Misteri Stempel Gubernur Aceh di LKPJ Wabup Pidie

Oleh: Redaksi
Jumat, 21/06/2019 20:23 WIB
Dibaca: 82 kali
Foto: detik.com

BANDA ACEH - Keberadaan stempel gubernur Aceh yang dipakai di Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Pidie tahun anggaran 2018 masih misteri. Wakil Bupati Pidie Fadhlullah T. M. Daud mengaku tidak mengetahui asal-asul stempel tersebut.

"Itu tidak tahu dari mana diambil dan siapa yang stempel. Makanya, kami suruh cek dulu semuanya. Siapa dan di mana stempel," kata Fadhlullah saat dihubungi wartawan, Jumat (21/6/2019).

Fadhlullah menjelaskan prosedur pembuatan pidato itu hingga ditandatanganinya. Menurutnya, pidato LKPJ Bupati Pidie itu dirumuskan dan dikonsepkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan (BPKK) Pidie.

Setelah selesai, naskah pidato dibaca mereka dan dibawa ke asisten III serta Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie. Usai dibaca dan diparaf oleh pejabat tersebut, naskah pidato baru dibawa ke meja Wabup.

Fadhlullah mengaku membaca sekali naskah pidato itu dan setelah dilihat tidak ada hal yang menyimpang, langsung diteken. Seharusnya pidato itu ditandatangani oleh bupati. Namun karena bupati ada tugas di luar akhirnya dia yang datang ke paripurna.

"Setelah tanda tangan baru mereka bawa lagi, distempelnya setelah itu semua," jelas Fadhlullah.

Fadhlullah mengaku belum mengetahui yang menstempel itu BPKK atau Biro Umum. Semua naskah pidato yang dibagi ke anggota dewan diketahui berstempel basah.

Pasca kesalahan stempel ini terbongkar, Fadhlullah memerintahkan inspektorat, asisten III, dan bagian hukum untuk meneliti dan menginvestigasinya. Dia meminta persoalan tersebut harus diusut tuntas.

"Kami akan mengusut tuntas ini. Iya (termasuk) siapa yang stempel. Kok ada stempel itu. Semuanya lah kami usut tuntas," sebutnya.

"Biar tahu di mana, kenapa, semuanya terjawab nanti secara terang benderang sudah pasti karena setelah momen ini juga harus betul dijadikan pelajaran untuk kami evaluasi total," jelas Fadhlullah.

Sementara itu, Pemerintah Aceh memastikan stempel gubernur yang dipakai bukan milik mereka. Pemerintah Aceh punya dua stempel resmi dan mempunyai tanda-tanda khusus.

"Saya sudah konfirmasi ke biro umum yang bertanggungjawab soal surat menyurat. Stempel gubernur hanya ada dua di biro umum. Yang dipakai di LKPJ bupati pidie bukan punya kita (Pemerintah Aceh)," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Rahmad Raden saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (20/6).

Seperti diketahui, keberadaan stempel ini diketahui setelah Fadhlullah membaca pidato tersebut di ruang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Kamis (20/6) kemarin. Setelah dia mengakhiri pidatonya, seorang anggota DPRK (setingkat DPRD-Red) Pidie, Isa Alima mengkritisinya.

Menurutnya, pemakaian stempel gubernur Aceh sangat fatal. "Ini paling konyol. Yang teken wakil bupati tapi stempel gubernur. Mungkin yang paraf dua orang, kemudian diteken. Saya yakin duluan diteken kemudian diperbanyak dan baru distempel," kata Isa saat dimintai konfirmasi wartawan. 

Sumber: detik.com

Tag:Pidiestempel gubernur aceh
Berita Terkait
  • Sabtu, 06/07/2019 20:47 WIB

    Pemkab Pidie Diminta Tak Lindungi Oknum Pemalsu Stempel Gubernur

    PIDIE - Pemerintah Kabupaten Pidie diminta menyampaikan hasil investigasi internal kepada publik, serta tidak berupaya melindungi oknum pelaku pemalsuan stempel Gubenur Aceh. ”Menyangkut penggu

  • Jumat, 05/07/2019 17:51 WIB

    Terkait Proyek, PN Sigli Hukum Mantan Kadisparbudpora Pidie

    PIDIE - Pengadilan Negeri Sigli mengabulkan gugatan CV. Aleng Jaya terhadap Bupati Pidie c/q Dinas Pariwisata Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Pidie terkait tindakan Drs Arifin, mantan

  • Kamis, 04/07/2019 20:20 WIB

    Produksi Garam di Pidie Lebih Maksimal dengan Sistem Tunnel

    PIDIE - Peralihan proses pengolahan garam dari sistem tradisional ke proses yang lebih inovatif seperti sistem tunnel mampu menghasilkan produksi garam dengan kuantitas dan kualitas lebih baik. Hal

  • Rabu, 03/07/2019 18:33 WIB

    Plt Gubernur Ragu Arena MTQ di Sigli Bisa Digunakan Tepat Waktu

    PIDIE - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, khawatir pembangunan arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Aceh ke 35, di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, tidak bisa selesai tepat waktu. &ldq

  • Minggu, 30/06/2019 14:26 WIB

    8 Warga China Diduga Lakukan Survei tanpa Izin di Hutan Lindung Pidie

    PIDIE - Delapan Warga Negara Asing (WNA) asal China, yang terdiri dari 6 pria dan 2 perempuan, pekan lalu melakukan aktivitas selama delapan hari di kawasan Hutan lindung Geupo, Kecamatan Mane, Pidie.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir