• Home
  • Peristiwa
  • Pemkab Aceh Utara Anggarkan Rp2 Miliar untuk Penanggulangan Virus Corona

Pemkab Aceh Utara Anggarkan Rp2 Miliar untuk Penanggulangan Virus Corona

Oleh: Redaksi
Senin, 23/03/2020 18:14 WIB
Dibaca: 28 kali
Foto: ilustrasi

ACEH UTARA - Bupati Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh H Muhammad Thaib telah memerintahkan untuk ploting anggaran darurat bencana sebesar Rp2 miliar untuk mengantisipasi penyebaran corona virus desease (COVID–19) selain telah membentuk Tim Gerak Cepat.

“Dialihkan dari dana DAK fisik dan non-fisik, sekarang sedang kita koordinasi dengan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD), juga kita konsultasi ke provinsi agar penggunaannya tidak bermasalah nantinya,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara Khalmidawati, MKes saat dihubungi di Lhoksukon, Senin (23/3/2020).

Didampingi Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Zulfitri, SKM, dan Kasie Pencegahan Penyakit Menular dr Achriani Fitri, ia mengatakan ploting anggaran Rp2 miliar merupakan persediaan awal sesuai dengan arahan dan perintah Bupati Aceh Utara untuk antisipasi virus corona.

“Dana tersebut sudah kita dapat, sekarang sedang kita konsul dengan pihak provinsi untuk bisa segera kita gunakan,” tambah Khalmidawati yang turut di dampingi Kabag Humas Andree Prayuda, SSTP, MAP.

Kata dia dana tersebut akan dipakai untuk sejumlah kebutuhan mendesak terkait dengan penangkalan penyebaran virus tersebut, baik untuk Dinas Kesehatan, Puskesmas, maupun untuk RSUD Cut Meutia.

Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin, SKM, mengatakan dana Rp2 miliar tersebut akan segera dipakai untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) petugas medis, pengadaan masker, sterilizer.

Kemudian pengadaan disinfektan untuk penyemprotan, serta untuk biaya sosialisasi dan promosi kesehatan, juga biaya untuk memantau orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

“Bupati Aceh Utara sangat fokus dan serius dalam menangani virus corona ini,” kata Amir.

Menurut Amir pihaknya sangat membutuhkan bantuan dari semua pihak dalam menangkal penyebaran COVID-19 ini.

Masyarakat diminta untuk benar-benar menaati setiap imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah, terutama untuk karantina diri selama 14 hari.

Juga untuk tidak menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas, sehingga dapat memancing kegaduhan di tengah masyarakat.

Sementara Kasie Pencegahan Penyakit Menular pada Dinkes Aceh Utara dr Achriani Fitri pada kesempatan itu kembali menjelaskan perbedaan tiga tingkatan status sebelum seseorang dinyatakan positif COVID-19, yaitu ODP, PDP dan orang ter-suspect.

Menurut dia ODP belum menunjukkan gejala sakit, tapi mereka pernah bepergian ke negara episentrum corona atau sempat melakukan kontak dengan orang diduga positif corona, sehingga harus dilakukan pemantauan.

Sedangkan PDP adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit COVID-19, seperti demam, batuk, pilek dan sesak napas.

“PDP harus betul-betul diperlakukan dengan baik karena sudah jadi pasien,” ungkap Achriani Fitri.

Selanjutnya, kata dia, yang disebut ter-suspect adalah orang yang sudah menunjukkan gejala terjangkit corona dan juga diduga kuat sudah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

"Pasien suspect COVID-19 akan diperiksa spesimennya menggunakan dua metode, yaitu polymerase chain reaction (PCR) dan genome sequencing,” kata Achriani Fitri.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Utaracegah coronavirus corona
Berita Terkait
  • Sabtu, 28/03/2020 15:12 WIB

    Bupati Aceh Besar Surati Menhub Minta Bandara SIM Tutup Sementara

    ACEH UTARA - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyurati Menteri Perhubungan (Menhub) menutup sementara Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM). Penutupan ini untuk mencegah penyebaran virus Coro

  • Sabtu, 28/03/2020 13:46 WIB

    Pemkab Aceh Utara Instruksikan Keuchik Bentuk Gampong Siaga Virus Corona

    ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menginstruksikan agar para keuchik segera membentuk gampong siaga COVID-19 untuk pencegahan dan antisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.Juru Bicara

  • Jumat, 27/03/2020 22:22 WIB

    Halo Mahasiswa Unimal, Rektor Perpanjang Masa Kuliah Daring

    LHOKSEUMAWE - Universitas Malikussaleh (Unimal) memutuskan untuk memperpanjang kuliah daring sampai tanggal 29 Mei 2020. Rektor Unimal, Dr Herman Fithra mengatakan keputusan tersebut diambil sete

  • Jumat, 27/03/2020 17:13 WIB

    Dukung Pencegahan Virus Corona, PLN Tangguhkan Pencatatan Meter Listrik

    BANDA ACEH - PLN unit induk wilayah Aceh beserta seluruh unit pelaksana yang tersebar di seluruh Aceh mendukung sepenuhnya semua keputusan pemerintah terkait penanggulangan penyebaran virus Corona den

  • Jumat, 27/03/2020 13:52 WIB

    Cegah Virus Corona, Komplek Pesantren Almuslim Disemprot Disinfektan

    BIREUEN - Komplek Pesantren Terpadu Almuslim (PTA) Matangglumpangdua Kabupaten disemprot disinfektan pada Kamis (26/3/2020).Penyemprotan itu dilakukan pihak Koramil Peusangan di semua asrama

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir