• Home
  • Peristiwa
  • Pemerintah Aceh Izinkan Dayah Beraktivitas Kembali

Pemerintah Aceh Izinkan Dayah Beraktivitas Kembali

Oleh: Redaksi
Jumat, 29/05/2020 21:49 WIB
Foto: Ilustrasi

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh mulai mengizinkan dayah-dayah atau pesantren di Provinsi Aceh untuk kembali melakukan aktivitas seperti biasa, namun tetap harus memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El Madny, Jumat (29/5/2020), mengatakan kebijakan mengizinkan kembali proses belajar mengajar di dayah tertuang dalam surat gubernur Aceh nomor 440/7713/2020 pada 28 Mei 2020, perihal kerjasama Puskesmas dan dayah terhadap protokol kesehatan di dayah.

"Karena itulah, Pemerintah Aceh mempersilakan kembali dayah-dayah di Aceh melakukan aktivitasnya seperti biasa, dengan tetap menjaga protokol kesehatan," katanya, di Banda Aceh.

Dia menjelaskan, sebelumnya Dinas Pendidikan Dayah Aceh telah meliburkan dan memulangkan santri dari proses belajar mengajar (PBM) di dayah akibat merebaknya pandemi COVID-19.

Kebijakan santri dapat beraktivitas kembali di dayah, dalam rangka merespon situasi dan kondisi perkembangan COVID-19, setelah berakhirnya kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran virus corona di wilayah Tanah Rencong.

Dia menjelaskan, sebelum dimulai aktivitas belajar mengajar para pimpinan dayah agar berkoordinasi dengan bupati/wali kota melalui dinas dayah di daerah dan gugus tugas COVID-19 terkait prosedur, mekanisme, dan standar operasional pelaksanaan protokol kesehatan yang harus diterapkan di lingkungan dayah.

Kemudian untuk pelaksanaannya, bagi dayah salafiah kebijakannya diserahkan kepada para pimpinan dayah, setelah terlebih dulu berkoordinasi dengan dinas dayah dan gugus tugas COVID-19 di kabupaten/kota masing-masing.

"Untuk dayah terpadu dan dayah tahfidz yang menggunakan kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama, agar menyesuaikan dengan kebijakan dari kedua instansi tersebut," katanya.

Melalui surat itu, tambah dia, Plt Gubernur Aceh juga meminta pimpinan dayah agar para tenaga pendidik, tamu, serta pihak lainnya ketika pertama sekali memasuki lingkungan dayah untuk terlebih dahulu melakukan pengukuran suhu tubuh.

"Jika ada yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, maka yang bersangkutan untuk sementara waktu tidak diperkenankan masuk kompleks dayah serta direkomendasikan memeriksakan kesehatan ke fasilitas kesehatan milik pemerintah," ujarnya.

Kemudian, para tenaga medis dari Puskesmas yang berada di sekitar dayah juga akan melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19 di setiap dayah-dayah. Pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Aceh, katanya.

Sumber: Antara

Tag:new normal di acehvirus corona
Berita Terkait
  • Rabu, 01/07/2020 18:20 WIB

    ASN Pemerintah Aceh Jalani Rapid Test

    BANDA ACEH - Seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh sebanyak 1.669 orang menjalani rapid test dan donor darah mulai tanggal 1- 3 Juli 2020. Kegiatan itu dilaksanakan

  • Senin, 29/06/2020 16:50 WIB

    RSU Zainoel Abidin Tambah 24 Ruang Isolasi Pasien Covid-19

    BANDA ACEH - Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diwakili Sekretaris Daerah Aceh dr Taqwallah MKes meresmikan pengoperasian 24 ruang isolasi tambahan untuk penanganan pasien Covid-19 di Rum

  • Minggu, 28/06/2020 21:32 WIB

    Positif Corona di Aceh Bertambah 2 Orang dan Puskesmas Simpang Kiri Ditutup Seminggu

    BANDA ACEH - Dua kasus baru terkonfirmasi positif virus Corona di Aceh, masing-masing EM dan El. Sementara itu, akibat dokternya terinfeksi corona, Puskesmas Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, Kabupat

  • Sabtu, 27/06/2020 22:57 WIB

    Gegara Positif Corona di Aceh Terus Bertambah, Wilayah Perbatasan Akan Diperketat

    BANDA ACEH - Pemerintah Aceh dan bupati/walikota bersama Forkopimda akan memperketat pengawasan lalu-lintas orang di pintu masuk ke Aceh di wilayah perbatasan. Setiap pelintas perbatasan Aceh wajib me

  • Sabtu, 27/06/2020 22:40 WIB

    Bertambah Lagi 8 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Aceh Menjadi 77 Orang

    BANDA ACEH - Kasus positif infeksi virus corona, penyebab penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), bertambah lagi delapan orang, sehingga total kasus menjadi 77 orang. Hal tersebut disampaikan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir