• Home
  • Peristiwa
  • Perjuangan 4 Nelayan Aceh 8 Hari Ngambang di Laut dan Selamat

Perjuangan 4 Nelayan Aceh 8 Hari Ngambang di Laut dan Selamat

Oleh: Redaksi
Rabu, 29/08/2018 23:41 WIB
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Empat nelayan asal Aceh terdampar di Thailand setelah kapal yang mereka pakai untuk melaut mengalami kerusakan. Sebelum diselamatkan, pencari ikan ini sempat terkatung-katung selama delapan hari di laut lepas.

"Ketika boat rusak, mereka terkatung-katung di laut dan kemudian terbawa angin sehingga terdampar di wilayah Thailand," kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek, Rabu (29/8/2018).  

Keempat nelayan yang terdampar tersebut yaitu Arifin (Ari) asal Gampong Desa Maju Simeulu Timur; Muhammad asal Desa Pulo Bungong Batee, Pidie; Dedi Surianto, Gampong Rumah Panjang Susoh, Abdya dan Dendi R asal Dusun samudra Aceh Barat Daya. Mereka berangkat melaut dari Pelabuhan Lampulo Banda Aceh dengan menggunakan kapal KM. Nelayan 2016/347 untuk menangkap ikan tuna pada 14 Agustus lalu.  

Dalam perjalanan ke titik sasaran, mesin kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba rusak. Setelah beberapa jam di laut, para nelayan ini bertemu dengan nelayan asal Hindia. Mereka membantu mengecas baterai kapal nelayan asal Aceh dan memberi sejumlah makanan.  

"Sesudah mesin hidup nelayan kita berangkat kembali dan menuju pulang ke Dermaga Lampulo," jelas Miftach.  

Nah dalam perjalanan pulang itulah kapal nelayan Aceh kembali bermasalah setelah diterjang badai dan ombak besar pada 16 Agustus. As kipas (kumudo) kapal patah dan tidak diperbaiki sehingga tidak dapat berjalan. Akibatnya, kapal terkatung-katung selama delapan hari dan terbawa angin hingga terdampar di Perairan Phang Nga, Thailand.  

Lembaga Panglima Laot Aceh baru mendapat informasi keberadaan mereka pada 24 Agustus lalu. Lembaga adat laut di Tanah Rencong ini selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah Thailand. Saat itu, meski sudah diselamatkan nelayan Thailand, tapi nelayan Aceh tidak diperbolehkan turun dari kapal.

"Saat ini kita sedang menjajaki untuk pemulangan dengan jadwal ketibaan di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara pada Kamis 30 Agustus besok," ungkap Miftach. 


Sumber: detik.com

Tag:nelayan acehnelayan selamatterdamparterdampar ke thailand
Berita Terkait
  • Sabtu, 18/07/2020 22:04 WIB

    Pemulangan Nelayan Aceh dari Thailand, Kadinsos Aceh: Ini Hasil Kerjasama Semua Pihak

    BANDA ACEH - 6 nelayan remaja asal Aceh Utara dan Aceh Timur akan diantarkan pulang oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh ke kampung halamannya sore ini, Sabtu 18 Juli 2020. Hal itu disampaik

  • Jumat, 17/07/2020 16:04 WIB

    Terkait Pemulangan Nelayan Anak, Nova Iriansyah: Terima Kasih Pemerintah Pusat

    JAKARTA - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah menangani pemulangan enam warga Aceh yang ditangkap di perairan Andaman Thailand pad

  • Jumat, 26/06/2020 12:37 WIB

    UNHCR Segera Tagani 94 Warga Rohingya di Aceh Utara

    ACEH UTARA - Pihak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang mengurusi pengungsi (UNHCR) akan bekerjasama dengan Pemerintah Aceh dalam membantu proses karantina bagi 94 warga Rohingya yang terdampar di pe

  • Selasa, 09/06/2020 17:54 WIB

    Nelayan Aceh Lihat Kapal Rohingya di Selat Malaka

    BANDA ACEH - Personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh mendapat laporan adanya kapal etnis Rohingya berlayar ke arah perairan Selat Malaka. Polisi meningkatkan patroli untuk me

  • Rabu, 03/06/2020 18:40 WIB

    Bekerja di Kapal Asing, ABK Asal Aceh Dilaporkan Sudah Meninggal Dunia

    BANDA ACEH - Seorang anak buah kapal (ABK) asal Gampong Rawa, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, bernama Fadhil (26) yang bekerja di kapal asing dilaporkan hilang sejak November 2019. Rusli Ahmad (53)

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir