Polres Aceh Selatan Tangkap Penjual Kulit Harimau

Oleh: Redaksi
Senin, 23/07/2018 22:24 WIB
Dibaca: 401 kali
Foto: Antara

ACEH SELATAN - Polres Aceh Selatan mengungkap tindak pidana perdagangan atau jual beli kulit satwa dilindungi yakni kulit harimau sumatera di Kecamatan Kluet Selatan.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono saat menggelar konfrensi pers di Tapaktuan, Senin menyatakan, polisi menciduk dua orang tersangka Sar bin Warigo (41) dan Sab bin M Yusak (45) pada Sabtu (21/7/2018). 

"Selain menangkap pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti kulit harimau yang disembunyikan di rumah orang tua salah satu tersangka di Kecamatan Kluet Selatan," kata Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim Iptu Irwansyah. 

Kapolres menjelaskan, tindak pidana penyimpanan dan perdagangan kulit satwa dilindungi tersebut diketahui polisi dari laporan masyarakat.? 

"Saat itu petugas dari Satreskrim sedang melakukan patroli rutin di wilayah Kecamatan Kluet Selatan. Saat sedang berpatroli polisi mendapatkan informasi sedang berlangsung transaksi jual beli kulit harimau di sebuah rumah di Gampong Kapeh, Kluet Selatan," ujarnya. 

Menindaklanjuti informasi tersebut, personil Satreskrim melakukan pengecekan atas kebenaran informasi. Hasil pelacakan polisi, ternyata benar sedang berlangsung transaksi kulit harimau di rumah orang tua Sabaruddin. 

Sekitar pukul 13.00 WIB polisi langsung melakukan penggrebekan rumah sasaran. Di dalam rumah diamankan dua orang pelaku atas nama Sar dan Sab. 

Setelah diinterogasi oleh petugas, diketahui bahwa kulit harimau yang akan dijual tersebut disimpan dibelakang pintu dibagian ruang tamu. Saat diambil kulit harimau tersebut di belakang pintu ternyata sudah dimasukkan ke karung warna putih. 

"Setelah dipastikan bahwa karung di belakang pintu berisi kulit harimau, selanjutnya polisi langsung menggelandang kedua pelaku bersama barang bukti ke Mapolres Aceh Selatan guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," kata Kapolres. 

Pengakuan para tersangka kepada polisi, kulit harimau yang disebut-sebut hasil terjaring perangkap babi tersebut dibeli dari seorang warga Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan. 

Keterangan diperoleh, kulit harimau tersebut dibeli dengan harga Rp15 juta. Rencananya akan dilepas kembali oleh kedua tersangka kepada pembeli yang selanjutnya akan diekspor ke Tiongkok. 

"Kedua tersangka ini sedang menunggu datangnya pembeli. Harga dilepas kepada pembeli tersebut mencapai Rp50 juta. Selanjutnya, pembeli itu akan mengekspor kulit harimau itu ke Tiongkok tentu dengan harga lebih fantastis lagi," ungkap Kapolres. 

Kedua tersangka dijerat pasal 21 ayat 2 huruf (b) Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp100 juta. 

Pihaknya, sambung Kapolres, terus mengungkap kasus itu secara serius. Polisi terus memburu salah seorang warga Kecamatan Trumon yang disebut-sebut berstatus pelaku utama karena pihak pertama menjual kulit harimau tersebut kepada kedua tersangka. 

Kapolres AKBP Dedy Sadsono mengimbau kepada masyarakat Aceh Selatan agar secara bersama-sama turut serta mengawal kelestarian hutan lindung dan berbagai macam satwa yang dilindungi yang terdapat didalamnya. 

"Jika ditemukan adanya tindakan perusakan hutan dan perburuan satwa dilindungi, segera laporkan kepada petugas. Kami berharap, tugas ini juga direspon dengan baik oleh instansi terkait lainnya baik pemerintah daerah, BKSDA dan Balai Besar TNGL," harap Kapolres.

Sumber: Antara

Tag:Aceh SelatanKulit Harimaupenjual kulit harimau
Berita Terkait
  • Minggu, 05/05/2019 14:41 WIB

    Nelayan Aceh Selatan Ditemukan Meninggal Setelah 30 Jam Tenggelam

    ACEH SELATAN - Tim SAR Meulaboh, Aceh Barat bersama BPBD Aceh Selatan menemukan jenazah Tarmizi (50), nelayan warga Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Ahad (5/5/2019) siang. Ko

  • Sabtu, 04/05/2019 15:29 WIB

    Nelayan Aceh Selatan Hilang di Laut

    ACEH SELATAN - Tarmizi (50), warga Desa Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (4/5/2019) siang sekitar pukul 10.15 WIB dikabarkan hilang saat mencari ikan di laut. Info

  • Rabu, 17/04/2019 19:11 WIB

    Terlibat Money Politics, Timses Caleg di Aceh Selatan Ditangkap

    ACEH SELATAN - Seorang tim sukses (timses) Caleg dari PKB dan Partai Nanggroe Aceh (PNA) ditangkap tim Panwaslih. Timses tersebut ditangkap karena diduga membagi-bagikan uang kepada warga jelang pemil

  • Rabu, 16/01/2019 22:50 WIB

    KIP Aceh Ambil Alih Tugas Komisioner di Tiga Kabupaten

    BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengambil alih tugas komisioner di tiga KIP kabupaten di provinsi itu menyusul masih terjadinya kekosongan keanggotaan lembaga penyelenggara pemilih

  • Jumat, 07/12/2018 21:19 WIB

    Langgar Syariat Islam, 3 Terpidana Dieksekusi Cambuk di Tapaktuan

    ACEH SELATAN - Tiga terpidana warga Aceh Selatan, Jumat (7/12/2018) sore menjalani eksekusi cambuk yang dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Istiqomah Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan. Namun saat aka

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir