• Home
  • Peristiwa
  • Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Oleh: Redaksi
Kamis, 31/05/2018 22:12 WIB
Dibaca: 279 kali
Foto: detik.com

ACEH TIMUR - Video penangkapan sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di daerah Julok, Aceh Timur, sempat viral di media sosial. Tampak seorang pria berkaus merah itu hanya bisa bersandar di tiang.

Pria tersebut dikerubungi pria lain. Ada beberapa pria yang geram hingga akhirnya memukul dan menendang pria tersebut. Seorang petugas kepolisian yang berdiri di depan pria juga sempat ikut memukul. Belakangan diketahui, sosok polisi itu adalah Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto. Sedangkan pria yang dipukul ialah anggotanya Brigadir S. 

"Awalnya, untuk menghindari amukan massa, saya bersama anggota datang ke lokasi namun warga tidak memberikan pasangan tersebut untuk dibawa. Karena masyarakat meminta agar pasangan tersebut dilakukan hukum adat berupa dimandikan, diarak keliling kampung dan membayar denda," kata Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto, Kamis (31/5/2018). 

Untuk menghindari hal tersebut dan amuk massa, Eko kemudian melakukan pemahaman hukum kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, namun warga tetap bertahan untuk dilakukan hukum adat. Untuk meyakinkan warga bahwa anggotanya Brigadir S akan diberikan hukuman yang tegas maka Kapolsek langsung melaksanakan tindakan pemukulan. 

"Tindakan pemukulan itu hanya untuk meyakinkan warga saja kalau anggotanya itu ditindak tegas. Jika saya tidak demikian, tidak menutup kemungkinan pasangan tersebut dihakimi massa yang terus berdatangan. Jika kejadian itu terjadi di depan mata saya, lebih fatal lagi. Hal ini pun diketahui oleh kepala desa setempat," tambah Eko. 

Setelah oknum Brigadir S dipukul. Warga baru reda dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum tersebut untuk dibawa ke Polres Aceh Timur guna proses pemeriksaan lanjutan. 

"Setelah warga melihat tindakan tegas saya di lapangan tersebut. Mereka yakin dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum itu untuk dibawa ke Polres Aceh Timur. Apa yang saya lakukan untuk menjamin keselamatan kedua terduga itu. Tidak ada maksud lain saya lakukan tindakan pemukulan tersebut," sebut Eko. 

Insiden itu bermula saat warga mengamankan Brigadir S dan seorang perempuan yang diduga mesum pada Minggu 27 Mei lalu. Perempuan itu datang ke kos-kosan S di Desa Julok Tunong pada sore hari. Warga kemudian membawa keduanya ke meunasah. 

"Masih diduga (mesum), di sini nggak pantas cewek datang ke kos-kosan laki-laki," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro. 

Setelah sempat dibawa ke Mapolres. Saat ini, Brigadir S sudah kembali bertugas di Polsek Julok. Sementara pasangannya juga sudah dipulangkan. Keduanya tidak terbukti mesum. 

Soalnya, kata Wahyu saat diamankan warga perempuan sedang berada di luar rumah. Sedangkan lelaki yang menjadi pasangannya berada di dalam rumah. Sang pria juga masih mengenakan pakaian lengkap. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurPasangan Mesum
Berita Terkait
  • Jumat, 09/08/2019 11:11 WIB

    MK Perintahkan Hitung Ulang di Peureulak Timur

    JAKARTA - Mahkamah Konstitusi memerintahkan Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur untuk melakukan penghitungan suara ulang di Kecamatan Peureulak Timur karena terdapat sejumlah versi perolehan

  • Sabtu, 06/07/2019 15:36 WIB

    Lagi, Sumur Minyak di Peureulak Terbakar

    ACEH TIMUR - Sumur minyak di Gampong (desa) Seuneubok Dalam, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur terbakar pada Jumat (5/7/2019) malam dan menyebabkan dua warga setempat dilarikan ke rumah

  • Senin, 24/06/2019 19:02 WIB

    Tiga Nelayan Aceh Timur Ditemukan Selamat di Laut Seunuddon

    ACEH UTARA - Tiga nelayan tradisional asal Desa Teupin Pukat, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur, ditemukan selamat di perairan Aceh Utara setelah ketiganya terombang-ambing di tengah laut kar

  • Kamis, 20/06/2019 12:54 WIB

    Anak Gajah Luka Terjerat Dirawat di CRU Serbajadi

    ACEH TIMUR - Anak gajah ditemukan luka karena jerat di kawasan hutan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, dirawat Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi setelah dievakuasi tim Forum Konservasi Le

  • Rabu, 10/04/2019 13:08 WIB

    11 Nelayan yang Sempat Ditahan Otoritas Thailand Tiba di Idi Rayeuk

    ACEH TIMUR - Sebelas nelayan yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Thailand sudah dipulangkan. Mereka dibebaskan otoritas setempat dan diminta pulang sendiri ke Aceh Timur. "Alhamdulillah, bo

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir