• Home
  • PERISTIWA
  • Pengadilan Banda Aceh Tolak Permohonan Suntik Mati Korban Tsunami

Pengadilan Banda Aceh Tolak Permohonan Suntik Mati Korban Tsunami

Oleh: Redaksi
Jumat, 19/05/2017 20:42 WIB
Dibaca: 247 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH -  Hakim tunggal Pengadilan Negeri Banda Aceh menolak permohonan euthanasia atau suntik mati yang diajukan Berlin Silalahi (46) yang juga korban tsunami tahun 2004 silam.

Putusan penolakan permohonan euthanasia disampaikan hakim tunggal Ngatemin dalam persidangan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Banda Aceh, Jumat (19/5/2017).

Sidang tersebut tidak dihadiri langsung Berlin Silalahi karena kondisinya lumpuh dan sakit pernapasan kronis.

Sidang hanya dihadiri kuasa hukum pemohon, yakni Mila Kesuma dan Yusi Muharnina dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

"Menolak permohonan euthanasia yang diajukan Berlin Silalahi karena tidak ada aturan hukum yang mengaturnya. Euthanasia dilarang di Indonesia," kata Ngatemin.

Menurut majelis hakim, permohonan euthanasia melanggar Undang Undang HAM. Mengabulkan euthanasia sama saja mencabut hak asasi seseorang dalam mempertahankan hidup.

"Euthanasia merupakan pelanggaran hak mutlak seseorang. Setiap orang punya hak untuk hidup. Apalagi agama Islam, euthanasia dilarang keras," kata Ngatemin.

Hakim Ngatemin mengatakan, pemohon beragama Islam. Dalam Islam kematian adalah takdir. Kematian karena euthanasia mendahului takdir, sehingga sama saja dengan bunuh diri.

"Euthanasia dilarang di Indonesia. Setiap orang hanya boleh meninggal secara alamiah berdasarkan takdirnya. Euthanasia bertentangan norma hukum dan adat di Indonesia," kata Ngatemin.

Sebelumnya, Berlin Silalahi, korban tsunami yang selama ini menetap di hunian sementara Barak Bakoy, Aceh Besar mengajukan permohonan euthanasia atau suntik mati ke Pengadilan Negeri Banda Aceh.

Berlin Silalahi mengajukan permohonan euthanasia atas kesadaran sendiri. Permohonan tersebut diajukan karena kondisinya sekarang ini lumpuh dan sakit-sakitan.

Berlin Silalahi kini tidak mampu menafkahi keluarganya. Sedangkan istrinya, Ratna Wati hanya ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan. Untuk hidup sehari-hari, Berlin Silalahi hanya mengandalkan bantuan sesama korban tsunami ketika tinggal di Barak Bakoy. Kini, barak tersebut sudah dibongkar.

Selain itu, Berlin Silalahi juga sudah berupaya mengobati penyakitnya ke sejumlah rumah sakit di Aceh. Bahkan, ia juga berupaya mengobati penyakitnya dengan pengobatan alternatif. Namun, penyakitnya tidak kunjung sembuh.

Sumber: Antara

T#g:Banda AcehKorban TsunamiSuntik Mati
Banner Affiliate Cloudmediabiz
Berita Terkait
  • Jumat, 21/07/2017 10:05 WIB

    Kalapas Banda Aceh Sangkal Tudingan BNN Soal Setoran Napi

    BANDA ACEH - Menanggapi tudingan Kepala BNN Brigjen Eldi terkait adanya oknum petugas yang berinitial Rah yang menerima uang setoran dari AS napi bos narkoba setiap bulannya 10 juta, akhirnya Kepal

  • Kamis, 06/07/2017 17:29 WIB

    Dilaksanakan Usai Salat Subuh, Undangan Nikah Muzammil Hasballah Jadi Viral

    BANDA ACEH - Undangan pernikahan qori muda Muzammil Hasballah (24) membuat heboh media sosial. Undangan rencana pernikahan yang diunggah di Instagram menjadi viral karena dilakukan usai Salat Subuh

  • Rabu, 05/07/2017 10:51 WIB

    Sebelum Bertolak ke Turki, Presiden Jokowi Hadiri Pelantikan Gubernur Aceh

    BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri acara pengambilan sumpah serta pelantikan Gubernur Aceh terpilih di Gedung Utama DPR Aceh pagi ini. Agenda ini dilakukan sebelum presiden te

  • Rabu, 05/07/2017 06:30 WIB

    Pelantikan Gubernur Aceh, 1.788 Personel Gabungan Disiagakan

    BANDA ACEH - Pelantikan Gubernur Aceh terpilih akan dilaksanakan di Gedung Utama DPR Aceh, Rabu 5 Juli 2017. Sebanyak 1.788 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara s

  • Senin, 03/07/2017 14:00 WIB

    Pesona Baru Masjid Raya Baiturrahman yang Memukau

    BANDA ACEH - Masjid Raya Baiturrahman yang terletak di jantung kota Banda Aceh ini adalah Masjid kebanggaan masyarakat Aceh. Mulanya masjid ini merupakan Masjid Kesultanan Aceh yang dibangun oleh S

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir