• Home
  • Peristiwa
  • Jaksa Banda Aceh Jebloskan Ibu dan Anak ke Penjara

Jaksa Banda Aceh Jebloskan Ibu dan Anak ke Penjara

Oleh: Redaksi
Selasa, 29/01/2019 14:44 WIB
Dibaca: 278 kali
Foto: Ilustrasi/google.com

BANDA ACEH - Dua terpidana kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran, Dheni Okta Pribadi dan Ratziati Yusri dijebloskan ke penjara. Ibu dan anak ini terbukti korupsi Rp 17,5 miliar.

Dheni adalah Direktur dan Ratziati adalah Komisaris Utama PT Dhezan Karya Perdana. Keduanya merupakan ibu dan anak. Dheni ditahan di Lapas Lambaro, Banda Aceh sementara ibunya mendekam di Cabang Rutan Lhoknga, di Aceh Besar.

"Eksekusi terhadap keduanya kita lakukan pada Jumat 25 Januari kemarin. Eksekusi ini sesuai dengan surat perintah Kajari Banda Aceh setelah adanya putusan MA pada tanggal 19 November 2018," kata Kasi Pidsus Kejari Banda Aceh, Iskandar, kepada wartawan di Kejari Banda Aceh, Selasa (29/1/2019).

MA menghukum Dheni dengan hukuman 7 tahun penjara serta hukuman tambahan yaitu diwajibkan membayar uang pengganti Rp 4,7 miliar. Jika uang tersebut tidak dibayar dalam waktu sebulan, maka diganti dengan hukuman penjara selama tiga tahun. Sedangkan Ratziati divonis 5 tahun penjara.

Selain itu, kedua terpidana juga didenda masing-masing Rp 200 juta atau subsider enam bulan kurungan. Setelah adanya putusan tersebut, Kejari Banda Aceh kemudian memanggil kedua terpidana pada 23 Januari kemarin. Namun keduanya baru datang pada Jumat (25/1/2019).

Usai diperiksa kesehatan, keduanya selanjutnya dibawa ke penjara untuk menjalani hukuman. Menurut Iskandar, dalam kasus tersebut kedua terpidana merupakan rekanan pengadaan mobil pemadam kebakaran yang merugikan negara Rp 17,5 miliar.

"Keduanya terlibat dalam perkara Damkar. Kedua terpidana juga sudah kita bawa ke penjara untuk menjalani hukuman," jelas Iskandar. 

Sumber: detik.com

Tag:buronan kejaqksaan agungKorupsi
Berita Terkait
  • Senin, 08/04/2019 22:41 WIB

    Akhirnya Irwandi Yusuf Divonis 7 Tahun Penjara

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Irwandi dinyatakan hakim bersalah menerima suap dan gratifikasi. "Menyatakan te

  • Senin, 11/03/2019 23:18 WIB

    Mantan Kepala BAIS Ungkap Peran Irwandi Yusuf di Perjanjian Helsinki

    JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto mengungkapkan upaya bekas Koordinator Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Irwandi Yusuf saat me

  • Senin, 04/03/2019 19:49 WIB

    Sebelum Ditangkap, Irwandi Yusuf Sempat Surati KPK Tawarkan Kerja Sama

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf ternyata menyurati KPK tiga bulan sebelum dirinya terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Surat tersebut berisi ajakan kerja sama Pemprov Aceh den

  • Selasa, 26/02/2019 14:43 WIB

    Nazar: Saya Tidak Pernah Kirim Orang Minta Uang Proyek BPKS

    BANDA ACEH - Mantan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar menegaskan dirinya tidak pernah mengirim orang untuk minta uang dari proyek-proyek Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS)."Selama saya Wagub, sa

  • Senin, 25/02/2019 21:44 WIB

    Terungkap di Persidangan Irwandi, Mantan Wagub Aceh Terima Rp700 Juta dari Proyek Sabang

    JAKARTA - Wakil Gubernur Aceh periode 2007 hingga 2012 Muhammad Nazar disebut mendapat Rp700 juta dari proyek pembangunan Dermaga Sabang Aceh yang dibiayai APBN. "Ada untuk Wakil Gubernur Rp700 juta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir