• Home
  • PERISTIWA
  • Rabies Telan Korban Tewas, Malaysia Salahkan Indonesia

Rabies Telan Korban Tewas, Malaysia Salahkan Indonesia

Oleh: Redaksi
Sabtu, 08/07/2017 16:33 WIB
Dibaca: 85 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

KUALA LUMPUR - Menteri Kesehatan Malaysia, Dr S Subramaniam, mengatakan penyakit anjing gila atau rabies di daerah Serian, Sarawak diduga menular dari anjing liar yang terinfeksi virus tersebut di Kalimantan, Indonesia.

Seperti yang dilansir The Star, Jumat (7/7/2017), menurut Subramaniam anjing dari Indonesia yang telah terkena virus rabies, melintas perbatasan negara dan menyebarkannya.

"Kami menduga itu berasal dari Kalimantan karena ada wabah rabies besar di sana. Mereka (Kalimantan) sering mengalami wabah rabies," katanya dalam jumpa pers setelah rapat kabinet di Kuala Lumpur pada 5 Juli 2017.

Malaysia dinyatakan bebas rabies pada 2012, namun Subramaniam mengatakan transmisi lintas batas masih terjadi.

"Pada 2015, anjing yang terinfeksi dari Thailand selatan menyeberang dan menyebarkan virus tersebut ke anjing di Perlis. Kasus kemudian terdeteksi di Kedah dan sampai ke Penang.

"Ini menunjukkan bahwa perbatasan kita tidak hanya dilalui manusia tapi juga anjing," katanya, menambahkan bahwa langkah-langkah telah diambil untuk menahan penyebarannya.

Dalam upaya menangani wabah di Serian, Subramaniam mengatakan bahwa 68 korban gigitan anjing di kabupaten tersebut akan dimonitor secara ketat karena gejalanya.

Dia mengatakan mereka sudah divaksinasi tapi masih akan diawasi karena virus rabies direplikasi secara perlahan, dalam rentang waktu berbulan-bulan.

Subramaniam memberikan kepastian bahwa kementerian tersebut memiliki vaksin yang cukup untuk mereka yang berada di daerah yang terkena dampak sementara Departemen Pelayanan Veteriner akan bertanggung jawab untuk memvaksinasi hewan peliharaan dan anjing liar di sana.

Dia mengatakan hanya ada tiga kasus rabies yang dikonfirmasi di Serian, Malaysia sejauh mengikuti wabah tersebut. Ini mengakibatkan dua korban jiwa, dengan pasien ketiga dalam kondisi kritis.

Sumber: tempo.co

T#g:AnjingKalimantanMalaysiaRabies
Berita Terkait
  • Rabu, 06/09/2017 22:15 WIB

    Turis Dari Malaysia Banyak Berkunjung ke Aceh

    BANDA ACEH - Sebanyak 18.534 orang wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Aceh sepanjang Januari-Juli 2017 yang didominasi wisman asal Malaysia. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wah

  • Minggu, 09/07/2017 21:07 WIB

    Agen Wisata Malaysia Siap Promosikan Aceh

    BANDA ACEH - Biro perjalanan dari Malaysia berkunjung ke tanah Serambi Makkah. Agen perjalanan ini akan mempromosikan wisata Aceh di Malaysia. Sebanyak 38 perwakilan agen dan biro perjalanan wi

  • Minggu, 30/04/2017 00:54 WIB

    Disbudpar Aceh Berburu Wisatawan Malaysia Melalui Sales Mission

    MALAYSIA - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terus melakukan berbagai strategi dalam rangka memperluas jaringan kerjasama promosi Wonderful Indonesia di luar negeri, salah satunya melalui k

  • Senin, 20/03/2017 21:46 WIB

    Hukum Cambuk Jadi Daya Tarik Wisatawan Malaysia di Banda Aceh

    BANDA ACEH - Pelaksanaan hukum cambuk di Aceh menyita perhatian wisatawan mancanegara. Terutama wisatawan asal Malaysia yang sedang berlibur di Banda Aceh. Mereka sengaja meluangkan waktu untuk men

  • Kamis, 02/03/2017 21:28 WIB

    Bawa Sabu, Pria Asal Aceh Dicokok Petugas Bandara Kualanamu

    MEDAN - Petugas Bea dan Cukai menangkap seorang pria asal Aceh karena menyelundupkan sabu dari Malaysia di dalam tasnya di Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Petugas menemukan sabu seberat 256 gram.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir