Lagi, Banjir Rendam 4 Kecamatan di Aceh Utara

Oleh: Redaksi
Jumat, 18/05/2018 14:31 WIB
Dibaca: 158 kali
Foto: ilustrasi/republika.co.id

ACEH UTARA - Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan, banjir kiriman telah merendam empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Kamis, (17/5/2018) dini hari tadi.

"Ada empat kecamatan dengan jumlah gampong (desa) masih di data, akibat meluapnya Sungai Keuruto dan Sungai Krueng Sawang," ujar Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Kamis (17/5/2018). 

Tapi, lanjutnya, laporan sementara, sedikitnya terdapat tiga desa di Kecamatan Sawang, yakni Lhok Cut, Kubu, dan Blang Cut. Tiga kecamatan lainnya, yaitu Matang Kuli, Tanah Luas, dan Paya Bakong.

Bencana alam ini terjadi disebabkan curah hujan tinggi di dataran tinggi Aceh, yakni Kabupaten Benar Meriah. Selain di wilayah Aceh Utara hujan lebat terjadi dengan curah cukup tinggi.

Seperti diketahui, beberapa sungai di Aceh Utara merupakan daerah hilir sungai. Sedangkan hulu sungai berada di Bener Meriah dan Aceh Tengah.

"Sungai Keuruto dan Krueng Sawang mulai meluap, dengan air menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 00.00 WIB di Paya Bakong, Matang Kuli, Tanah Luas, dan Sawang," kata dia.

Ia mengatakan, ketinggian air dilaporakan telah mencapai antara 20 hingga 70 centimeter, dan mengakibatkan kerusakan bronjong berfungsi sebagai penahan sungai beberapa desa di Kecamatan Sawang.

Hingga kini jumlah penduduk terdampak banjir di Aceh Utara masih dalam pendataan pemerintah setempat. "Di Sawang, banjir sudah surut. Warga mulai membersihkan rumah, dan banjir ini tidak sampai penduduk mengungsi," ungkapnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir kiriman ini," tegas Dadek.

Kapolsek Tanah Luas, AKP Nurmansyah mengatakan, banjir kiriman ini mulai merendam pukul 5.00 WIB. Ketinggian air terus meningkat, sehingga merendam ratusan rumah penduduk mulai jam 11.00 WIB.

Selain rumah penduduk setempat terendam, lanjutnya, banjir juga merendam sekitar 100 hektare sawah yang merupakan mata pencarian warga.

"Padahal usia tanaman, baru sekitar belasan hari. Akhirnya ikut hanyut terbawa banjir," katanya.
 

Sumber: Antara

Tag:Aceh UtaraBanjir
Berita Terkait
  • Kamis, 07/02/2019 17:55 WIB

    Tragis, Pencari Benih Kerapu Tenggelam di Pantai Kuala Jambo Aye

    ACEH UTARA - Seorang pencari benih ikan kerapu, ditemukan meninggal dunia, karena tenggelam di perairan Pantai Kuala Jambo Aye, Gampong (desa) Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara. "Be

  • Kamis, 07/02/2019 06:42 WIB

    Polres Aceh Utara Tes Urine Anggota Secara Mendadak

    ACEH UTARA - Pihak Polres Kabupaten Aceh Utara melakukan tes urine secara mendadak terhadap sejumlah personel Polsek Kecamatan Cot Girek, guna memastikan tidak ada anggota terlibat narkoba.Kapolres Ac

  • Rabu, 30/01/2019 07:41 WIB

    Astagfirullah, Wanita di Langkahan Cabuli 5 Anak di Bawah Umur

    ACEH UTARA - Seorang wanita inisial NS (30) di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Aceh, ditangkap polisi. NS ditangkap karena mencabuli lima anak di bawah umur dengan iming-iming uang Rp 2.000.Kelima ko

  • Sabtu, 26/01/2019 10:22 WIB

    Alhamdulillah, Berat Badan Intan Zahar Bertambah

    ACEH UTARA - Tim terpadu dokter spesialis anak dan ahli gizi Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Kabupaten Aceh Utara berhasil meningkatkan nafsu makan anak penderita gizi buruk akut alias marasmus In

  • Kamis, 24/01/2019 07:33 WIB

    Semburan Lumpur Bercampur Gas di Jambo Aye Berhenti

    ACEH UTARA - Semburan diduga gas bercampur lumpur di Desa Tanjong Menje, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, berhenti. Namun warga setempat diminta terus mewaspadai akan munculnya kembali semburan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir