• Home
  • Peristiwa
  • Kata Eks Petinggi GAM soal Kasus Soenarko Selundupkan Senjata dari Aceh

Kata Eks Petinggi GAM soal Kasus Soenarko Selundupkan Senjata dari Aceh

Oleh: Redaksi
Rabu, 22/05/2019 19:55 WIB
Dibaca: 144 kali
Foto: detik.com

BANDA ACEH - Eks Menteri Pertahanan (Menhan) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Zakaria Saman memastikan senjata yang diduga diselundupkan Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko bukan sisa konflik.

"Itu bukan senjata sisa konflik. GAM tidak punya lagi senjata, sudah diserahkan semua, sudah dipotong," kata Zakaria saat dihubungi wartawan, Rabu (22/5/2019).

Pria yang disapa Apa Karya ini tidak menampik masih banyak beredar senjata illegal di Aceh. Namun menurutnya, senjata tersebut dimiliki dan dipakai oleh sindikat mafia narkoba.

"Jika ada sabu yang masuk ke Aceh pasti ada senjata. Itu untuk melindungi diri mereka. Saya berani menjamin itu karena sudah berlangsung sejak lama. Tidak mungkin mereka masuk ke Aceh tanpa dibekali senjata untuk melawan," ujar dia.

"Setiba di Aceh senjata itu dijual. Jadi kalau soal senjata di Aceh ada uang ada barang," sambungnya.

Apa Karya berharap dugaan penyelundupan senjata yang dilakukan Soenarko tidak dikaitkan dengan GAM. Dia mengaku kenal dengan Soenarko dan pernah beberapa kali berkomunikasi.

"Jadi jangan dikait-kaitkan dengan GAM. Jangan seolah-olah GAM penjual senjata," kata dia.

Eks Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata api ilegal. Soenarko kini ditahan di Rutan Militer Guntur.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan Soenarko ditangkap karena berpotensi mengancam keamanan nasional. Wiranto menegaskan bahwa siapa pun tidak diperbolehkan memiliki senjata ilegal.

Menurut Wiranto, penangkapan Soenarko berkaitan dengan pernyataan yang pernah dilontarkannya. Selain itu, Soenarko diduga menyelundupkan senjata dari Aceh. 

Sumber: detik.com

Tag:gamkopassussenjatasoenarko
Berita Terkait
  • Sabtu, 14/09/2019 12:32 WIB

    Dahsyat, Pelaku Poligami di Aceh Barat Punya 7 Istri

    ACEH BARAT - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Teungku Safrizal menegaskan pelaku poligami yang menikahi isteri sah orang lain yang terjadi di Desa Pasi Teung

  • Selasa, 16/07/2019 16:37 WIB

    Partai Aceh Laporkan Denni Siregar ke Mabes Polri

    BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) melaporkan Denni Siregar ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta, karena yang bersangkutan dinilai telah melanggar Undang Undang tentang Informasi, Tr

  • Rabu, 10/07/2019 20:13 WIB

    Akademisi Aceh: Jika Mau Poligami, Menikahlah dengan Janda

    BANDA ACEH - Praktik poligami sudah hadir sebelum Islam, praktik ini liar di masa jahiliyah di mana lelaki bisa menikah tanpa batas dan tanpa aturan yang membatasinya. Islam datang memberi batasan da

  • Sabtu, 06/07/2019 22:05 WIB

    Ini Kata Anggota DPRA Soal Pro Kontra Legalisasi Poligami

    BANDA ACEH - Pro dan kontra bergulir usai DPRA menjelaskan ketentuan poligami dalam Rancangan Qanun Hukum Keluarga yang digodok Komisi VII DPRA. Wakil Ketua Komisi VII, Musannif kepada wartawan, Sabt

  • Sabtu, 06/07/2019 13:28 WIB

    Marak Nikah Siri, Aceh akan Legalkan Poligami

    BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tengah menggodok qanun tentang hukum keluarga. Salah satu babnya mengatur poligami yang membolehkan laki-laki menikahi empat perempuan. Qanun tentang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir