Ketangkap Mesum, Oknum Dokter Kena Hukum Cambuk

Oleh: Redaksi
Senin, 15/04/2019 15:28 WIB
Dibaca: 116 kali
Foto: ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Seorang oknum dokter yang bertugas di Aceh Barat Daya (Abdya), dicambuk delapan kali karena terbukti mesum. Dia ditangkap ketika berada di mobil usai melarikan diri dari hotel ketika digerebek.

Eksekusi cambuk digelar di Halaman Masjid Al-Ala di Desa Cot Masjid Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Senin (15/4/2019). Proses cambuk disaksikan masyarakat berbagai usia. Sesekali, mereka menyoraki ketika rotan mendarat di punggung terpidana. 

Para terpidana dihadapkan ke hadapan algojo secara bergantian. Terpidana pria dicambuk sambil berdiri sedangkan perempuan dengan posisi duduk.

Oknum dokter yang dicambuk berinisial F dan pacarnya AS asal Pekanbaru. Keduanya dicambuk masing-masing delapan kali karena terbukti melanggar qanun Jinayah tentang khalwat.

"Dokternya memang tugas di Aceh. Yang perempuan asal Pekanbaru dan datang ke Aceh untuk menemui F," kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP-WH Aceh, Marwan kepada wartawan.

Menurutnya, ketika digerebek petugas beberapa bulan lalu, keduanya sedang berduaan di sebuah hotel di kawasan Lamgugob, Banda Aceh. Namun keduanya sempat berhasil kabur.

"Keduanya akhirnya ditangkap ketika berada di mobil. Setelah ditangkap, diproses dan hari ini dicambuk," jelas Marwan.

Selain pasangan ini, ada 10 orang lain yang ikut dicambuk yaitu MZ (22 kali cambukan), ZZ (22 kali), UH (21 kali), AF (23 kali), F (23 kali), M (22 kali), MA (26 kali), NA (23 kali). Selain itu juga RJ (18 kali) dan F (37 kali).

Beberapa perempuan yang dicambuk itu terlihat menangis ketika disabet algojo. Namun mereka menjalani hukuman hingga selesai.

Sumber: detik.com

Tag:hukum cambukoknum cambuksyariat islam
Berita Terkait
  • Rabu, 10/07/2019 20:13 WIB

    Akademisi Aceh: Jika Mau Poligami, Menikahlah dengan Janda

    BANDA ACEH - Praktik poligami sudah hadir sebelum Islam, praktik ini liar di masa jahiliyah di mana lelaki bisa menikah tanpa batas dan tanpa aturan yang membatasinya. Islam datang memberi batasan da

  • Jumat, 05/07/2019 21:04 WIB

    Ditolak Banyak Pihak, Ini Komentar Penyelenggara Sepakbola Putri

    BANDA ACEH - Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) Aceh meminta maaf kepada masyarakat Aceh yang jika penyelenggaraan kegiatan seleksi pemain sepakbola putri U 17 tingkat Provinsi Aceh dinil

  • Jumat, 05/07/2019 11:04 WIB

    Gelaran Liga Sepakbola Putri di Lhokseumawe Ditolak Ormas Islam

    LHOKSEUMAWE - Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe mengecam penyelenggaraan sepakbola putri Liga Kemenpora beberapa waktu lalu di Lh

  • Kamis, 04/04/2019 13:56 WIB

    Brunei Pelajari Syariat Islam di Aceh

    BANDA ACEH - Kerajaan Brunei Darussalam menerapkan hukuman cambuk dan rajam hingga mati terhadap homoseksual. Sebelum aturan itu diterapkan, Brunei pernah melakukan studi banding ke Aceh untuk mempela

  • Selasa, 02/04/2019 20:04 WIB

    Sabang Tetap Ramah Wisatawan Meski Jalankan Syariat Islam

    SABANG - Wisatawan yang ingin melancong ke Sabang kadang ragu-ragu dengan aturan syariat Islam yang berlaku di Aceh. Tapi tenang, dijamin tetap ramah wisatawan. Melancong ke Sabang dapat ditempuh den

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir