• Home
  • Peristiwa
  • Keluarkan Pistol Saat Selamatkan Bupati Aceh Barat, Pamtup Jadi Tersangka

Keluarkan Pistol Saat Selamatkan Bupati Aceh Barat, Pamtup Jadi Tersangka

Oleh: Redaksi
Sabtu, 09/03/2019 21:14 WIB
Foto: pojoksatu.id

ACEH BARAT - Polisi yang bertugas sebagai pengamanan tertutup (pamtup) Bupati Aceh Barat ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap warga ketika berusaha mengamankan kepala daerah tersebut.

Kapolres Aceh Barat AKBP H Raden Bobby Aria Prakasa melalui KBO Reskrim Ipda P Panggabean di Meulaboh, Sabtu (9/3/2019), tersangka berinisial AD, dengan pangkat Aipda.

"Benar, Aipda AD sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka berdasarkan laporan korban," ungkap Ipda P Panggabean.

Sebelumnya, beberapa warga Desa Arongan, Kecamatan Arongan Lambalek, melaporkan petugas pamtup Bupati Aceh Barat itu karena mengaku dipukul anggota Polri tersebut.

Saat itu, Aipda AD bertugas mengamankan sang kepala daerah yang diduga hendak menyerang Ramli MS usai menghadiri musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang di Kantor Camat Arongan Lambalek, pada Rabu (21/2/2019).

Selain diduga memukul, tersangka juga dilaporkan menggeluarkan pistol saat beberapa warga diduga berusaha menyerang Bupati Aceh Barat Ramli MS.

P Panggabean mengatakan, dalam perkara ini polisi membidik tersangka dengan Pasal 351 juncto Pasal 352 KUHPidana tentang penganiayaan.

Berkas perkara dengan tersangka Aipda AD sudah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum pada Jumat (8/3/2019), kata Ipda P Pangabean menyebutkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Aceh Barat H Ramli MS berhasil lolos dan selamat dari amuk sekelompok massa usai menghadiri musrenbang di Kantor Camat Arongan Lambalek di kawasan Gampong Drien Rampak.

Saat keluar dari dalam kantor camat, Bupati dihadang sejumlah warga yang menanyakan penyelesaian persoalan desa mereka di Desa Arongan.

Seperti diketahui, pascatsunami 2004, masyarakat Desa Arongan, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat sebagian besa mengungsi dan direlokasi ke Desa Seuneubok Teungoh, yang berjarak hingga 10 kilometer dari desa asal

Masyarakat pun terpecah, sebagian warga menetap di desa lama dan sebagian besar warga memilih untuk menetap di lokasi relokasi.

Diduga tidak puas dengan jawaban Bupati, massa marah seraya mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak pantas. Karena situasi memanas, akhirnya Bupati memilih untuk beranjak ke mobil dinasnya dengan pengawalan beberapa ajudan (ADC).

Melihat situasi mengancam keselamatan Bupati Aceh Barat, pamtup Aipda AD berupaya mengamankan kepala daerah tersebut. Sempat terjadi dorong- mendorong antara massa dengan pamtup Bupati.

Hingga akhirnya anggota pamtup Bupati Aceh Barat itu sempat mengeluarkan senjata api. Bupati Aceh Barat akhirnya berhasil pergi tempat tersebut.

Sumber: Antara

Tag:Aceh Baratbupati aceh barat
Berita Terkait
  • Rabu, 27/05/2020 16:25 WIB

    Naik Mobil Dinas, Bupati Aceh Barat Bagi-bagi THR di Jalan

    ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat H Ramli MS membagikan ‘tunjangan hari raya (THR)’ kepada sejumlah anak-anak di sepanjang ruas jalan lintasan Meulaboh-Tutut, Rabu (27/5/2020) siang. Sejum

  • Rabu, 06/05/2020 22:44 WIB

    Warga dan Mahasiswa Tidak Mudik, Pemkab Aceh Barat Akan Beri Rp300 Ribu

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan akan memberikan bantuan sebesar Rp300 ribu per jiwa bagi masyarakat setempat yang memiliki KTP Aceh Barat di perantauan yang tidak mudik Hari Ra

  • Kamis, 23/04/2020 22:58 WIB

    Diduga Edarkan Ganja, Oknum Satpol PP Abdya Dibeureukah Polisi

    ACEH BARAT DAYA - Satuan Reserse narkoba Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menangkap pria berinisial SL (41) seorang oknum tenaga kontrak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten setempat karena

  • Sabtu, 18/04/2020 14:44 WIB

    Nihil Virus Corona, Aceh Barat Izinkan Warga Tarawih di Masjid

    ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengizinkan warga tetap menggelar salat tarawih seperti biasa di masjid di tengah pandemi virus corona. Namun, khusus masjid yang berada di jalan lintas, d

  • Sabtu, 21/03/2020 20:15 WIB

    Gara-gara Corona, 1 Dokter dan 8 Paramedis RSU Cut Nyak Dhien Jalani Isolasi Mandiri

    ACEH BERAT - Sebanyak satu orang dokter spesialis bersama delapan orang paramedis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh terpaksa menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir