• Home
  • Peristiwa
  • Jembatan Putus Diterjang Banjir, 6 Desa di Aceh Tenggara Terisolir

Jembatan Putus Diterjang Banjir, 6 Desa di Aceh Tenggara Terisolir

Oleh: Redaksi
Rabu, 28/11/2018 13:55 WIB
Dibaca: 617 kali
Foto: ilustrasi/google.com

ACEH TENGGARA - Enam desa di Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara (Agara), Aceh yang sempat terisolir akibat banjir bandang, kini mulai dapat ditembus. Akses ke sana hanya lewat sungai karena jembatan penghubung putus.

"Sudah bisa ditembus lewat sungai. Namun jalan darat belum bisa ditembus, masih terisolir," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek, Rabu (28/11/2018). 

Banjir bandang di Aceh Tenggara terjadi pada Senin 26 November malam setelah kawasan itu diguyur hujan deras sejak seminggu lalu. Banjir menyebabkan 60 rumah di tiga kecamatan rusak berat. 

Rinciannya, 22 rumah di Desa Natam Baru Kecamatan Badar hanyut dibawa air. Sementara 23 rumah di Desa Lawe Metangur rusak berat dan 15 rumah di Kecamatan Leuser juga mengalami kerusakan. 

Selain merusak rumah, banjir di Kecamatan Leuser juga menyebabkan jalan amblas di lima titik dan jembatan penghubung antar desa di Desa Permata Musara hanyut dibawa air. Satu unit Sekolah Dasar (SD) di sana juga terendam lumpur. 

Akibat putusnya jembatan penghubung tersebut, enam desa di Kecamatan Leuser sempat terisolir. Desa tersebut yaitu Desa Bunbun Indah, Desa Permata Musara, Desa Serakut, Desa Bunbun Alas, Desa Akhih Mejile, dan Desa Tuah Kekhine. 

"Akses jalan terputus menyulitkan BPBD menyalurkan bantuan dan menuju ke lokasi banjir bandang di enam desa tersebut. Meski demikian, bantuan masa panik sudah diantar via jalur sungai," jelas Dadek. 

Menurut Dadek, BPBD dan pihak terkait saat ini sedang membangun jembatan darurat di lokasi dengan menggunakan kayu gelondongan. Jembatan tersebut dibikin selebar satu meter dan panjang sekitar 20 meter. 

"Jembatan itu untuk akses pejalan kaki," ungkapnya. 

Sumber: detik.com

Tag:aceh tenggaraBanjirbencana
Berita Terkait
  • Rabu, 16/10/2019 18:03 WIB

    Guru Pendamping: Smong Box Bisa Jadi Ekskul Menyenangkan

    BANDA ACEH - Agenda mingguan UPTD Museum Tsunami yang digelar saban hari Kamis kian banyak mendapat respon positif dari guru-guru pendamping peserta Smong Box.Ida dan Wanti Maisura, guru pendamping da

  • Senin, 30/09/2019 15:36 WIB

    13 Ton Kayu Ilegal logging Ditemukan Petugas TNLG di Hutan Lawe Alas

    ACEH TENGGARA - Aksi perambahan hutan dan pencurian kayu, kembali terjadi di dalam kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Aceh Tenggara, sejak beberapa bulan terakhir ini. Ketua tim Pat

  • Sabtu, 28/09/2019 18:34 WIB

    Hasil Jambore Tagana di Jawa Timur, Aceh Raih Juara Nasional

    BANDA ACEH - Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Aceh berhasil meraih juara terbaik tingkat nasional di bidang keposkoan dan tanggap reaksi cepat (TRC) di atas Tagana Provinsi Jawa Tengah p

  • Sabtu, 28/09/2019 01:22 WIB

    Edukasi Smong Box bersama Museum Tsunami Semakin Seru dan Berkesan

    BANDA ACEH - Program yang diprakarsai UPTD Museum Tsunami Aceh mendapatkan respon positif dari sejumlah pelajar di Banda Aceh.Pada gelaran minggu kedua misalnya, Kamis (19/9/2019) yang melibatkan pulu

  • Kamis, 05/09/2019 22:21 WIB

    Warga Kute Pedesi di Aceh Tenggara Resah Akibat Galian C Ilegal

    ACEH TENGGARA - Warga Kute Pedesi Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, mengaku kecewa dan resah melihat aktivitas pengambilan material (batu dan pasir) ilegal di sepanjang DAS yang membahayakan keselamata

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir