• Home
  • Peristiwa
  • Massa Tuntut DPRA Buat Qanum Potong Tangan Koruptor

Massa Tuntut DPRA Buat Qanum Potong Tangan Koruptor

Oleh: Redaksi
Selasa, 24/07/2018 13:56 WIB
Dibaca: 408 kali
Foto: detik.com

BANDA ACEH - Massa yang tergabung dalam Gerakan Penegak Keadilan (GPK) menggelar aksi di dua lokasi di Banda Aceh. Dalam aksinya, massa mendukung pemberantasan korupsi dan meminta DPR Aceh membuat qanun tentang potong tangan bagi koruptor.

Aksi digelar di halaman Masjid Raya Baiturrahman dan Kantor DPR Aceh di Banda Aceh, Selasa (24/7/2018). Dalam aksi di halaman Kantor DPR Aceh, massa membawa sejumlah poster dan spanduk yang berisi sejumlah berisi tuntutan. Salah satu spanduk bertuliskan "#RakyatAcehMendukungKPK".  

Koordinator Aksi Abu Syuja mengatakan, masyarakat Aceh sangat menjunjung tinggi proses hukum terkait penangkapan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf oleh KPK. Mereka mengaku akan memperkokoh komitmen melalui kampanye gerakan moral 'tolak korupsi sekarang juga'. 

"Kami akan mengawal dan mendukung KPK dalam rangka menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan Irwandi Yusuf dan kroninya," kata Abu Syuja'. 

Dalam aksi yang mendapat pengawalan dari personel kepolisian tersebut, massa juga mendesak KPK untuk membuka kantor di Aceh. Selain itu, massa, mendesak KPK agar segera membuat regulasi hukum untuk aparatur sipil negara (ASN) sebagai penyelenggara kegiatan negara, serta pejabat ASN yang memiliki jabatan agar dapat menyerahkan surat pernyataan kekayaan ASN kepada KPK.  

"Kami mendesak agar DPR Aceh segera membuat qanun potong tangan bagi koruptor," ungkapnya. 

Sementara itu, Anggota DPR Aceh Ghufran Zainal Abidin, mengatakan, saat ini secara khusus DPR Aceh belum memuat hukuman bagi koruptor dalam qanun. Namun, pihaknya mengaku akan berusaha membahas masalah tersebut dalam rapat paripurna.  

"Memang secara khusus belum kita muat dalam qanun, tapi akan kami terima dan sampaikan kepada pimpinan dan berusaha membuat (qanun) potong tangan bagi koruptor di Aceh. Supaya membuat mereka jera," kata Ghufran di depan pendemo. 

Sumber: detik.com

Tag:Korupsikoruptorperda potong tanganqanun potong tangan
Berita Terkait
  • Senin, 08/04/2019 22:41 WIB

    Akhirnya Irwandi Yusuf Divonis 7 Tahun Penjara

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Irwandi dinyatakan hakim bersalah menerima suap dan gratifikasi. "Menyatakan te

  • Senin, 11/03/2019 23:18 WIB

    Mantan Kepala BAIS Ungkap Peran Irwandi Yusuf di Perjanjian Helsinki

    JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto mengungkapkan upaya bekas Koordinator Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Irwandi Yusuf saat me

  • Senin, 04/03/2019 19:49 WIB

    Sebelum Ditangkap, Irwandi Yusuf Sempat Surati KPK Tawarkan Kerja Sama

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf ternyata menyurati KPK tiga bulan sebelum dirinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Surat tersebut berisi ajakan kerja sama Pemprov Aceh den

  • Selasa, 26/02/2019 14:43 WIB

    Nazar: Saya Tidak Pernah Kirim Orang Minta Uang Proyek BPKS

    BANDA ACEH - Mantan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar menegaskan dirinya tidak pernah mengirim orang untuk minta uang dari proyek-proyek Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)."Selama saya Wagub, sa

  • Senin, 25/02/2019 21:44 WIB

    Terungkap di Persidangan Irwandi, Mantan Wagub Aceh Terima Rp700 Juta dari Proyek Sabang

    JAKARTA - Wakil Gubernur Aceh periode 2007 hingga 2012 Muhammad Nazar disebut mendapat Rp700 juta dari proyek pembangunan Dermaga Sabang Aceh yang dibiayai APBN. "Ada untuk Wakil Gubernur Rp700 juta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir