Polisi Aceh Barat Tangkap Kakek Pemerkosa Cucu

Oleh: Redaksi
Jumat, 22/06/2018 09:27 WIB
Dibaca: 130 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial N (70) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap cucu kandungnya sebut saja nama samaran, Bunga (14).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, di Meulaboh, Rabu (20/6/2018), mengatakan berdasarkan laporan keluarga korban, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan berulang sehingga korban ketakutan karena selalu menerima ancaman. 

"Selama ini korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa dan diancam apabila berani membeberkan perlakuan pelaku yang menyetubuhinya secara paksa," katanya di sela-sela pemeriksaan pelaku. 

Disampaikan melalui Kepala Urusan Bimbingan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean, bahwa korban masih pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan pelakunya ditangkap Selasa (19/6) siang, saat bekerja di kebun. 

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya karena khilaf, namun hasil penelusuran lebih jauh, perbuatan itu telah dilakukan berulang sebanyak lima kali, kasus ini terbongkar setelah korban mengadu kepada ayahnya berinisial H (38). 

Korban sudah bertahun - tahun tinggal bersama di rumah kakek dan neneknya itu karena ibu korban telah meninggal, sementara ayahnya bekerja di luar daerah yakni di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat, korban dititipkan di rumah itu. 

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat bersama Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, segera menuju alamat pelaku," jelasnya. 

Lebih lanjut Panggabean menyampaikan, kekerasan seksual yang terakhir diterima korban dilakukan kakeknya pada hari Meugang atau H - 1 lebaran Idul Fitri tahun 2018, saat itu korban juga tidak berdaya karena takut dengan ancaman pria manula itu. 

Panggabean, menyampaikan, aksi pertama kali yang dilakukan kakek tidak bermoral tersebut saat korban tidur sendiri di kamar, korban berpura - pura mendatangi korban dan melakukan aksi keji itu tanpa diketahui oleh orang lain. 

"Korban ketakutan diancam kakeknya, kalau memberitahukan kepada neneknya atau kepada ayahnya, korban ini diancam akan diusir dari rumah, karena itu korban menurut dan menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku,"jelasnya. 

Atas perbuatan, tersangka N akan dihukum minimal 100 kali cambuk dan maksimal 200 kali atau denda 150 gram emas atau kurungan penjara maksimal 200 bulan, sesuai Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sumber: Antara

Tag:Aceh BaratKriminalPencabulan
Berita Terkait
  • Selasa, 04/09/2018 11:22 WIB

    Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh akan Dipindahkan

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, mewacanakan pemindahan lokasi operasional Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh karena sangat sering terganggu oleh kondisi cuaca ekstrem. Kepala Dinas Perh

  • Selasa, 19/06/2018 14:03 WIB

    Masyarakat isi liburan dengan "Geulayang Tunang"

    ACEH BARAT - Masyarakat di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, mengikuti perlombaan layang-layang atau "Geulayang Tunang" untuk mengisi libur lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 Masehi. Ke

  • Sabtu, 09/06/2018 14:18 WIB

    Polres Lhokseumawe Bekuk Pencabul Anak

    LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, membekuk pelaku pencabulan anak dibawah umur, setelah sebelumnya sempat menjadi buronan. Kapolres Lhokseumawe AKPB Ari Lasta

  • Jumat, 25/05/2018 15:42 WIB

    Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Ini Ditangkap

    ACEH JAYA - Seorang pria asal Aceh Jaya,ditangkap polisi karena diduga membawa kabur gadis berusia 16 tahun. Korban dan tersangka ditemukan di Aceh Besar setelah beberapa hari dicari. "Tersangka ZA

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2018 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir