• Home
  • Peristiwa
  • Menteri Ini Sebut Puasa Ramadhan Bahayakan Masyarakat

Menteri Ini Sebut Puasa Ramadhan Bahayakan Masyarakat

Rabu, 23/05/2018 10:58 WIB
Dibaca: 222 kali
Menteri Integrasi Denmark Inger Stoejberg. (Foto: Peter Hove Olesen/AP

COPENHAGEN - Menteri Integrasi Denmark Inger Stoejberg meminta Muslim di Denmark cuti dan berdiam diri di rumah hingga Ramadhan berakhir. Seruan ini dilontarkan karena Stoejberg menilai berpuasa dapat membahayakan masyarakat Denmark pada umumnya.

"Saya mengimbau Muslim mengambil cuti kerja selama Ramadhan untuk menghindari konsekuensi negatif bagi masyarakat Denmark," tulis Stoejberg dalam kolom tabloid BT seperti dilansir di Washington Post.

Muslim yang berpuasa dinilai dapat membahayakan masyarakat Denmark mereka menjadi kurang fokus akibat tidak makan. Sebagai contoh, pengemudi bus Muslim yang berpuasa mungkin kehilangan fokus saat berkendara sehingga berisiko menyebabkan kecelakaan.

Pernyataan Stoejberg mendapat kecaman dari komunitas Muslim di wilayah Skandinavia tersebut. Ketua Muslim Union Finlandia Pia Jardi bahkan menilai imbauan Stoejberg ide yang aneh.

"Tak ada informasi atau statistik yang menunjukkan pengemudi buss atau pekerja Muslim lain, entah bagaimana, berperilaku membahayakan saat berpuasa," ujar Jardi.

Jardi mengatakan di sebagain besar negara Muslim, toko hingga bisnis tetap berjalan secara normal meski puasa berlangsung. Tak ada hambatan berarti dari puasa yang menyebabkan kegiatan sehari-hari terhambat.

Sanggahan serupa juga dilontarkan juru bicara perusahaan bus Denmark Arriva, Pia Hammershoy Splittorff. Splittorff mengatakan tak ada sejarah kecelakaan bus selama Ramadhan.

"Jadi secara de facto, puasa bukan masalah untuk kami," tambah Splittorff.

Pernyataan yang lebih halus diungkapkan Muslim Union Denmark. Muslim Union Denmark berterima kasih atas perhatian yang diberikan Stoejberg. Namun di saat yang sama, Muslim Union Denmark juga menyatakan Muslim tetap dapat beraktivitas normal meski sedang berpuasa.

Sumber: republika.co.id

Tag:Menteri DenmarkMuslim DenmarkRamadhanRamadhan 2018
Berita Terkait
  • Kamis, 23/05/2019 18:23 WIB

    Beli Nasi Siang Hari, 3 Pria di Neusu Diciduk Polisi Syariah

    BANDA ACEH - Tiga pria di Banda Aceh kepergok polisi syariah saat tengah membeli nasi di siang hari. Ketiganya akhirnya ditangkap dan dibina. Ketiga pria tersebut ditangkap di sebuah warung nasi di

  • Jumat, 10/05/2019 22:09 WIB

    BPOM Aceh Temukan Mi untuk Takjil Mengandung Boraks

    BANDA ACEH - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Banda Aceh menemukan mi yang dijual pedagang takjil di Aceh Barat Daya (Abdya) diduga mengandung boraks. Ini diketahui setelah BPOM mengambil samp

  • Senin, 06/05/2019 22:20 WIB

    Pemerintah Aceh Gelar Festival Ramadhan 2019

    BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar kegiatan wisata religi bertajuk "Festival Ramadhan 2019", yang akan menyuguhkan ragam kegiatan menarik bernuansa Islami kepada w

  • Minggu, 05/05/2019 19:50 WIB

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1440 H Senin 6 Mei 2019

    JAKARTA - Pemerintah mengumumkan hasil sidang isbat menentukan awal puasa. Awal puasa atau 1 Ramadhan 1440 Hijriah disepakati jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Sidang digelar di Kantor Kementerian Aga

  • Jumat, 03/05/2019 20:15 WIB

    ADI kirim kafilah dakwah ke daerah perbatasan dan pedalaman Aceh

    BANDA ACEH - Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang merupakan lembaga pendidikan binaan Dewan Dakwah Aceh mengirimkan kafilah dakwah ke daerah pedalaman dan perbatasan provinsi itu. Direktur ADI

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir