Irwandi Yusuf: Aceh Sudah Aman dan Nyaman

Oleh: Redaksi
Selasa, 11/07/2017 22:55 WIB
Dibaca: 161 kali
Foto: jpnn.com

JAKARTA - Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah mendapat undangan kehormatan dari Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Selasa (11/7/2017).

Sebagai pasangan pemimpin Aceh yang baru, keduanya mendapat banyak pesan dari Jokowi -sapaan presiden. Utamanya penyelarasan antara program nasional dengan daerah.

Yang tidak kalah penting terkait kepastian keamanan bagi dunia investasi untuk masuk ke daerah berjuluk Serambi Mekah itu.

"Aceh kan wilayah konflik dulunya, tapi bagi orang luar dianggap baru, makanya bagimana ini investor agar tetap masuk ke Aceh,” ujar Irwandi usai bertemu Jokowi.

Karena itu, dia juga mengajak media lokal maupun nasional berperan untuk mendukung suasana kondusif di Aceh. Apalagi sempat ada media yang memberitakan jika kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berbaiat ke ISIS.

“Pernah beberapa media di Aceh menyebut mantan GAM ini beralih ke ISIS. Ini yang baca kan banyak orang se-Indonesia dan reporter internasional. Ini jadi isu apa benar Aceh jadi sarang ISIS. Kami meminta jurnalis tidak melakukan hal tersebut,” pinta suami Darwati A Gani itu.

Gubernur yang jago mengawaki pesawat ini juga meminta dukungan pemerintah pusat agar bersama-sama dengan pemerintah daerah mempromosikan bahwa Aceh aman bagi wisatawan.

"Harus ada tindakan proaktif ke pihak luar bahwa Aceh sudah aman dan nyaman. Kalau turis yang pernah ke Aceh mereka tidak komplain masalah keamaan. Mereka bisa bermain di siang dan malam hari," ujar pemilik pesawat jenis Shark Aero ini.

Sejalan dengan upaya mempromosikan pariwisata, Wagub Nova Iriansyah mengatakan bahwa pemerintah pusat meminta pemerintah daerah menyelesaikan juga masalah persepsi di mata investor, utamanya terkait pelaksanaan hukuman cambuk mengacu Qanun Jinayat atau hukum pidana Islam di Aceh.

Selama ini, katanya, hukuman dilakukan di depan orang banyak di halaman masjid. Terkadang anak-anak pun ikut menyaksikannya. Hal inilah yang kemudian menjadi viral. Tak jarang, ada yang melebih-lebihkan informasinya.

Nah, ke depan, kemungkinan lokasinya akan dipindah untuk meminimalisir peliputannya oleh publik. Bukan mengubah isi Qanun. "Akan kami minimalisir peliputannya, dilakukan di dalam penjara. Sekarang kan di depan masjid, sehabis salat Jumat," jelas dia.

Sumber: jpnn.com

T#g:Gubernur AcehIrwandi Yusuf
Berita Terkait
  • Selasa, 11/07/2017 21:56 WIB

    Presiden Jokowi Minta Irwandi Fokus Kembangkan Sektor Unggulan

    JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang diberikan pengakuan dan penghormatan dari negara sebagai daerah istimewa dan sekalig

  • Kamis, 06/07/2017 13:20 WIB

    Irwandi Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

    BANDA ACEH - Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara yang telah menghadiri pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Gubernur dan Wak

  • Kamis, 06/07/2017 12:45 WIB

    Pertama Ngantor, Irwandi Tetap Nyetir Sendiri ke Kantor Gubernur

    BANDA ACEH - Setelah dilantik sebagai gubernur Aceh, Irwandi Yusuf hari ini resmi masuk kantor. Saat berangkat dari rumah pribadi di kawasan Lampriet, Banda Aceh, ia menyetir sendiri mobil. Kendara

  • Kamis, 06/07/2017 07:31 WIB

    Sosok Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh yang Jago Terbangkan Pesawat

    BANDA ACEH - Irwandi Yusuf resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh periode 2017-2022. Ini kali kedua bagi pria yang punya pesawat pribadi sekaligus menjadi pilot ini duduk di kursi Aceh satu. Seperti

  • Rabu, 05/07/2017 19:33 WIB

    Jokowi Imbau Irwandi Yusuf Dorong Iklim Investasi

    BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo mengimbau Pemerintah Provinsi Aceh menciptakan iklim investasi kondusif di wilayahnya. Salah satu bentuk nyata, yakni dengan memberikan rasa aman kepada masyarakat

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2017 wartaaceh.com. All Rights Reserved.

    Tentang Kami

    Pedoman Media Siber

    Disclaimer

    Iklan

    Karir