Polisi Aceh Barat Tangkap Kakek Pemerkosa Cucu

Oleh: Redaksi
Jumat, 22/06/2018 09:27 WIB
Dibaca: 298 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH BARAT - Aparat Kepolisian Resor Aceh Barat mengamankan seorang pria lanjut usia berinisial N (70) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap cucu kandungnya sebut saja nama samaran, Bunga (14).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakarsa, di Meulaboh, Rabu (20/6/2018), mengatakan berdasarkan laporan keluarga korban, perbuatan bejat tersebut telah dilakukan berulang sehingga korban ketakutan karena selalu menerima ancaman. 

"Selama ini korban tinggal bersama kakek dan neneknya di Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Korban dipaksa dan diancam apabila berani membeberkan perlakuan pelaku yang menyetubuhinya secara paksa," katanya di sela-sela pemeriksaan pelaku. 

Disampaikan melalui Kepala Urusan Bimbingan Oprasional (KBO) Reskrim Polres Aceh Barat, Ipda P Panggabean, bahwa korban masih pelajar setingkat sekolah menengah pertama dan pelakunya ditangkap Selasa (19/6) siang, saat bekerja di kebun. 

Berdasarkan pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya karena khilaf, namun hasil penelusuran lebih jauh, perbuatan itu telah dilakukan berulang sebanyak lima kali, kasus ini terbongkar setelah korban mengadu kepada ayahnya berinisial H (38). 

Korban sudah bertahun - tahun tinggal bersama di rumah kakek dan neneknya itu karena ibu korban telah meninggal, sementara ayahnya bekerja di luar daerah yakni di Kabupaten Nagan Raya sebagai operator alat berat, korban dititipkan di rumah itu. 

"Setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban, tim yang dipimpin KBO Reskrim Polres Aceh Barat bersama Kanit Reskrim Polsek Mereubo, Bripka Siswandi dipandu Keuchik/kepala desa setempat, segera menuju alamat pelaku," jelasnya. 

Lebih lanjut Panggabean menyampaikan, kekerasan seksual yang terakhir diterima korban dilakukan kakeknya pada hari Meugang atau H - 1 lebaran Idul Fitri tahun 2018, saat itu korban juga tidak berdaya karena takut dengan ancaman pria manula itu. 

Panggabean, menyampaikan, aksi pertama kali yang dilakukan kakek tidak bermoral tersebut saat korban tidur sendiri di kamar, korban berpura - pura mendatangi korban dan melakukan aksi keji itu tanpa diketahui oleh orang lain. 

"Korban ketakutan diancam kakeknya, kalau memberitahukan kepada neneknya atau kepada ayahnya, korban ini diancam akan diusir dari rumah, karena itu korban menurut dan menahan rasa sakit atas perbuatan pelaku,"jelasnya. 

Atas perbuatan, tersangka N akan dihukum minimal 100 kali cambuk dan maksimal 200 kali atau denda 150 gram emas atau kurungan penjara maksimal 200 bulan, sesuai Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Sumber: Antara

Tag:Aceh BaratKriminalPencabulan
Berita Terkait
  • Sabtu, 14/09/2019 12:32 WIB

    Dahsyat, Pelaku Poligami di Aceh Barat Punya 7 Istri

    ACEH BARAT - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Teungku Safrizal menegaskan pelaku poligami yang menikahi isteri sah orang lain yang terjadi di Desa Pasi Teung

  • Rabu, 11/09/2019 13:32 WIB

    Terlibat Cek Cok, Purnawirawan TNI di Lhokseumawe Dibacok Hingga Tewas

    LHOKSEUMAWE - Warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan peristiwa pembacokan yang menewaskan purnawirawan TNI AD yang merupakan warga Muara Dua, Selasa (10/9/201

  • Rabu, 11/09/2019 08:19 WIB

    Terlibat Pencabulan, Kakek Bejat Ini Diamanakan Polres Bireuen

    BIREUEN - Pria lanjut usia berinisial BI (54), warga Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen terpaksa diamankan pihak Kepolisian Polres Bireuen akibat dugaan terlibat pencabulan anak dibawah umur. Pelaku

  • Selasa, 03/09/2019 10:26 WIB

    Hati-hati, Ada Jembatan Ambruk di Arongan Lambalek

    ACEH BARAT - Aktivitas ribuan masyarakat di Desa Peulanteu LB, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat hingga Selasa (3/9/2019) terganggu setelah sebuah jembatan berkonstruksi besi berlokasi

  • Sabtu, 31/08/2019 08:56 WIB

    Asrama Mahasiswa Woyla Ludes Dilalap Si Jago Merah

    ACEH BARAT - Asrama mahasiswa Woyla yang terdiri dari tujuh unit kamar berlokasi di Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, dilaporkan ludes terbakar api, Kamis (29/8/2019).Saksi ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir