Jasa Kesehatan Picu Inflasi Kota Lhokseumawe

Oleh: Redaksi
Sabtu, 02/02/2019 04:31 WIB
Dibaca: 423 kali
Foto: ilustrasi/google.com

LHOKSEUMAWE - Jasa kesehatan memberikan andil yang besar terhadap angka inflasi di Kota Lhokseumawe pada Januari 2019, sehingga Kota Lhokseumawe tercatat angka inflasinya sebesar 0.14 persen.

Data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lhokseumawe, menyebutkan, bahwa pada bulan Januari, hampir semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan indeks, kecuali kelompk transpor, komunikasi dan jasa keuangan yang malah mengalami deflasi.

Dari semua kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi pada bulan Januari di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya, maka kelompok pengeluaran kesehatan terutama sub kelompok jasa kesehatan yang memberikan andil yang besar terhadap inflasi pada bulan ini, ucap Yudi Yos Elvin Kepala BPS Kota Lhokseumawe, Jumat.

Kelompok kesehatan pada Januari 2019 mengalami inflasi sebesar 0,93 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 120,21 pada bulan Desember 2018 menjadi 121,33 pada Januari 2019.

Di antara sejumlah sub pada kelompok kesehatan tersebut, Subkelompok yang mengalami kenaikan indeks secara signifikan adalah subkelompok jasa kesehatan. yakni sebesar 3. 97 persen, ujar Yudi Yos Elvin.

Sedangkan komoditas yang mendorong laju inflasi pada kelompok kesehatan diantaranya berasal dari komoditas dokter spesialis sebesar 0,0142 persen serta tarip rumah sakit sebesar 0,0207 persen.

Sedangkan subkelompok obat-obatan, subkelompok jasa perawatan jasmani, serta subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika tidak mengalami perubahan indeks.

Sementara itu, secara umum Inflasi yang terjadi di Kota Lhokseumawe disebabkan adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada hampir seluruh kelompok pengeluaran.

Selain itu kelompok Transpor, Komunikasi Dan Jasa Keuangan yang mengalami deflasi sebesar 0,91 persen serta kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah Raga yang tidak mengalami perubahan indeks.

Sedangkan sejumlah kelompok pengeluaran lainnya ikut memberi andil inflasi yaitu kelompok Kesehatan sebesar 0,93 persen, kelompok Bahan Makanan sebesar 0,44 persen, kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,25 persen dan kelompok Sandang sebesar 0,13 persen, serta kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,02 persen.

Sumber: detik.com

Tag:inflasi di lhokseumawejasa kesehatanLhokseumawe
Berita Terkait
  • Rabu, 11/09/2019 13:32 WIB

    Terlibat Cek Cok, Purnawirawan TNI di Lhokseumawe Dibacok Hingga Tewas

    LHOKSEUMAWE - Warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, digegerkan dengan peristiwa pembacokan yang menewaskan purnawirawan TNI AD yang merupakan warga Muara Dua, Selasa (10/9/201

  • Rabu, 17/07/2019 15:40 WIB

    Sebar Hoax, 2 Pria dan 1 Wanita Ditangkap Tim Pores Lhokseumawe

    LHOKSEUMAWE - Polisi menangkap tiga pria yang diduga menyebarkan kabar bohong (hoax) terkait kasus pencabulan oleh pimpinan pesantren di Lhokseumawe, terhadap murid yang masih anak-anak. Dalam unggaha

  • Jumat, 05/07/2019 11:04 WIB

    Gelaran Liga Sepakbola Putri di Lhokseumawe Ditolak Ormas Islam

    LHOKSEUMAWE - Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Pengawal Syariat Islam Kota Lhokseumawe mengecam penyelenggaraan sepakbola putri Liga Kemenpora beberapa waktu lalu di Lh

  • Senin, 01/07/2019 19:52 WIB

    Pencuri Uang Bank Mandiri Syariah Karyawan Sendiri

    LHOKSEUMAWE - Satreskrim Polres Lhokseumawe akhirnya berhasil mengungkap tuntas misteri kasus pencurian uang kas Kantor Bank Mandiri Syariah Komplek PT. PAG di Batuphat Timur, Muara Satu, dan mengaman

  • Rabu, 26/06/2019 18:53 WIB

    Kantor Kas Bank Mandiri Syariah di Lhokseumawe Dibobol Maling

    LHOKSEUMAWE - Kantor Kas Bank Mandiri Syariah yang ada di Komplek Perumahan Perta Arun Gas, Gampong Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe dibobol maling. Akibatnya, uang senilai Rp 19 juta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir