• Home
  • Peristiwa
  • Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta ke Pemberi Info Pembunuh Gajah di Sebajadi

Oleh: Redaksi
Senin, 11/06/2018 11:34 WIB
Dibaca: 274 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TIMUR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menggelar sayembara untuk mencari pembunuh gajah jinak di CRU Serbajadi di Aceh Timur. Siapa pun yang dapat memberi informasi akurat keberadaan pelaku akan dihadiahi Rp 10 juta.

"(Sayembara ini) Sampai (pelakunya) dapat. Termasuk kalau polisi yang ungkap hadiahnya ya diberikan ke polisi. Kan siapa pun," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo, Senin (11/6/2018). 

Informasi sayembara ini awalnya ditulis Sapto pada akun Facebook-nya. Dalam statusnya, Sapto menulis: 

BKSDA Aceh dan mitra akan memberikan hadiah Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa memberi informasi akurat pembunuh Bunta. #BuruPembunuh. 

Gajah jantan jinak bernama Bunta berusia sekitar 27 tahun tewas dibunuh di CRU Serbajadi, Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). Satwa dilindungi tersebut diduga diracun. Sebelah gadingnya hilang karena dipotong pelaku.  

Pada Minggu (10/6/2018), tim gabungan melakukan nekropsi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengambil sampel jantung, limpa, usus dan ginjal untuk diuji pada laboratorium.  

Selain itu, petugas juga mengambil sisa patahan gading sebelah kiri sepanjang 46 sentimeter (sisanya hilang). 

"Dianosa sementara tim medis BKSDA Aceh adalah toxicosis, berdasarkan kerusakan dan perubahan organ-organ usus mengalami pendarahan, jantung nekrosis dan hiperemi, pembengkakan (oedema) dan sianosis pada paru, oedema (pembengkakan) hati, cairan di rongga dada sangat keruh dan adanya buah kuini di dalam usus. Serta ditemukan buah tersebut didekat bangkai satwa ditemukan," ungkap Sapto.  

"Selanjutnya sampel yang diambil akan kita kirim ke puslabfor cabang Medan melalui penyidik Polres Aceh Timur," jelas Sapto.  

Seperti diketahui, pembunuhan gajah jantan tersebut dilakukan pada Sabtu (9/6) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Polisi menduga pelaku datang ke CRU Serbajadi dan selanjutnya memberikan pisang dan mangga yang sudah ditaruh racun ke gajah.  

Setelah hewan bertubuh besar ambruk, pelaku kemudian memotong pipi gajah untuk diambil gading. Aksi pembunuhan gajah jinak ini baru diketahui setelah mahout datang ke lokasi.

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurCRU SerbajadiGajah Diracun
Berita Terkait
  • Jumat, 15/02/2019 15:01 WIB

    Mau Deklarasi 'Kerajaan Islam Aceh Darussalam', Dua Pria Bersenjata Ditangkap Polisi

    ACEH TIMUR - Dua kakak beradik, Nas dan Sul alias Sal, ditangkap tim Satgas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Keduanya diduga merupakan anggota KKB yang berada Aceh Timur.Saat ditangkap, petugas ber

  • Minggu, 27/01/2019 09:14 WIB

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan 7.000 Belangkas dari Aceh ke Thailand

    ACEH TIMUR - Sebuah kapal motor bernama lambung KM Lumba-lumba yang diawaki 3 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia, diamankan TNI Angkatan Laut di Perairan Aceh Timur. Kapal itu diduga hendak

  • Sabtu, 19/01/2019 22:57 WIB

    Dituduh Curi Sapi, Pria Aceh Timur Babak Belur dan Mobil Dibakar

    ACEH TIMUR - Puluhan massa menghajar seorang pria Jaf (47) di Desa Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur Jumat (18/1/2019) hingga babak belur. Bahkan, warga yang menduga pria asal Des

  • Selasa, 08/01/2019 14:22 WIB

    Harimau Belum Ditemukan, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

    ACEH TIMUR - Polsek Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mengimbau masyarakat di Desa Peunaron Lama, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur tetap waspada beraktivitas di sekitar pinggiran hutan. Hingga

  • Rabu, 19/12/2018 12:21 WIB

    Kapal Tenggelam, 12 WN Myanmar Dievakuasi Nelayan Aceh Timur

    ACEH TIMUR - Sebanyak 12 warga negara Myanmar terdampar di Perairan Selat Malaka, Indonesia dievakuasi oleh nelayan Aceh Timur. Awal bulan ini, sebanyak 20 pemuda etnis Rohingnya juga terdampar di Kua

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir