewas dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). Satwa dilindungi tersebut diduga diracun. Sebelah gadingnya hilang karena dipotong pelaku.  

Pada Minggu (10/6/2018), tim gabungan melakukan nekropsi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengambil sampel jantung, limpa, usus dan ginjal untuk diuji pada laboratorium.  

Selain itu, petugas juga mengambil sisa patahan gading sebelah kiri sepanjang 46 sentimeter (sisanya hilang). 

"Dianosa sementara tim medis BKSDA Aceh adalah toxicosis, berdasarkan kerusakan dan perubahan organ-organ usus mengalami pendarahan, jantung nekrosis dan hiperemi, pembengkakan (oedema) dan sianosis pada paru, oedema (pembengkakan) hati, cairan di rongga dada sangat keruh dan adanya buah kuini di dalam usus. Serta ditemukan buah tersebut didekat bangkai satwa ditemukan," ungkap Sapto.  

"Selanjutnya sampel yang diambil akan kita kirim ke puslabfor cabang Medan melalui penyidik Polres Aceh Timur," jelas Sapto.  

Seperti diketahui, pembunuhan gajah jantan tersebut dilakukan pada Sabtu (9/6) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga pelaku datang ke CRU Serbajadi dan selanjutnya memberikan pisang dan mangga yang sudah ditaruh racun ke gajah.  

Setelah hewan bertubuh besar ambruk, pelaku kemudian memotong pipi gajah untuk diambil gading. Aksi pembunuhan gajah jinak ini baru diketahui setelah mahout datang ke lokasi.

Sumber: detik.com

T#g:Aceh TimurCRU SerbajadiGajah Diracun
Berita Terkait
  • Selasa, 12/06/2018 22:45 WIB

    Tim Pemburu Diterjunkan Kejar Pembunuh Gajah Bunta

    BANDA ACEH - Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani menugaskan tim gakkum KLHK untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan kasus tewasnya gajah bernama Bunta d

  • Senin, 11/06/2018 09:30 WIB

    Gajah Jinak di Serbajadi Tewas Diracun, Gadingnya Hilang

    ACEH TIMUR - Seekor gajah jinak bernama Bunta dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur. Satu gading satwa dilindungi tersebut hilang. "Pelaku diduga membunuh gajah tersebut dengan memasukkan racun dala

  • Minggu, 03/06/2018 14:58 WIB

    Gadis Aceh Timur Diduga Diculik Pacarnya

    ACEH TIMUR - Taibah (49), warga Desa Pante Meurbo, Kabupaten Aceh Timur, melaporkan anaknya yang masih dibawah umur ke polisi untuk dilakukan penyelidikan, karena diduga diculik teman dekatnya untuk d

  • Kamis, 31/05/2018 22:12 WIB

    Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

    ACEH TIMUR - Video penangkapan sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di daerah Julok, Aceh Timur, sempat viral di media sosial. Tampak seorang pria berkaus merah itu hanya bisa bersandar di tiang

  • Selasa, 29/05/2018 21:56 WIB

    Ternyata Pemuda di Aceh Timur yang Dipukul Polisi Tak Terbukti Mesum

    ACEH TIMUR - Video penangkapan sepasang kekasih yang disertai pemukulan jadi viral di media sosial. Polres Aceh Timur pun turun tangan. Pasangan tersebut ternyata tidak terbukti berbuat mesum. Polisi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir