• Home
  • Peristiwa
  • Irwandi Yusuf Kembalikan Uang Jajan Steffy Burase ke KPK

Irwandi Yusuf Kembalikan Uang Jajan Steffy Burase ke KPK

Oleh: Redaksi
Jumat, 31/08/2018 19:34 WIB
Dibaca: 569 kali
Foto: kumparan.com

JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf mengaku telah mengembalikan uang ke KPK sebesar Rp 39 juta. Uang itu berasal dari seorang pengusaha bernama Syaiful Bahri yang juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

"Uangnya dari Saiful," kata Irwandi usai diperiksa sebagai tersangka, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2018).

Namun, Irwandi mengungkapkan uang itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk seorang teman yang dikirim melalui rekening dia. Irwandi enggan menyebutkan teman yang dia maksud. Ia hanya mengaku, sempat meminjamkan rekeningnya kepada teman yang dia maksud.

"Itu bukan untuk saya uangnya. Untuk seorang teman yang minta bantuan (uang) kepada Saiful, uang jajan. Dia kirim ke rekening saya," ujar Irwandi.

Sementara pengacara Irwandi, Sirra Prayuna, mengatakan yang dimaksud teman oleh Irwandi adalah Fenny Steffy Burase. Menurut Sirra, Steffy meminta bantuan uang kepada Saiful. Saiful menyanggupinya. Lalu Steffy memerintahkan Saiful agar mentransfer ke nomor rekening Irwandi.  

Menurut Sirra, transfer Rp 39 juta itu baru diketahui pada 9 Juni 2018 lalu, ketika Saiful bercerita kepada Irwandi di Rutan Guntur, tempat keduanya di tahan KPK.

Sirra mengatakan, uang itu diserahkan kepada KPK agar tidak dianggap sebagai gratifikasi yang diterima Irwandi.

"Rentang waktunya masih 30 hari, makanya dikembalikan ke KPK," katanya.

Steffy Burase sendiri disebut menjadi teman dekat Irwandi. Setffy juga berperan penting dalam proyek Aceh Marathon 2018, karena diangkat sebagai tenaga ahli. Aceh Marathon merupakan salah satu proyek yang menggunakan DOKA 2018. 

Dalam kasus ini, Irwandi diduga menerima suap sebesar Rp 500 juta dari Bupati Bener Meriah, Ahmadi. Penyerahan uang itu diduga dilakukan melalui dua orang bernama Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal.

Ahmadi diduga memberikan uang itu sebagai ijon proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DOKA 2018. Rasuah ini terungkap dari OTT yang dilakukan oleh KPK pada Selasa (4/7/2018) malam.

Dalam OTT itu, KPK menangkap sembilan orang, termasuk Ahmadi dan Irwandi. Selain itu, KPK juga menyita sejumlah bukti berupa uang senilai Rp 50 juta, bukti transaksi perbankan, serta catatan proyek.

KPK kemudian menetapkan empat orang sebagai tersangka. Irwandi bersama Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal ditetapkan sebagai pihak yang diduga menerima suap. Sementara Ahmadi ditetapkan sebagai pihak yang diduga memberikan suap.

Editor: Satria

Sumber: kumparan.com

Tag:Irwandi YusufKorupsiKPKsteffy burase
Berita Terkait
  • Sabtu, 11/05/2019 14:54 WIB

    Saiful Perantara Suap Irwandi Yusuf Dipindah ke Lapas Banda Aceh

    BANDA ACEH - T Saiful Bahri, perantara suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dipindahkan ke Lapas Lambaro, Banda Aceh. Pemindahan Saiful yang divonis 5 tahun penjara ini dilakukan Jaksa pada KPK.

  • Rabu, 08/05/2019 14:05 WIB

    Ini Alasan Komnas HAM Periksa Irwandi soal Pelanggaran HAM di Aceh

    JAKARTA - Komnas HAM memeriksa Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf sebagai saksi kasus dugaan pelanggaran HAM berat di Aceh. Irwandi disebut banyak tahu soal peristiwa dugaan pelanggaran HAM itu.

  • Rabu, 08/05/2019 11:31 WIB

    Komnas HAM Periksa Irwandi Yusuf soal Pelanggaran HAM di Aceh

    JAKARTA - Komnas HAM mendatangi KPK untuk memeriksa Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Pemeriksaan itu dilakukan terkait kasus dugaan pelanggaran HAM di Aceh. "KPK memfasilitasi Komnas HAM RI untu

  • Senin, 08/04/2019 22:41 WIB

    Akhirnya Irwandi Yusuf Divonis 7 Tahun Penjara

    JAKARTA - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Irwandi dinyatakan hakim bersalah menerima suap dan gratifikasi. "Menyatakan te

  • Senin, 11/03/2019 23:18 WIB

    Mantan Kepala BAIS Ungkap Peran Irwandi Yusuf di Perjanjian Helsinki

    JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksamana Muda TNI (Purn) Soleman B Ponto mengungkapkan upaya bekas Koordinator Juru Runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Irwandi Yusuf saat me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2019 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir