• Home
  • Peristiwa
  • Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Pukul Anak Buahnya karena Ada Wanita di Kos, Ini Kata Kapolsek Julok

Oleh: Redaksi
Kamis, 31/05/2018 22:12 WIB
Dibaca: 139 kali
Foto: detik.com

ACEH TIMUR - Video penangkapan sepasang kekasih yang diduga berbuat mesum di daerah Julok, Aceh Timur, sempat viral di media sosial. Tampak seorang pria berkaus merah itu hanya bisa bersandar di tiang.

Pria tersebut dikerubungi pria lain. Ada beberapa pria yang geram hingga akhirnya memukul dan menendang pria tersebut. Seorang petugas kepolisian yang berdiri di depan pria juga sempat ikut memukul. Belakangan diketahui, sosok polisi itu adalah Kapolsek Julok Ipda Eko Hadianto. Sedangkan pria yang dipukul ialah anggotanya Brigadir S. 

"Awalnya, untuk menghindari amukan massa, saya bersama anggota datang ke lokasi namun warga tidak memberikan pasangan tersebut untuk dibawa. Karena masyarakat meminta agar pasangan tersebut dilakukan hukum adat berupa dimandikan, diarak keliling kampung dan membayar denda," kata Kapolsek Julok, Ipda Eko Hadianto, Kamis (31/5/2018). 

Untuk menghindari hal tersebut dan amuk massa, Eko kemudian melakukan pemahaman hukum kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, namun warga tetap bertahan untuk dilakukan hukum adat. Untuk meyakinkan warga bahwa anggotanya Brigadir S akan diberikan hukuman yang tegas maka Kapolsek langsung melaksanakan tindakan pemukulan. 

"Tindakan pemukulan itu hanya untuk meyakinkan warga saja kalau anggotanya itu ditindak tegas. Jika saya tidak demikian, tidak menutup kemungkinan pasangan tersebut dihakimi massa yang terus berdatangan. Jika kejadian itu terjadi di depan mata saya, lebih fatal lagi. Hal ini pun diketahui oleh kepala desa setempat," tambah Eko. 

Setelah oknum Brigadir S dipukul. Warga baru reda dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum tersebut untuk dibawa ke Polres Aceh Timur guna proses pemeriksaan lanjutan. 

"Setelah warga melihat tindakan tegas saya di lapangan tersebut. Mereka yakin dan mengizinkan pasangan yang diduga mesum itu untuk dibawa ke Polres Aceh Timur. Apa yang saya lakukan untuk menjamin keselamatan kedua terduga itu. Tidak ada maksud lain saya lakukan tindakan pemukulan tersebut," sebut Eko. 

Insiden itu bermula saat warga mengamankan Brigadir S dan seorang perempuan yang diduga mesum pada Minggu 27 Mei lalu. Perempuan itu datang ke kos-kosan S di Desa Julok Tunong pada sore hari. Warga kemudian membawa keduanya ke meunasah. 

"Masih diduga (mesum), di sini nggak pantas cewek datang ke kos-kosan laki-laki," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro. 

Setelah sempat dibawa ke Mapolres. Saat ini, Brigadir S sudah kembali bertugas di Polsek Julok. Sementara pasangannya juga sudah dipulangkan. Keduanya tidak terbukti mesum. 

Soalnya, kata Wahyu saat diamankan warga perempuan sedang berada di luar rumah. Sedangkan lelaki yang menjadi pasangannya berada di dalam rumah. Sang pria juga masih mengenakan pakaian lengkap. 

Sumber: detik.com

Tag:Aceh TimurPasangan Mesum
Berita Terkait
  • Sabtu, 19/01/2019 22:57 WIB

    Dituduh Curi Sapi, Pria Aceh Timur Babak Belur dan Mobil Dibakar

    ACEH TIMUR - Puluhan massa menghajar seorang pria Jaf (47) di Desa Blang Nie Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur Jumat (18/1/2019) hingga babak belur. Bahkan, warga yang menduga pria asal Des

  • Selasa, 08/01/2019 14:22 WIB

    Harimau Belum Ditemukan, Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

    ACEH TIMUR - Polsek Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, mengimbau masyarakat di Desa Peunaron Lama, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur tetap waspada beraktivitas di sekitar pinggiran hutan. Hingga

  • Rabu, 19/12/2018 12:21 WIB

    Kapal Tenggelam, 12 WN Myanmar Dievakuasi Nelayan Aceh Timur

    ACEH TIMUR - Sebanyak 12 warga negara Myanmar terdampar di Perairan Selat Malaka, Indonesia dievakuasi oleh nelayan Aceh Timur. Awal bulan ini, sebanyak 20 pemuda etnis Rohingnya juga terdampar di Kua

  • Rabu, 14/11/2018 13:54 WIB

    PT Medco Kembangkan Potensi Migas Aceh

    ACEH TIMUR - PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) terus berupaya mengembangkan potensi minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Aceh Timur, sebagai tanggung jawab yang telah diberikan Pemerintah.

  • Rabu, 29/08/2018 21:37 WIB

    Bea Cukai Aceh Hibah 27 Ton Bawang Merah

    ACEH TIMUR - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh menghibahkan 27 ton bawang merah eks impor kepada sejumlah pemerintah kabupaten/kota di provinsi itu. Kepala Kantor Wilayah Direktorat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir