Muncul Istilah Mubalig Pelat Merah? Ah, gak Enak

Oleh: Redaksi
Selasa, 22/05/2018 18:55 WIB
Dibaca: 181 kali
Foto: republika.co.id

JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menegaskan bahwa daftar nama 200 mubalig yang dikeluarkan kemenag hanya sebatas rekomendasi. Nah, rekomendasi diserahkan pada penilaian masyarakat.

”Jadi apakah ingin diikuti atau tidak itu bagaimana kemudian semua orang bisa menilainya. Itu hanya rekomendasi,” kata Puan, Senin (21/5/2018). 

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid meminta Menag untuk membatalkan daftar 200 mubalig yang dirilis pekan lalu. Sodik menilai momen pengumuman itu tidak tepat, karena pemerintah tengah disibukkan isu terorisme. 

"Saya minta Menag untuk tidak ragu menganulir, ini kado Ramadan yang tidak bagus dari Pak Menteri," kata Sodik di gedung parlemen, Jakarta. 

Menurut Sodik, selama mubalig mengajarkan agama Islam dan berpedoman pada empat pilar kebangsaan, kemenag tidak perlu sampai membuat daftar semacam itu. Sodik menilai banyak mubalig yang tidak masuk daftar, justru memiliki kompetensi dan reputasi di mata masyarakat. 

“Prof Miftah Farid, Prof Abdul Somad masa gak komit (empat pilar kebangsaan, red). Sebaiknya hentikan, karena sekarang muncul stigma mubalig pelat merah dan bukan, ini malah bikin gak enak," kata legislator Fraksi Partai Gerindra itu. 

Sodik justru mendukung apabila dibentuk sistem sertifikasi untuk para mubalig. Namun, sertifikasi itu dilakukan demi peningkatan kualitas dan mutu, bukan dalam konteks membatasi hak bicara dan daya kritis pada pemerintah. "Yang melakukan sertifikasi bukan pemerintah, tapi MUI," tandasnya.

Sumber: jpnn.com

Tag:DaiMubalig
Berita Terkait
  • Selasa, 22/05/2018 17:33 WIB

    STAIN Meulaboh Terjunkan Penceramah dalam Safari Ramadhan

    ACEH BARAT - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tengku Dirundeng Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengutus 72 civitas akademika sebagai penceramah mengisi safari Ramadhan 1439 Hijr

  • Senin, 21/05/2018 10:47 WIB

    Soal Daftar 200 Mubalig, Menteri Agama Mohon Maaf

    JAKARTA - Kontroversi rilis 200 mubalig yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) makin meluas. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun kembali memberikan klarifikasi.Dia menegaskan, rilis itu dal

  • Sabtu, 19/05/2018 18:14 WIB

    MUI Sebut Mubalig Rekomendasi Kemenag Tak Harus Diikuti

    JAKARTA - Rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian Agama (Kemenag) terkait 200 mubalig mendapat tanggapan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir