Polisi Aceh Barat Tangkap Kakek Pemerkosa Cucu

Oleh: Redaksi
Jumat, 22/06/2018 09:27 WIB
Dibaca: 259 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial N (70) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap cucu kandungnya sebut saja nama samaran, Bunga (14).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, di Meulaboh, Rabu (20/6/2018), mengatakan berdasarkan laporan keluarga korban, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan berulang sehingga korban ketakutan karena selalu menerima ancaman. 

"Selama ini korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa dan diancam apabila berani membeberkan perlakuan pelaku yang menyetubuhinya secara paksa," katanya di sela-sela pemeriksaan pelaku. 

Disampaikan melalui Kepala Urusan Bimbingan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean, bahwa korban masih pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan pelakunya ditangkap Selasa (19/6) siang, saat bekerja di kebun. 

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya karena khilaf, namun hasil penelusuran lebih jauh, perbuatan itu telah dilakukan berulang sebanyak lima kali, kasus ini terbongkar setelah korban mengadu kepada ayahnya berinisial H (38). 

Korban sudah bertahun - tahun tinggal bersama di rumah kakek dan neneknya itu karena ibu korban telah meninggal, sementara ayahnya bekerja di luar daerah yakni di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat, korban dititipkan di rumah itu. 

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat bersama Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, segera menuju alamat pelaku," jelasnya. 

Lebih lanjut Panggabean menyampaikan, kekerasan seksual yang terakhir diterima korban dilakukan kakeknya pada hari Meugang atau H - 1 lebaran Idul Fitri tahun 2018, saat itu korban juga tidak berdaya karena takut dengan ancaman pria manula itu. 

Panggabean, menyampaikan, aksi pertama kali yang dilakukan kakek tidak bermoral tersebut saat korban tidur sendiri di kamar, korban berpura - pura mendatangi korban dan melakukan aksi keji itu tanpa diketahui oleh orang lain. 

"Korban ketakutan diancam kakeknya, kalau memberitahukan kepada neneknya atau kepada ayahnya, korban ini diancam akan diusir dari rumah, karena itu korban menurut dan menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku,"jelasnya. 

Atas perbuatan, tersangka N akan dihukum minimal 100 kali cambuk dan maksimal 200 kali atau denda 150 gram emas atau kurungan penjara maksimal 200 bulan, sesuai Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sumber: Antara

Tag:Aceh BaratKriminalPencabulan
Berita Terkait
  • Kamis, 16/05/2019 23:21 WIB

    Senjata Api Pengusaha Asal Jakarta Digondol Maling di Lhoksukon

    ACEH UTARA - Azuarsyah (49), direktur utama sebuah perusahan di Jakarta mengaku kehilangan senjata api jenis pistol dan dompetnya, setelah kaca mobil Mercedes Benz ditumpanginya dibobol maling di kawa

  • Rabu, 15/05/2019 15:37 WIB

    Warga Aceh Barat Ditemukan Meninggal di Laut

    ACEH BARAT - Masyarakat Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, sempat heboh dengan adanya peristiwa penemuan mayat seorang pria yang telah mengapung di laut kawasan pantai desa set

  • Rabu, 15/05/2019 10:33 WIB

    Kantor DPW Partai Aceh di Aceh Barat disegel dan diobrak-abrik kader

    ACEH BARAT -  Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Selasa (14/5/2019) malam diobrak-abrik dan disegel oleh sejumlah pria yang diduga sebagai kader

  • Selasa, 07/05/2019 16:15 WIB

    Citilink Jajaki Penerbangan Medan-Meulaboh

    NAGAN RAYA - Maskapai penerbangan, Citilink berencana melayani penerbangan Medan (Sumut) - Meulaboh melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu, ke Bandara Cut Nyak Dhien, Kabupaten Nagan Raya. Info

  • Jumat, 03/05/2019 23:57 WIB

    Gelombang Pasang Hantam Permukiman Warga Aceh Barat

    ACEH BARAT - Gelombang pasang menghantam permukiman warga Desa Suk Indra Puri, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, namun belum ada warga setempat yang meninggalkan rumah` untuk mengungsi.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir