Lagi, Banjir Rendam 4 Kecamatan di Aceh Utara

Oleh: Redaksi
Jumat, 18/05/2018 14:31 WIB
Dibaca: 336 kali
Foto: ilustrasi/republika.co.id

ACEH UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, banjir kiriman telah merendam empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kamis, (17/5/2018) dini hari tadi.

"Ada empat kecamatan dengan jumlah gampong (desa) masih di data, akibat meluapnya Sungai Keuruto dan Sungai Krueng Sawang," ujar Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis (17/5/2018). 

Tapi, lanjutnya, laporan sementara, sedikitnya terdapat tiga desa di Kecamatan Sawang, yakni Lhok Cut, Kubu, dan Blang Cut. Tiga kecamatan lainnya, yaitu Matang Kuli, Tanah Luas, dan Paya Bakong.

Bencana alam ini terjadi disebabkan curah hujan tinggi di dataran tinggi Aceh, yakni Kabupaten Benar Meriah. Selain di wilayah Aceh Utara hujan lebat terjadi dengan curah cukup tinggi.

Seperti diketahui, beberapa sungai di Aceh Utara merupakan daerah hilir sungai. Sedangkan hulu sungai berada di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

"Sungai Keuruto dan Krueng Sawang mulai meluap, dengan air menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 00.00 WIB di Paya Bakong, Matang Kuli, Tanah Luas, dan Sawang," kata dia.

Ia mengatakan, ketinggian air dilaporakan telah mencapai antara 20 hingga 70 centimeter, dan mengakibatkan kerusakan bronjong berfungsi sebagai penahan sungai beberapa desa di Kecamatan Sawang.

Hingga kini jumlah penduduk terdampak banjir di Aceh Utara masih dalam pendataan pemerintah setempat. "Di Sawang, banjir sudah surut. Warga mulai membersihkan rumah, dan banjir ini tidak sampai penduduk mengungsi," ungkapnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir kiriman ini," tegas Dadek.

Kapolsek Tanah Luas, AKP Nurmansyah mengatakan, banjir kiriman ini mulai merendam pukul 5.00 WIB. Ketinggian air terus meningkat, sehingga merendam ratusan rumah penduduk mulai jam 11.00 WIB.

Selain rumah penduduk setempat terendam, lanjutnya, banjir juga merendam sekitar 100 hektare sawah yang merupakan mata pencarian warga.

"Padahal usia tanaman, baru sekitar belasan hari. Akhirnya ikut hanyut terbawa banjir," katanya.
 

Sumber: Antara

Tag:Aceh UtaraBanjir
Berita Terkait
  • Rabu, 20/05/2020 20:04 WIB

    Pemuda Buket Hagu Gelar Aneka Lomba di Bulan Ramadhan

    ACEH UTARA - Ikatan Pemuda Buket Hagu Gampong (IPBHG) menggelar acara buka puasa bersama dan santuni anak yatim, serta pembagian hadiah Lomba Pidato Online di Masjid Baitussalihin Buket Hagu Gampong,

  • Senin, 18/05/2020 21:37 WIB

    Pasca Banjir di Bener Meriah, TNI dan Polri Salurkan Bantuan ke Dusun Bakongan

    BENER MERIAH - Jajaran Polres Bener Meriah bersama personel TNI dari Kodim 0106 Aceh Tengah/Bener Meriah menyalurkan bantuan Sembako kepada warga Dusun Bakongan Baru, Kampung Wih Tenang Toa, Kecamatan

  • Sabtu, 16/05/2020 21:58 WIB

    Hujan Deras, Rumah Warga di Lhoong Kebanjiran

    ACEH BESAR - Tingginya intensitas yang melanda Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar mengakibatkan aliran sungai Krueng Kala meluap sehingga merendam beberapa unit rumah warga di daerah setempat. &

  • Sabtu, 16/05/2020 09:58 WIB

    Pawang Kerbau Asal Pidie Jaya Tewas Terlilit Tali di Aceh Utara

    ACEH UTARA - Absalam (58), pawang (penangkap kerbau liar), warga Gampong Mns Alue, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya tewas terlilit tali saat mencoba menangkap kerbau di kawasan Buket Alue

  • Kamis, 14/05/2020 18:21 WIB

    Akses Jalan di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tengah Sudah Bisa Dilalui

    ACEH TENGAH - Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Aceh Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan akses jalan di lokasi banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah sudah bisa dilalui kendaraan bermotor.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir