• Home
  • Peristiwa
  • Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Oleh: Redaksi
Kamis, 31/05/2018 22:12 WIB
Dibaca: 211 kali
Foto: detik.com

ACEH TIMUR - Video penangkapan sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di daerah Julok, Aceh Timur, sempat viral di media sosial. Tampak seorang pria berkaus merah itu hanya bisa bersandar di tiang.

Pria tersebut dikerubungi pria lain. Ada beberapa pria yang geram hingga akhirnya memukul dan menendang pria tersebut. Seorang petugas kepolisian yang berdiri di depan pria juga sempat ikut memukul. Belakangan diketahui, sosok polisi itu adalah Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto. Sedangkan pria yang dipukul ialah anggotanya Brigadir S. 

"Awalnya, untuk menghindari amukan massa, saya bersama anggota datang ke lokasi namun warga tidak memberikan pasangan tersebut untuk dibawa. Karena masyarakat meminta agar pasangan tersebut dilakukan hukum adat berupa dimandikan, diarak keliling kampung dan membayar denda," kata Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto, Kamis (31/5/2018). 

Untuk menghindari hal tersebut dan amuk massa, Eko kemudian melakukan pemahaman hukum kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, namun warga tetap bertahan untuk dilakukan hukum adat. Untuk meyakinkan warga bahwa anggotanya Brigadir S akan diberikan hukuman yang tegas maka Kapolsek langsung melaksanakan tindakan pemukulan. 

"Tindakan pemukulan itu hanya untuk meyakinkan warga saja kalau anggotanya itu ditindak tegas. Jika saya tidak demikian, tidak menutup kemungkinan pasangan tersebut dihakimi massa yang terus berdatangan. Jika kejadian itu terjadi di depan mata saya, lebih fatal lagi. Hal ini pun diketahui oleh kepala desa setempat," tambah Eko. 

Setelah oknum Brigadir S dipukul. Warga baru reda dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum tersebut untuk dibawa ke Polres Aceh Timur guna proses pemeriksaan lanjutan. 

"Setelah warga melihat tindakan tegas saya di lapangan tersebut. Mereka yakin dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum itu untuk dibawa ke Polres Aceh Timur. Apa yang saya lakukan untuk menjamin keselamatan kedua terduga itu. Tidak ada maksud lain saya lakukan tindakan pemukulan tersebut," sebut Eko. 

Insiden itu bermula saat warga mengamankan Brigadir S dan seorang perempuan yang diduga mesum pada Minggu 27 Mei lalu. Perempuan itu datang ke kos-kosan S di Desa Julok Tunong pada sore hari. Warga kemudian membawa keduanya ke meunasah. 

"Masih diduga (mesum), di sini nggak pantas cewek datang ke kos-kosan laki-laki," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro. 

Setelah sempat dibawa ke Mapolres. Saat ini, Brigadir S sudah kembali bertugas di Polsek Julok. Sementara pasangannya juga sudah dipulangkan. Keduanya tidak terbukti mesum. 

Soalnya, kata Wahyu saat diamankan warga perempuan sedang berada di luar rumah. Sedangkan lelaki yang menjadi pasangannya berada di dalam rumah. Sang pria juga masih mengenakan pakaian lengkap. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurPasangan Mesum
Berita Terkait
  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • Selasa, 09/04/2019 21:15 WIB

    Alhamdulillah, Nelayan Aceh Timur Dilepas Otoritas Thailand

    JAKARTA - Konsulat Indonesia di Songkhla dilaporkan telah membebaskan 11 warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh Timur yang ditahan Aparat Keamanan Thailand karena melakukan pelanggaran batas wilayah.

  • Sabtu, 06/04/2019 16:04 WIB

    Lagi, Nelayan Aceh Timur Ditangkap Otoritas Thailand

    ACEH TIMUR - Sedikitnya 15 nelayan asal Kuala Idi, Aceh Timur, dilaporkan ditangkap di perairan Thailand. Mereka diduga melewati batas perairan Indonesia saat melaut menggunakan Kapal KM Haraoan Baroe

  • Senin, 25/02/2019 15:35 WIB

    Orangutan Mengamuk di Serbajadi, Gigit Mulut Petani

    ACEH TIMUR - Petani Jasmani (23) digigit orangutan hingga mulut dan hidungnya luka. Orangutan menyerang Jasmani setelah dilempari batu saat ketahuan makan durian milik warga Aceh itu. "Itu kan posisi

  • Sabtu, 23/02/2019 21:42 WIB

    Medco Malaka Bedah Rumah Warga Aceh Timur

    ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) akan melaksanakan program bedah rumah tidak layak huni untuk keluarga kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur yang masuk dalam wilayah kerja perusahaa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir