• Home
  • Peristiwa
  • Pria Nisam Antara Ditangkap karena Lakukan Provokasi dan Ujaran Kebencian

Pria Nisam Antara Ditangkap karena Lakukan Provokasi dan Ujaran Kebencian

Oleh: Redaksi
Kamis, 10/10/2019 21:32 WIB
Polda Aceh tangkap tersangka provokasi dan ujar kebencian di media sosial. (Foto: Antara)

BANDA ACEH - Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Aceh menangkap seorang tersangka provokasi dan ujar kebencian yang disebar di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono di Banda Aceh, Kamis (10/10/2019), menyebutkan tersangka berinisial MIK (30), pekerjaan wiraswasta, warga Gampong Darussalam, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.

"Tersangka MIK ditangkap di Lhokseumawe pada Kamis (3/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Penangkapan tersangka terkait tindak pidana informasi dan transaksi elektronik," kata Kombes Pol Ery Apriyono didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin.

Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan tersangka MIK pada 25 September 2019 diduga membuat grup media sosial Whatapps G30S STM Bangkit.

Kemudian, tersangka MIK diduga menyebarkan konten mengandung unsur provokasi mengajak pelajar dan mahasiswa berdemonstrasi menolak RUU KUHP dan RUU KPK.

Tersangka MIK juga diduga menyebar video provokatif kekerasan oleh aparat Polri saat penanganan unjuk rasa melalui grup media sosial Facebook Revolusi Mental menggunakan akun Teuku Aditya.

Tersangka, melalui akun Facebook Ikhsan Az-zumar di grup cebong dan kampret membuat teks dengan kalimat tidak pantas, sehingga dapat mengakibatkan keonaran di kalangan masyarakat.

"Tersangka menyebarkan provokasi tersebut dengan maksud memberi pemahaman negatif kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan pemerintahan Joko Widodo setelah kejadian unjuk rasa 25 September 2019," katanya.

Polisi menjerat tersangka MIK melanggar Pasal 45A Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik juncto Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

"Ancaman hukumannya setinggi-tingginya enam tahun penjara. Sedangkan barang bukti yang disita, yakni satu unit telepon genggam pintar, kartu telepon seluler, satu akun email, dan tiga akun Facebook," kata Ery Apriyono.

Tersangka MIK mengaku bersalah apa yang telah dilakukannya. Ia meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan tidak mengikuti apa yang telah dilakukannya karena mengandung provokasi, SARA, serta membuat kerusuhan di kalangan masyarakat.

"Konsekuensi perbuatan yang saya lakukan diatur dalam undang-undang dan ada saksi pidananya. Sekali lagi, saya menyesal dan mengaku bersalah terhadap apa yang telah saya lakukan serta berjanji tidak akan mengulanginya," kata MIK.

Sumber: Antara

Tag:Aceh UtaraUjaran Kebencian
Berita Terkait
  • Jumat, 24/07/2020 09:20 WIB

    Kapolda Aceh Serahkan Penghargaan Bagi Personel Polsek Langkahan

    ACEH UTARA - Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada menyerahkan piagam penghargaan kepada Brigadir Irvan, Bhabinkamtibmas Polsek Langkahan, Kamis (23/7/2020). Penyerahan penghargaan tersebut dilaku

  • Jumat, 17/07/2020 21:24 WIB

    Pengedar Sabu Mangkal di Warung Dibekuk Polisi

    ACEH UTARA - Pria 27 tahun berinisial IM, warga Gampong Lhok Rambideng Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara ditangkap aparat Satuan Reserse Narkoba di sebuah warung di Gampong setempat, Kamis siang (16/7/2

  • Kamis, 16/07/2020 20:57 WIB

    Lagi Asyik Nyabu di Kebun Cabai Diciduk Polisi

    ACEH UTARA - Pemuda 30 tahun berinisial A dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara dari sebuah kebun cabai berlokasi di Gampong Lhok Rambideng Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Kamis (16/7/2020

  • Senin, 13/07/2020 17:33 WIB

    Mesin ATM BNI Dibobol, Ini Penjelasan Kapolres Lhokseumawe

    ACEH UTARA - Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI) 46 unit Gedong di Jalan Medan-Banda Aceh Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh dibobol maling, Senin (13/7/2020). Kapol

  • Jumat, 10/07/2020 15:00 WIB

    Warga Samakurok, Begitu Digerebek Polisi Baru Siap Nyabu

    ACEH UTARA -  Pria lajang berusia 31 tahun berinisial RH warga Gampong Samakurok Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara digerebek Personel Satuan Reserse Narkoba, Kamis (9/7/2020) sore dirumahnya

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir