• Home
  • PERISTIWA
  • Jamaah Haji Asal Aceh Dapat Uang Waqaf Baitul Asyi

Jamaah Haji Asal Aceh Dapat Uang Waqaf Baitul Asyi

Oleh: Redaksi
Jumat, 18/08/2017 09:23 WIB
Dibaca: 142 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

MAKKAH - Sebanya 393 jamaah asal Aceh tiba di Kota Makkah, Rabu (16/8/2017). Jamaah haji yang tergabung dalam kloter 1 embarkasi Aceh (BTJ 01) ini akan kembali mendapatkan pengembalian uang Waqaf Baitul Asyi.

Kepastian hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, M Daud Pakeh yang ikut dalam rombongan BTJ 01. Besarannya dikatakan Daud yaitu SAR1.200 (riyal Arab Saudi) per jamaah, seperti tahun sebelumnya.

“Dua hari setelah jamaah ada di Makkah, Baitul Asyi akan menemui mereka untuk memberikan langsung uang hasil pengelolan Waqaf Baitul Asyi,” ujar Daud Pakeh di Hotel Darul Haramain Tower kawasan Misfalah, Makkah, Arab Saudi.

Menurutnya total tahun ini ada 4.393 jamaah haji asal Aceh. Dia menuturkan, uang wakaf harus diberikan lansung kepada jamaah dan tidak bisa diwakilkan.

“Jamaah langsung yang menerima. Kalau ada jamaah yang sakit di rumah sakit, akan diantar ke rumah sakit karena harus ketemu dengan orangnya. Suami-istri tetap dapat dua,” ucapnya.

Dia berharap, uang yang telah diberikan tidak sekadar dihabiskan untuk hal-hal yang konsumtif. Selama ini, kata dia jamaah Aceh sering lupa saat berbelanja sehingga mereka terkendala di pesawat saat pulang karena kelebihan berat bawaan.

“Pemerintah Aceh berharap dana ini tidak diberikan dalam bentuk uang kontan, tapi cek dan dicairkan di Aceh. Jamaah bawa pulang ceknya dan mudah-mudahan ada perputaran uang di Aceh,” harapnya.

Pihaknya sudah komunikasi, tapi keputusannya ada di tangan Nadhir Wakaf. Nanti dilihat pada hari pertama pemberian, apakah akan diberikan dalam bentuk kontan atau cek. “Ini keputusannya ada di Nadhir,” lanjutnya.

Perwakilan dari Badan Wakaf Habib Bugak Asyi Jamaluddin Alfian membenarkan, jamaah Aceh tahun ini kembali menerima pengembalian dana wakaf. Distribusi perdana rencananya akan diberikan pada 19 Agustus 2017.

Dia mengungkapkan, wakaf Habib Bugak Asyi adalah aset milik orang-orang Aceh terdahulu. Kekayaan ini tercatat di lembaran Kerajaan Saudi atas nama Habib Bugak Asyi, sebab saat itu dialah yang tidak pulang ke Indonesia. Aset yang dimiliki dalam bentuk sejumlah apartemen, antara lain Hotel Ramada, Elaf Al-Masya'ir, dan sejumlah apartemen.

“Pembagian ini sudah dilakukan sejak tahun 2006, setelah peristiwa tsunami. Dulu sebesar sewa rumah. Waktu itu SAR2.000. Lalu SAR1.500.  Beberapa tahun terakhir ini SAR1.200,” ungkapnya.

Kadaker Makkah, Nasrullah Jasam mengimbau hal yang sama. Dia berharap jamaah Aceh dapat memanfaatkan dana yang diterimanya dengan baik. Sebab, selain dana sebesar SAR1.200 dari Baitul Asyi, mereka juga sudah mendapatkan pengembalian living cost sejak di embarkasi sebesar SAR1.500.

“Kami mengimbau agar mengunakan uang yang diterima, baik saat di Indonesia maupun dari Baitul Asyi untuk hal bermanfaat, guna kebutuhan yang terkait ibadah. Misal untuk membayar dam atau kebutuhan sehari-hari ketika layanan katering sudah dihentikan,” pesannya.

Jamaah haji Aceh terbagi dalam 11 kloter. Mereka diberangkatkan pada fase pemberangkatan gelombang kedua. BTJ 01 tiba di Mekkah pada 16 Agustus 2017. 

Sumber: sindonews.com

T#g:Baitul AsyiJamaah HajiWaqaf
Berita Terkait
  • Kamis, 13/10/2016 23:43 WIB

    Jamaah Haji Aceh Kloter Terakhir Akan Tiba Pada 15 Oktober

    BANDA ACEH - Jamaah Haji Embarkasi Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9 atau kloter terakhir yang merupakan Kloter gabungan dengan Embarkasi Makasar (UPG-27), Embarkasi Lombok (LOP

  • Rabu, 05/10/2016 09:10 WIB

    Tertahan Bawa Uang Miliaran, Tiga Jemaah Haji RI Dibebaskan

    MADINAH - Tiga jemaah haji Indonesia yang sempat tertahan di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, karena membawa uang miliaran rupiah, akhirnya dibebaskan pada Selasa (4/10/2016) pukul 1

  • Senin, 03/10/2016 20:43 WIB

    Bawa Uang Rp 2 miliar, 3 WNI Jemaah Haji Ditahan di Bandara Madinah

    MADINAH - Tiga jemaah haji asal Indonesia ditahan pihak Bandara Amir Muhammad Abdul Aziz (AMAA) Madinah, lantaran kedapatan membawa uang dalam jumlah besar. Uang berjumlah total Rp 2 miliar berupa

  • Rabu, 28/09/2016 17:30 WIB

    Bisnis di Arab Saudi Banyak Menggantungkan Jemaah Haji Indonesia

    JEDDAH - Geliat usaha kecil menengah di Arab Saudi atau pun usaha perhotelan di Arab Saudi sangat menggantungkan pada jemaah haji dan umrah asal Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya toko

  • Kamis, 22/09/2016 08:14 WIB

    Ongkos Naik Haji Indonesia Turun, Malaysia Merasa Tertampar

    MAKKAH - Pemerintah Indonesia menetapkan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1437 H sekira Rp34,641 juta atau setara USD2.585. Nominal ini turun USD102 dibandingkan tahun kemarin.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir