• Home
  • Peristiwa
  • Kedapatan Bawa Peluru dan Pisau di Bandara Malaysia, Warga Aceh Dibui

Kedapatan Bawa Peluru dan Pisau di Bandara Malaysia, Warga Aceh Dibui

Oleh: Redaksi
Sabtu, 20/04/2019 12:33 WIB
Dibaca: 126 kali
Foto: ilustrasi/google.com

KUALA LUMPUR - Seorang pekerja konstruksi asal Indonesia dijatuhi hukuman penjara oleh pengadilan Malaysia karena kepemilikan sebuah peluru, dua selongsong peluru dan sebuah pisau lipat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Hakim A. Akhiruddin menjatuhkan hukuman penjara pada Saifullah (33) asal Aceh setelah dia mengaku bersalah memiliki benda-benda itu di dalam tas ranselnya. WNI itu kedapatan membawa benda-benda tersebut saat pemeriksaan di mesin scanning di KLIA2 pada 14 April pukul 05.00 waktu setempat.

Atas dakwaan kepemilikan sebuah peluru dan dua selongsong peluru, terdakwa divonis empat bulan penjara. Dia mendapat vonis tambahan dua bulan penjara untuk dakwaan memiliki sebuah pisau lipat.

Seperti diberitakan kantor berita Malaysia, Bernama dan dilansir The Star, Sabtu (20/4/2019), pengadilan memerintahkan WNI tersebut menjalani hukuman secara bersamaan sejak tanggal penangkapan pada 14 April lalu.

Terdakwa dinyatakan bersalah atas dakwaan sesuai Pasal 8 (a) Undang-Undang Senjata Api 1960, dengan hukuman maksimum tujuh tahun penjara atau denda tidak lebih dari 10 ribu Ringgit, atau keduanya. Dakwaan kedua terkait membawa pisau lipat diatur sesuai Pasal 29 (1) Undang-Undang Pelanggaran Ringan 1955, yang menetapkan hukuman denda hingga 1.000 Ringgit atau hukuman penjara maksimum 1 tahun, atau keduanya, jika terbukti bersalah.

Pengacara terdakwa, Zaflee Pakwanteh, telah meminta keringanan hukuman dengan alasan bahwa kliennya telah bersikap sangat kooperatif dengan polisi. Dia juga mengatakan bahwa ini merupakan pelanggaran hukum pertama yang dilakukan kliennya dan bahwa tidak tahu mengenai aturan di bandara Kuala Lumpur.

"Mengenai peluru, itu ditemukan di lokasi konstruksi dan klien saya menyimpannya sebagai souvenir," tutur pengacara tersebut. "Dia terburu-buru pulang ke Aceh karena putranya sakit," imbuhnya. 

Sumber: detik.com

Tag:kuala lumpurwarga aceh
Berita Terkait
  • Selasa, 16/07/2019 21:16 WIB

    Warga Aceh Diimbau Salat Khusuf Saat Gerhana Bulan

    BANDA ACEH - Gerhana bulan akan terjadi di Indonesia dini hari nanti. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat khusuf saat fenomena gerhana b

  • Senin, 01/07/2019 20:21 WIB

    Koperasi Komunitas Aceh di Malaysia Mulai Beraktivitas

    KUALA LUMPUR - Koperasi MASA Kuala Lumpur Berhad rintisan Komunitas Melayu Aceh Malaysia (KMAM) yang masih dalam proses pendirian mulai menjalankan aktivitasnya, Ahad (30/6/2019). Kegiatan tersebut d

  • Senin, 24/06/2019 21:03 WIB

    Innova Terjun ke Jurang di Karo, 1 Warga Aceh Tewas dan 4 Luka

    TANAH KARO - Diduga sopir mengantuk saat mengemudi kenderaan. Mobil Kijang Innova BK 1951 DL, terperosok dan masuk ke jurang kawasan perkebunan jagung, di Jalinsum Karo- Aceh, di Dusun Parimbalang, De

  • Minggu, 20/01/2019 10:28 WIB

    Warga Aceh di Malaysia Gelar Malam Cinta Rasul

    KUALA LUMPUR - Komunitas Aceh di Malaysia menyelenggarakan "Malam Cinta Rasul Komuniti Acheh Melayu Berselawat 2019" di Lorong Raja Laut, Kuala Lumpur, Sabtu (19/1/2019) malam, dengan menghadirkan pem

  • Rabu, 28/11/2018 20:05 WIB

    Simpan Sabu di Sepatu, Warga Aceh Diringkus di Bandara KNIA

    DELISERDANG - M Khaldun (35) warga Aceh diringkus petugas keamanan (Avsec) di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), karena menyimpan sabu dalam sepatu,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir