• Home
  • PERISTIWA
  • Polisi Masih Telusuri Granat Pembunuh Keluarga Anggota DPRK Bener Meriah

Polisi Masih Telusuri Granat Pembunuh Keluarga Anggota DPRK Bener Meriah

Oleh: Redaksi
Minggu, 16/10/2016 14:29 WIB
Dibaca: 303 kali
ilustrasi

JAKARTA - Kepolisian Daerah Aceh masih mencari asal muasal granat yang menewaskan anak dan istri Ketua Komisi A DPRK Bener Meriah, Mansyur Ismail pada September lalu.

Diketahui, pembunuhan direncanakan oleh istri siri Mansyur berinisial SZ  dengan menggunakan granat seharga Rp 3.000.000

"SZ memberikan uang tiga juta pada adik kandungnya A untuk membeli granat," ujar Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul saat di Jakarta, Minggu (16/10/2016).

Menurut Martinus, pembunuhan berawal dari rasa sakit hati dan dendam yang dipikul SZ kepada Aulia Tahar. Aulia merupakan anak pertama dari istri pertama Mansyur yang diduga sering melakukan kekerasan pada SZ.

Selanjutnya, SZ yang sakit hati atas perlakuan AT merencanakan pembunuhan tersebut. SZ meminta bantuan adik kandungnya A dan ZA untuk melakukan eksekusi pembunuhan dengan menggunakan bom.

SZ kemudian memberikan uang Rp 3.000.000 kepada adiknya untuk membeli granat. Selanjutnya, SZ menanyakan suaminya Mansyur posisi istri pertamanya. Mansyur pun menjawab Nurma dan anaknya sedang melakukan perjalanan di kawasan Bener Meriah pada Sabtu (24/9/2016).

"SZ telepon MI menanyakan N di mana, dijawab ke Bireun dan sore balik ke Bener Meriah, dicegat dimasukkan granat ke dalam mobil," ujar Martin.

Atas peristiwa tersebut, tiga orang meninggal dunia, yakni Nurma (Istri pertama MI), Aulia Tahar (Anak pertama MI), dan Haris Sadiki. Sedangkan yang masih dalam kondisi kritis yakni Farhan Rizki, Sertu Husaini, Intan, dan Fauziah.

Saat ini, para pelaku sudah berhasil diamankan. Termasuk adik kandung SZ yang sebelumnya sempat melarikan diri.
"Palaku utama sudah ditangkap semua, tinggal cross check dari mana granat itu diperoleh," jelasnya.

Saat ditanyakan apakah sudah dilakukan pemeriksaan kepada Mansyur selaku suami dari Nurma dan SZ, Martinus tidak memberikan komentar. Martin menyarankan supaya menanyakan langsung kepada Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan.

Sumber: republika.co.id

T#g:Bener MeriahDPRK Bener Meriah
Berita Terkait
  • Jumat, 08/09/2017 07:20 WIB

    Sekolah Dasar di Bener Meriah Rusak Dihantam Puting Beliung

    BENER MERIAH - Angin puting beliung menerjang kawasan Karang Rejo, Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, Kamis, (7/9/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Akibatnya, dua atap ruang kelas Sekolah Dasar (

  • Minggu, 04/12/2016 19:04 WIB

    Bawa Bendera GAM, 5 Pendaki Gunung Burni Ditangkap

    BENER MERIAH - Lima pemuda yang hendak mendaki Gunung Burni, diamankan aparat keamanan  Koramil 05/Timang Gajah dan Polsek Timang Gajah karena membawa empat lembar Bendera Gerakan Aceh Merdeka

  • Rabu, 16/11/2016 10:40 WIB

    Teror Penembakan Juga Terjadi di Bener Meriah Aceh

    BENER MERIAH - Teror penembakan oleh orang tak dikenal terjadi juga di Kabupaten Bener Meriah, setelah posko salah satu calon kepala daerah di lempar granat, Selasa malam (15/11/2016). Salah satuny

  • Rabu, 26/10/2016 21:50 WIB

    Mantan Bupati Bener Meriah Dituntut Tujuh Tahun Penjara

    JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan Bupati Bener Meriah, Ruslan Abdul Gani tujuh tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider enam bulan

  • Jumat, 23/09/2016 15:04 WIB

    Korban Meninggal Akibat Ledakan Granat di Bener Meriah Bertambah

    BENER MERIAH - Ledakan mobil berpelat merah dengan nomor polisi BL 136 Y di Desa Menderek, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, beberapa waktu lalu, terus memakan korban jiwa. Setelah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir