• Home
  • PERISTIWA
  • Media Asing Soroti Hukuman Cambuk bagi Gay di Aceh

Media Asing Soroti Hukuman Cambuk bagi Gay di Aceh

Oleh: Redaksi
Rabu, 24/05/2017 14:44 WIB
Dibaca: 278 kali
Foto: cnnindonesia.com

BANDA ACEH - Hukum cambuk terhadap pasangan gay di Aceh, Selasa (23/5/2017) kemarin, menjadi sorotan media asing. Tak jarang sebagian media internasional menyebut aksi ini merupakan sebuah tindakan ekstrem.

Hukuman cambuk sebanyak 85 kali diterima oleh MH dan MT, pasangan gay yang ditangkap warga pada akhir Maret di sebuah kawasan Banda Aceh. Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh kemudian menghukum keduanya karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran Liwath atau hubungan sesama jenis.

Bahkan saat uqubat cambuk dilaksanakan di halaman Masjid Syuhada, Gampong (Desa) Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, sejumlah media internasional ikut meliput hukuman cambuk tersebut.

Seperti media ternama The Washington Post yang mengangkat judul ‘2 men in Indonesia caned dozen of times for gay sex’. Dalam paragraf pembuka, media itu menyebut hubungan cambuk tersebut sebagai penyiksaan abad pertengahan.

“Dua pria di Provinsi Aceh di Indonesia secara terbuka mencambuk puluhan kali bagi seks gay yang disepakati, sebuah hukuman yang mengintensifkan serangan balik anti-gay di negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia, dan yang oleh para pendukung hak dikecam sebagai penyiksaan abad pertengahan,” tulis The Washington Post.

Media besar lainnya seperti The Guardian menyebut hukuman cambuk hanya dilakukan di satu-satunya provinsi yang menerapkan syariat Islam yakni, Provinsi Aceh.

“Pencambukan umum telah lama terjadi pada pelanggar seperti perjudian dan minuman di Aceh yang diberi hak untuk merapkan undang-undang Syariah pada tahun 2001 sebagai bagian dari kesepakatan dengan pemerintah pusat yang bertujuan untuk mengakhiri pemberontakan,” tulis The Guardian.

Media ternama Inggris lainnya, The Sun, juga mengulas hukuman tersebut. Dalam tulisannya yang diberi judul ‘Caned for the crowd two gay men whipped in front of large crowds taking selfies after being caught in bed together in Indonesia’, media Internasional itu menyebut hukuman cambuk yang diterapkan di Aceh sebagai hukuman barbar.

“Hukuman barbar dijatuhkan di Aceh, satu-satunya provinsi di negara yang menerapkan Undang-Undang Syariah Tradisional,” tulis The Sun.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Polisi Syariat Islam Kota Banda Aceh, Yusnardi meminta seluruh pihak termasuk pihak asing untuk menghormati setiap kearifan lokal yang dilaksanakan di Aceh.

“Kalau ini dikatakan pelanggaran HAM, saya pikir Qanun (perda) ini mengacu pada Alquran dan hadits. Mari kita hargai dan hormati bahwa ini adalah kearifan lokal bagi daerah kita di Aceh ini. Karena 10 persoalan dalam Qanun Jinayat itu tertuang dalam Alquran,” jelasnya.

Sumber: okezone.com

T#g:Gay DicambukHukum CambukSyariat Islam
Berita Terkait
  • Kamis, 07/12/2017 22:02 WIB

    Langgar Qanum Jinayah, 8 Warga Meulaboh Dicambuk

    ACEH BARAT - Tujuh orang pria dan seorang wanita di Aceh Barat, Provinsi Aceh menjalani Uqubah atau hukuman cambuk di dapan umum karena terbukti melakukan pelanggaran Qanun Jinayah Nomor 6 Tahun 20

  • Kamis, 30/11/2017 22:28 WIB

    18 Warga Aceh Barat Dicambuk di Depan Umum

    ACEH BARAT - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Aceh Barat, Aceh, mengeksekusi uqubah atau hukum cambuk terhadap 18 pria yang terbukti melakukan pelanggaran Qanun Jinayah Nomor 6/2014 tentang Huku

  • Selasa, 12/09/2017 21:35 WIB

    Bermesraan dengan Pria Bukan Muhrim, Wanita Aceh Ini Dicambuk 25 Kali

    ACEH SELATAN - Kejaksaan Negeri Aceh Selatan, Selasa sore (12/9/2017) melakukan eksekusi hukuman cambuk terhadap tiga warga Aceh Selatan di Halaman Masjid Al Ihsan Kesik Putih, Samadua. Ketiga terp

  • Jumat, 16/06/2017 16:16 WIB

    Meski Bulan Ramadan, Jaksa Cambuk 25 Pelanggar Syariat Islam di Aceh

    ACEH BESAR - Meskipun bulan Ramadan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar tetap menjalankan eksekusi hukuman cambuk untuk 25 terpidana pelanggar syariat Islam. Hukuman cambuk dilakukan di halaman M

  • Senin, 22/05/2017 18:21 WIB

    Pasangan Gay di Aceh Dicambuk di Depan Umum Selasa

    BANDA ACEH - Satu pasangan sejenis (gay) di Aceh akan menjalani hukuman cambuk di depan umum pada Selasa 23 Mei 2017. Mereka masing-masing disabet 85 kali dikurangi masa tahanan. Pelaksana

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir